CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Waspadai Musim Pancaroba, Dokter Jelaskan Penyebab Daya Tahan Menurun

Hanna Hanifah
1 November 2025
Musim Pancaroba

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — Dokter spesialis anak Dr. Ian Suryadi Suteja, M.Med Sc, Sp.A menjelaskan bahwa masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan atau yang dikenal dengan pancaroba berpengaruh signifikan terhadap penurunan daya tahan tubuh.

Menurutnya, baik anak-anak maupun orang dewasa lebih rentan terserang penyakit pada periode ini karena tubuh harus beradaptasi dengan perubahan cuaca yang ekstrem.

“Di musim pancaroba gini rata-rata daya tahan tubuh seseorang itu akan berkurang, karena tubuh sedang berfokus untuk beradaptasi terhadap perubahan cuaca yang terlalu ekstrem,” ujar Dr. Ian dalam diskusi kesehatan di Jakarta, dilansir dari Antara, Jumat (31/10/2025).

Baca juga:   Perhatikan Hal Ini Agar Tetap Fit dan Bahagia Jalani Hari

Perubahan Cuaca Pengaruhi Produksi Antibodi dan Penyebaran Virus

Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menjelaskan, perubahan cuaca ekstrem disertai perbedaan suhu dan tekanan udara dapat menyebabkan tubuh mengalami stres fisiologis. Kondisi ini membuat sistem imun tidak bekerja optimal.

“Karena tubuh kita stres, tubuh itu tidak mampu menghasilkan antibodi yang cukup. Harusnya kita bisa menghasilkan antibodi dengan baik, tapi karena fokus tubuh berubah, daya tahan tubuh pun ikut menurun,” jelasnya.

Selain itu, Dr. Ian yang juga berpraktik di Tzu Chi Hospital menuturkan bahwa pada musim pancaroba, perubahan tekanan udara yang terlalu tinggi membuat virus dan bakteri lebih mudah menyebar.

Baca juga:   Kabar Terkini Anak Sulung Ridwan Kamil yang Hilang

Ia menjelaskan bahwa mikroorganisme penyebab penyakit biasanya mengendap di permukaan tanah, namun saat angin berhembus kencang, kuman menjadi lebih cepat berpindah melalui udara.

“Dengan perubahan angin yang cepat, penyebaran kuman jadi lebih mudah. Serangkaian perubahan cuaca ini membuat virus atau kuman lebih cepat menyebar,” ujar Ian.

Tips Menjaga Daya Tahan Tubuh Saat Pancaroba

Sebagai langkah pencegahan, Dr. Ian mengimbau masyarakat untuk menjaga perilaku hidup bersih dan sehat. Ia menyarankan agar masyarakat rajin mencuci tangan, memakai masker, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Baca juga:   Bocoran Samsung Galaxy Z Flip 8 Perlihatkan Peningkatan Desain Lipat

“Banyak makan vitamin, terutama vitamin C, vitamin D, dan zinc untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Kalau sedang batuk atau pilek dan sudah mengganggu, sebaiknya istirahat di rumah atau cuti dulu,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa menjaga imunitas di musim pancaroba bukan hanya penting untuk mencegah flu atau pilek, tetapi juga penyakit lain yang mudah menular seperti infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan demam berdarah. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Musim pancarobapenurunan daya tahan tubuh


Related Posts

pancaroba
HEADLINE

Bey Machmudin Ingatkan Warga Jabar Waspadai Pancaroba

30 September 2024
Musim Pancaroba Banyak Warga di Kota Bandung Terserang ISPA
PASBANDUNG

Musim Pancaroba Banyak Warga di Kota Bandung Terserang ISPA

25 November 2022
Tips Agar Anak Nyaman Saat Musim Pancaroba.
PASKESEHATAN

Tips Agar Anak Nyaman Saat Musim Pancaroba

4 Oktober 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.