CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 8 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASOLAHRAGA

Kylian Mbappe “Seret” PSG ke Pengadilan! Tuntut €55 Juta Gaji Tak Dibayar, Drama Besar Mantan Klub Meledak!

pri
18 November 2025
Kylian Mbappe berhasil bawa Real Madrid menang telak atas Valencia. (REUTERS/Susana Vera)

Kylian Mbappe berhasil bawa Real Madrid menang telak atas Valencia. (REUTERS/Susana Vera)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

www.pasjabar.com — Kylian Mbappe kembali ke Paris bukan untuk bermain, melainkan untuk bertarung di meja hijau. Bintang Real Madrid itu resmi menyeret mantan klubnya, Paris Saint-Germain, ke pengadilan tenaga kerja setelah mengklaim bahwa PSG masih menunggak pembayaran gajinya sebesar €55 juta. Kasus ini menjadi salah satu sengketa kontrak terbesar dalam sejarah sepak bola Eropa.

Sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada 17 November 2025 pukul 13.00 waktu setempat di pengadilan tenaga kerja Paris—lembaga yang sebenarnya jarang menangani pertikaian sebesar ini. Permintaan Mbappe untuk mengubah status kontraknya dari “jangka pendek” menjadi “kontrak permanen” membuat kasus langsung naik ke tahap persidangan tanpa proses konsiliasi.

Mengapa Mbappe Menuntut PSG ke PEngadilan? Pengacara Jelaskan Detail Kasus

Menurut pengacara Paris, Elie Dottelonde, Mbappe mengajukan gugatan karena merasa PSG melanggar kontrak kerja dengan tidak membayarkan gaji tiga bulan terakhir serta bonus yang dijanjikan.

Baca juga:   2000 Alumni Ikuti Lomba di SPIRIT PORISMAN XI

“Dia adalah pihak penggugat. Mbappe akan memaparkan bahwa PSG tidak menjalankan pelaksanaan kontrak kerja secara benar. PSG harus menjelaskan mengapa mereka merasa tidak wajib membayar,” ujar Dottelonde.

Ini menjadi kasus pertama dalam sejarah Tribunal Industri Prancis yang melibatkan pemain sepak bola dengan profil setinggi Mbappe. Keputusan akhir diperkirakan baru keluar dalam beberapa bulan, bukan dalam waktu singkat.

Pengacara Mbappe sebelumnya menegaskan bahwa kliennya “bertekad menegakkan haknya, bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk semua pemain yang mungkin mengalami hal serupa”.

Akar Masalah: Retaknya Hubungan Mbappe dan PSG Sejak 2023

Konflik Mbappe dan PSG sudah meletup sejak musim panas 2023. Saat itu Mbappe menyatakan tidak akan memperpanjang kontraknya dan ingin pergi sebagai agen bebas. PSG menjawab dengan mencoretnya dari skuad, hingga akhirnya Mbappe dipulihkan setelah beberapa pertandingan.

Baca juga:   Alex Pastoor Ungkap Jadwal ke Indonesia

PSG mengklaim bahwa Mbappe setuju melepaskan sebagian hak finansialnya sebagai bagian dari kompromi. Namun pihak Mbappe membantah keras dan menyebut tuduhan itu sebagai “fantasi”.

Drama semakin panas ketika PSG menahan pembayaran €55 juta yang diyakini Mbappe sebagai haknya. Meski sempat ada upaya pembekuan dana itu di rekening PSG, pengadilan membatalkannya pada Mei 2025.

Mbappe juga menarik laporan terkait pelecehan psikologis, tetapi investigasi terhadap PSG dalam hal itu masih berlangsung. Perselisihan terus melebar hingga ke otoritas LFP dan FFF, namun kedua lembaga tidak dapat memutuskan apa-apa karena PSG lebih dahulu membawa kasus ke pengadilan sipil.

Baca juga:   Robi Syianturi Rebut Emas Maraton SEA Games 2025, Pecahkan Catatan Waktu

Apa Dampak Kasus Ini bagi PSG dan Mbappe?

Bagi PSG, kasus ini berpotensi menjadi noda hukum terbesar dalam sejarah klub. Selain merusak reputasi mereka dalam mengelola kontrak pemain, ini juga bisa mempengaruhi bursa transfer karena pemain top akan lebih berhati-hati sebelum bergabung.

Sementara bagi Mbappe, sidang ini menjadi momen penting untuk membersihkan namanya setelah hubungan buruk dengan suporter PSG. Meski kini bersinar bersama Real Madrid, Mbappe tampak ingin menuntaskan sengketa lama sebelum memulai bab baru sepenuhnya.

Jika Mbappe menang, PSG bisa diwajibkan membayar gaji tertunda plus kompensasi tambahan. Jika PSG menang, reputasi Mbappe bisa sedikit terguncang, meski tetap sulit menodai statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: berita Liga Prancisdrama PSG Mbappegaji Mbappe €55 jutakasus Mbappe ke pengadilanKylian Mbappe PSGMbappe Real MadridMbappe tuntut PSGperselisihan PSG pemainPSG tidak bayar gajisengketa kontrak Mbappe


Related Posts

Barcelona Hajar Real Madrid 4-3 di El Clasico
HEADLINE

Barcelona Hajar Real Madrid 4-3 di El Clasico

12 Mei 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Viktor Gyokeres (kiri) berduel dengan gelandang Spanyol, Alberto Moleiro (kanan), dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Arsenal vs Villarreal di Stadion Emirates di London pada 6 Agustus 2025. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)(AFP/GLYN KIRK)
HEADLINE

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

8 Januari 2026

WWW.PASJABAR.COM -- Pertandingan antara Arsenal dan Liverpool dini hari nanti bukan sekadar adu gengsi dua tim papan...

Ilustrasi Arsenal vs Liverpool. Foto: AFP/Darren Staples.

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

8 Januari 2026
Benjamin Sesko akhiri puasa gol, langsung cetak brace. (Action Images via Reuters/Craig Brough)

Debut Darren Fletcher Diwarnai Drama 4 Gol: Benjamin Sesko Gemilang, Tiang Gawang Gagalkan Kemenangan MU atas Burnley

8 Januari 2026
Barcelona bantai Athletic Club 5-0 di semifinal Piala Super Spanyol 2026. (Getty Images Sport)

Mengamuk di Jeddah: Barcelona Bantai Athletic Club 5-0, Amankan Tiket Final Piala Super Spanyol

8 Januari 2026
Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, saat menangani kubu milik Grup Djarum asal Indonesia tersebut di ajang Liga Italia 2025-2026.(AFP/PIERO CRUCIATTI)

Hattrick Kemenangan di Serie A: Fabregas Ingatkan Como 1907 Jangan Lengah Meski Tembus Papan Atas

8 Januari 2026

Highlights

Mengamuk di Jeddah: Barcelona Bantai Athletic Club 5-0, Amankan Tiket Final Piala Super Spanyol

Hattrick Kemenangan di Serie A: Fabregas Ingatkan Como 1907 Jangan Lengah Meski Tembus Papan Atas

Resmi Dibubarkan di Paguyuban Pasundan, Pansel Tuntaskan Pemilihan Pimpinan Baznas Jabar

Pekan Ke-17 Super League Sajikan Duel Panas Persib Kontra Persija

Disney Umumkan Pemeran Utama Live Action “Tangled”

Wali Kota Bandung Tanggapi Keluhan Warga soal Akses Flyover Nurtanio

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.