CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Mensos Akan Beri Sanksi Kepala Sekolah Rakyat yang Mundur Sepihak

Uby
27 Oktober 2025
Kepala Sekolah Rakyat

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul. (Foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan sanksi tegas kepada para Kepala Sekolah Rakyat yang mengundurkan diri tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, tindakan tersebut mencerminkan kurangnya komitmen terhadap tanggung jawab sosial yang telah diemban sejak awal penugasan.

Hal itu disampaikan Saifullah Yusuf saat membuka pelatihan bakal calon Kepala Sekolah Rakyat di Balai Besar Guru dan Kependidikan (BBGP) Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Senin (27/10/2025) siang.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa Kepala Sekolah tersebut tidak dapat mengundurkan diri begitu saja setelah dilantik, karena jabatan tersebut merupakan amanah yang berperan langsung dalam upaya pemerataan pendidikan di masyarakat.

“Sejak awal mereka sudah tahu konsekuensinya. Mereka juga sudah menyatakan kesediaan untuk ditempatkan di mana saja,” ujar Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul.

Baca juga:   Satpol PP Kabupaten Bandung Gelar Sosialisasi Untuk Satpam

Ia menambahkan, Kepala Sekolah Rakyat mendapatkan insentif berbeda dari kepala sekolah pada umumnya karena wilayah penugasan dan tantangan yang dihadapi juga tidak sama.

Proses Seleksi Ketat dan Tanggung Jawab Sosial

Gus Ipul menjelaskan bahwa para Kepala Sekolah ini merupakan aparatur sipil negara (ASN) yang telah melalui proses seleksi ketat berbasis usulan dari kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota.

Mereka yang terpilih dianggap memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan manajerial untuk mengelola sekolah di wilayah terpencil dan menghadapi berbagai tantangan pendidikan di lapangan.

“Para Kepala Sekolah Rakyat ini adalah orang-orang yang telah memiliki kapasitas dan kemampuan untuk memimpin. Mereka bisa berasal dari guru atau tenaga kependidikan lain yang sudah terbukti kompeten,” tuturnya.

Baca juga:   BMKG Prediksi Hujan Lebat Melanda Jawa, Sumatra, dan Kalimantan

Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan sekadar institusi pendidikan formal, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan sosial di daerah. Karena itu, Gus Ipul menilai bahwa komitmen dan semangat pelayanan masyarakat harus menjadi nilai utama bagi setiap Kepala Sekolah Rakyat.

Ia menambahkan, Kementerian Sosial akan terus mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan sesuai dengan tujuan awal, yaitu memberikan akses pendidikan yang layak bagi masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak dari daerah terpencil juga memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan maju,” ujar Gus Ipul.

Dorong Pemerataan Pendidikan

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu langkah strategis Kementerian Sosial untuk menjangkau masyarakat yang selama ini sulit mendapatkan akses pendidikan formal. Sekolah ini didirikan untuk memberikan layanan pendidikan dasar, sekaligus menjadi pusat pemberdayaan sosial dan penguatan karakter masyarakat.

Baca juga:   Menteri Sosial Targetkan 159 Sekolah Rakyat, Wujudkan Pendidikan Merata bagi Anak Kurang Mampu

Gus Ipul menegaskan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada dedikasi para Kepala Sekolah Rakyat. Ia meminta agar seluruh kepala sekolah tetap berkomitmen menjalankan tugas hingga masa penugasan selesai.

“Kalau mereka mengundurkan diri tanpa alasan yang jelas, itu bukan hanya melanggar komitmen, tetapi juga mengganggu keberlangsungan pendidikan masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, ia berharap agar seluruh peserta pelatihan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam kemampuan kepemimpinan, manajemen sekolah, dan penguatan nilai sosial.

“Menjadi Kepala Sekolah Rakyat bukan hanya soal jabatan, tetapi juga panggilan hati untuk mengabdi kepada bangsa,” pungkasnya. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Kepala Sekolah Rakyatmenteri sosial


Related Posts

Stiker Keluarga Miskin
HEADLINE

Warga Tolak Stiker Keluarga Miskin, Mensos Justru Bersyukur

13 November 2025
Menteri Sosial Saifullah Yusuf. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Nekat Judi Online, Ratusan Ribu Bansos Dicabut!

11 Agustus 2025
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menargetkan pembangunan 159 sekolah rakyat untuk anak kurang mampu di seluruh Indonesia. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Menteri Sosial Targetkan 159 Sekolah Rakyat, Wujudkan Pendidikan Merata bagi Anak Kurang Mampu

11 Agustus 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.