CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Irma Dewi Agustin Raih Gelar Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas, Teliti Strategi Quintuple Helix untuk Peningkatan Kompetensi Angkatan Kerja

Hanna Hanifah
8 Oktober 2025
Pascasarjana Unpas

Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) kembali melahirkan doktor baru dalam bidang Ilmu Sosial, pada Rabu (8/10/2025) yakni Irma Dewi Agustin. (foto: han/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) kembali melahirkan doktor baru dalam bidang Ilmu Sosial, pada Rabu (8/10/2025).

Irma Dewi Agustin resmi meraih gelar Doktor Ilmu Sosial setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Strategi Quintuple Helix dalam Meningkatkan Kompetensi Angkatan Kerja di Kabupaten Sumedang” dalam Sidang Promosi Doktor yang digelar di Aula Mandalasaba dr. Djoenjoenan, Kampus Pascasarjana Unpas, Jalan Sumatra No. 41, Kota Bandung.

Sidang promosi dipimpin oleh Ketua Sidang, Prof. Dr. H. Bambang Heru P, MS., dengan Promotor Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si., serta Co-Promotor Prof. Dr. H. Soleh Suryadi, M.Si.

Adapun jajaran penguji atau oponen ahli terdiri dari Prof. Dr. H. Kamal Alamsyah, M.Si., Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si., dan Prof. Dr. Lia Muliawaty, M.Si.

Kolaborasi Lima Unsur untuk Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja

Dalam disertasinya, Irma mengangkat isu peningkatan kompetensi angkatan kerja di Kabupaten Sumedang dengan menitikberatkan pada penerapan strategi Quintuple Helix.

Model ini mengintegrasikan lima unsur penting — pemerintah, akademisi, industri, masyarakat sipil, dan lingkungan — dalam satu kerangka kolaboratif untuk menciptakan sistem ketenagakerjaan yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.

Baca juga:   Hanya Indonesia Negara ASEAN yang Lolos 8 Besar Piala Asia U-23

Irma menjelaskan bahwa sinergi antara kelima unsur tersebut sangat penting dalam merumuskan kebijakan dan program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

“Melalui kolaborasi lintas sektor, program peningkatan kompetensi tenaga kerja dapat lebih efektif karena mempertimbangkan aspek kebijakan, inovasi, hingga dampak lingkungan,” tulisnya dalam disertasi.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode descriptive phenomenology, melalui wawancara mendalam kepada para pemangku kepentingan dari setiap unsur helix, serta observasi lapangan dan studi pustaka.

Validasi data dilakukan dengan intentionality concept, sedangkan analisis data menggunakan descriptive phenomenological analysis untuk menggali makna dan interaksi antara berbagai pihak dalam konteks peningkatan kompetensi tenaga kerja.

Hasil Penelitian: Pentingnya Stakeholders Terintegrasi

Hasil penelitian menunjukkan bahwa collaborative governance antara pemerintah, sektor akademik, dunia usaha, masyarakat, dan lingkungan menjadi kunci dalam membangun sistem pelatihan yang relevan, adaptif, serta berorientasi pada peningkatan produktivitas dan daya saing angkatan kerja.

Baca juga:   Sidang Doktor Ilmu Hukum Heru Hermanto: Perlindungan Hukum Terhadap Pemenang Lelang

Irma menemukan bahwa setiap stakeholder memiliki peran yang saling melengkapi.

Pemerintah berperan dalam penyusunan kebijakan, akademisi dalam riset dan pengembangan kurikulum pelatihan, industri dalam menyediakan kesempatan magang dan kebutuhan kompetensi, masyarakat dalam dukungan sosial, serta lingkungan sebagai faktor keberlanjutan.

“Partisipasi aktif masyarakat dalam proses pelatihan dan pendidikan memiliki pengaruh besar terhadap efektivitas peningkatan kompetensi tenaga kerja. Hal ini memperlihatkan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak bisa berjalan optimal tanpa kolaborasi yang solid antar pihak,” ungkap Irma dalam paparannya.

Penelitiannya diharapkan dapat menjadi referensi kebijakan dan model pengembangan ketenagakerjaan yang bisa diterapkan secara berkelanjutan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan

Berdasarkan hasil sidang, Irma Dewi Agustin dinyatakan lulus dengan IPK akhir 3,77 dan memperoleh predikat “Sangat Memuaskan.” Ia menjadi doktor ke-303 bidang Ilmu Sosial yang dilahirkan oleh Pascasarjana Universitas Pasundan.

Usai sidang, Irma mengungkapkan harapannya agar hasil penelitiannya dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerahnya.

Baca juga:   Panji Gumilang Gugat Ridwan Kamil, Pemprov Jabar Belum Tahu Isi Gugatan

“Harapan saya, hasil penelitian ini bisa diimplementasikan oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing angkatan kerja di Kabupaten Sumedang. Tujuannya tentu agar angka pengangguran dapat ditekan melalui pengelolaan tenaga kerja yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan di Pascasarjana Unpas.

“Pascasarjana Unpas luar biasa. Semua difasilitasi dengan sangat baik, para profesor memberikan bimbingan yang luar biasa, dan staf kampus sangat profesional. Saya bersyukur bisa menempuh pendidikan di lingkungan akademik yang suportif dan berkualitas,” tambahnya.

Unpas Terus Dorong Inovasi dan Kolaborasi Akademik

Dengan kelulusan Irma Dewi Agustin, Pascasarjana Universitas Pasundan kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak doktor yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata terhadap permasalahan sosial di masyarakat.

Melalui penelitian-penelitian berbasis kolaborasi lintas sektor seperti Quintuple Helix, Unpas terus berkontribusi pada penguatan kapasitas sumber daya manusia di berbagai daerah di Indonesia. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: doktor ilmu sosial unpasPascasarjana Universitas Pasundanpascasarjana unpassidang promosi doktor unpasuniversitas pasundanunpas


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Melda Yunita Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti IKM Produk Makanan di Prov Bengkulu

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengeluarkan imbauan tegas namun menyentuh bagi para muda-mudi di...

Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026
FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026
Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026

Highlights

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.