CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Kata Rossi Soal Pecco: Rekan Setim Seperti Marquez Bikin Tekanan Berat!

pri
24 Oktober 2025
Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, didampingi Valentino Rossi, saat start MotoGP Austria 2025 di Red Bull Ring, Minggu (17/8/2025). (Ducati Corse)

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, didampingi Valentino Rossi, saat start MotoGP Austria 2025 di Red Bull Ring, Minggu (17/8/2025). (Ducati Corse)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

www.pasjabar.com — Legenda MotoGP, Valentino Rossi, akhirnya angkat bicara mengenai performa menurun Francesco “Pecco” Bagnaia di musim 2025. Menurut Rossi, sang murid tengah menghadapi periode sulit di Ducati, terutama setelah kedatangan Marc Marquez yang kini menjadi rekan setimnya.

Rossi, yang juga mentor Bagnaia di akademinya, menyebut bahwa kombinasi antara tekanan kompetisi internal dan perubahan teknis motor menjadi alasan utama turunnya performa sang juara bertahan dua kali itu.

Musim Sulit untuk Bagnaia

Bagnaia menjalani musim yang berat pada MotoGP 2025. Dari 19 seri yang sudah berlangsung, ia hanya mampu meraih dua kemenangan dan gagal menjadi ancaman berarti bagi Marc Marquez dalam perebutan gelar juara dunia.

Performa Bagnaia sempat membaik di MotoGP Jepang, di mana ia memenangkan sprint dan balapan utama. Namun, setelah itu, hasilnya kembali menurun di seri Australia dan Indonesia.

Baca juga:   Siswa Sekolah Pertanian Generasi Langka, Begini Alasannya

Diduga, performa yang tidak stabil ini dipengaruhi oleh keputusan Ducati untuk kembali menggunakan beberapa komponen motor tahun 2024, termasuk perangkat pengatur ketinggian pembalap (ride height device), dalam tes Misano sebelum seri Motegi.

Rossi: “Bersaing dengan Marquez Itu Tekanan Berat”

Dalam wawancara dengan Sky News Italia, Rossi mengaku ikut bingung dengan performa sang juara dunia bertahan. Namun, ia menilai bahwa kehadiran Marc Marquez di garasi yang sama membuat tekanan mental Bagnaia meningkat.

“Pecco adalah juara dunia tiga kali, termasuk satu di Moto2 bersama tim kami,” ujar Rossi kepada Crash.net.
“Dia sangat cepat, tapi tahun ini dia sedikit kesulitan. Selama tiga tahun terakhir, dia selalu berjuang untuk gelar juara dunia.”

“Sekarang, karena berbagai alasan, dia belum nyaman dengan motor Ducati baru. Dan, tentu saja, punya rekan setim secepat Marc membuat semuanya lebih sulit,” lanjutnya.

Rossi menegaskan bahwa timnya di VR46 Riders Academy berusaha membantu Bagnaia bangkit.

“Kami mencoba membantunya 100 persen. Kami juga belum benar-benar tahu apa yang terjadi, tapi kami yakin Pecco akan kembali ke depan dan berjuang meraih kemenangan lagi,” ucap The Doctor.

Ducati & Marquez Bantah Tekanan Internal

Sementara itu, baik Bagnaia maupun Ducati membantah anggapan bahwa performanya menurun karena tekanan dari Marc Marquez. Dalam wawancara dengan Gazzetta dello Sport, Bagnaia justru memuji rekan setim barunya itu.

“Awalnya saya agak khawatir, karena dia dikenal menekan rekan setimnya,” ujar Bagnaia.
“Tapi ternyata, justru positif. Kami saling belajar dan saling dorong untuk jadi lebih baik.”

Direktur olahraga Ducati, Mauro Grassilli, juga membela kedua pembalapnya.

“Pecco senang punya Marc sebagai rekan setim. Mereka berdua bagian penting dari strategi Ducati. Tidak ada masalah mental, kami hanya fokus mengembalikan performa terbaik Pecco,” katanya di Misano.

Misi Bangkit di Akhir Musim

Meski peluang juara dunia semakin menipis, Bagnaia diyakini masih berpotensi menutup musim dengan baik. Ducati berkomitmen penuh membantu sang juara bertahan menemukan kembali kecepatan terbaiknya di sisa seri MotoGP 2025.

Baca juga:   Marc Marquez Rela Rekornya Terhenti, Demi Lihat Alex Marquez Menang di Spanyol!

Rossi pun optimistis Pecco akan segera kembali ke jalur kemenangan.

“Pecco itu pejuang sejati. Saya tahu dia tidak akan menyerah,” tutup Rossi.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Crash.netDucati Desmosedici GP25Ducati LenovoFrancesco Bagnaiahasil MotoGP 2025Marc MarquezMauro GrassilliMotoGP 2025MotoGP AustraliaMotoGP IndonesiaMotoGP JepangPecco Bagnaia DucatiSky News Italiavalentino rossiVR46 Riders Academy


Related Posts

Foto: IMAGN IMAGES via Reuters Connect/Jerome Miron
HEADLINE

Hasil MotoGP Amerika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Pecahkan Rekor Legendaris Jorge Lorenzo!

30 Maret 2026
Foto: AFP/MOHD RASFAN
HEADLINE

The King of COTA Kembali: Marc Marquez Tercepat di Sesi Practice MotoGP Amerika 2026

28 Maret 2026
Hasil Practice MotoGP Brasil 2026. (Foto: Getty Images/Gold & Goose Photography)
HEADLINE

Hasil Practice MotoGP Brasil 2026: Johann Zarco Tercepat di Tengah Guyuran Hujan Deras

21 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.