CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASOLAHRAGA

Kylian Mbappe “Seret” PSG ke Pengadilan! Tuntut €55 Juta Gaji Tak Dibayar, Drama Besar Mantan Klub Meledak!

pri
18 November 2025
Kylian Mbappe berhasil bawa Real Madrid menang telak atas Valencia. (REUTERS/Susana Vera)

Kylian Mbappe berhasil bawa Real Madrid menang telak atas Valencia. (REUTERS/Susana Vera)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

www.pasjabar.com — Kylian Mbappe kembali ke Paris bukan untuk bermain, melainkan untuk bertarung di meja hijau. Bintang Real Madrid itu resmi menyeret mantan klubnya, Paris Saint-Germain, ke pengadilan tenaga kerja setelah mengklaim bahwa PSG masih menunggak pembayaran gajinya sebesar €55 juta. Kasus ini menjadi salah satu sengketa kontrak terbesar dalam sejarah sepak bola Eropa.

Sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada 17 November 2025 pukul 13.00 waktu setempat di pengadilan tenaga kerja Paris—lembaga yang sebenarnya jarang menangani pertikaian sebesar ini. Permintaan Mbappe untuk mengubah status kontraknya dari “jangka pendek” menjadi “kontrak permanen” membuat kasus langsung naik ke tahap persidangan tanpa proses konsiliasi.

Mengapa Mbappe Menuntut PSG ke PEngadilan? Pengacara Jelaskan Detail Kasus

Menurut pengacara Paris, Elie Dottelonde, Mbappe mengajukan gugatan karena merasa PSG melanggar kontrak kerja dengan tidak membayarkan gaji tiga bulan terakhir serta bonus yang dijanjikan.

Baca juga:   Misi Mewah Persib Bandung di Laga Kontra Dewa United: Marc Klok Beri Peringatan untuk Dua Mantan Rekan

“Dia adalah pihak penggugat. Mbappe akan memaparkan bahwa PSG tidak menjalankan pelaksanaan kontrak kerja secara benar. PSG harus menjelaskan mengapa mereka merasa tidak wajib membayar,” ujar Dottelonde.

Ini menjadi kasus pertama dalam sejarah Tribunal Industri Prancis yang melibatkan pemain sepak bola dengan profil setinggi Mbappe. Keputusan akhir diperkirakan baru keluar dalam beberapa bulan, bukan dalam waktu singkat.

Pengacara Mbappe sebelumnya menegaskan bahwa kliennya “bertekad menegakkan haknya, bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk semua pemain yang mungkin mengalami hal serupa”.

Akar Masalah: Retaknya Hubungan Mbappe dan PSG Sejak 2023

Konflik Mbappe dan PSG sudah meletup sejak musim panas 2023. Saat itu Mbappe menyatakan tidak akan memperpanjang kontraknya dan ingin pergi sebagai agen bebas. PSG menjawab dengan mencoretnya dari skuad, hingga akhirnya Mbappe dipulihkan setelah beberapa pertandingan.

Baca juga:   Hal Langka yang Terjadi di Persib

PSG mengklaim bahwa Mbappe setuju melepaskan sebagian hak finansialnya sebagai bagian dari kompromi. Namun pihak Mbappe membantah keras dan menyebut tuduhan itu sebagai “fantasi”.

Drama semakin panas ketika PSG menahan pembayaran €55 juta yang diyakini Mbappe sebagai haknya. Meski sempat ada upaya pembekuan dana itu di rekening PSG, pengadilan membatalkannya pada Mei 2025.

Mbappe juga menarik laporan terkait pelecehan psikologis, tetapi investigasi terhadap PSG dalam hal itu masih berlangsung. Perselisihan terus melebar hingga ke otoritas LFP dan FFF, namun kedua lembaga tidak dapat memutuskan apa-apa karena PSG lebih dahulu membawa kasus ke pengadilan sipil.

Baca juga:   Maarten Paes Jadi Andalan Timnas Indonesia Dibawah Mistar Gawang

Apa Dampak Kasus Ini bagi PSG dan Mbappe?

Bagi PSG, kasus ini berpotensi menjadi noda hukum terbesar dalam sejarah klub. Selain merusak reputasi mereka dalam mengelola kontrak pemain, ini juga bisa mempengaruhi bursa transfer karena pemain top akan lebih berhati-hati sebelum bergabung.

Sementara bagi Mbappe, sidang ini menjadi momen penting untuk membersihkan namanya setelah hubungan buruk dengan suporter PSG. Meski kini bersinar bersama Real Madrid, Mbappe tampak ingin menuntaskan sengketa lama sebelum memulai bab baru sepenuhnya.

Jika Mbappe menang, PSG bisa diwajibkan membayar gaji tertunda plus kompensasi tambahan. Jika PSG menang, reputasi Mbappe bisa sedikit terguncang, meski tetap sulit menodai statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: berita Liga Prancisdrama PSG Mbappegaji Mbappe €55 jutakasus Mbappe ke pengadilanKylian Mbappe PSGMbappe Real MadridMbappe tuntut PSGperselisihan PSG pemainPSG tidak bayar gajisengketa kontrak Mbappe


Related Posts

Foto: Action Images via Reuters/Peter Cziborra
HEADLINE

Prioritas Eropa: PSG Ajukan Penundaan Laga Kontra Lens Demi Misi Singkirkan Liverpool

24 Maret 2026
Barcelona Hajar Real Madrid 4-3 di El Clasico
HEADLINE

Barcelona Hajar Real Madrid 4-3 di El Clasico

12 Mei 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

instagram/@zonanaetral5
HEADLINE

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

16 April 2026

GRESIK, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai tuan rumah ajang ASEAN U-17 Boys' Championship 2026, Timnas Indonesia harus menelan pil...

pasundan law fair 2026

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026

Highlights

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.