www.pasjabar.com — Masa depan pelatih Liverpool, Arne Slot, di Anfield mulai dipertanyakan seiring performa The Reds yang terseok-seok.
Meskipun Slot berhasil mengakhiri rentetan kekalahan memalukan, posisi tim di peringkat kedelapan Liga Inggris, tertinggal sembilan poin dari Arsenal, memicu spekulasi pergantian pelatih.
Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, bahkan secara terbuka meminta ikon Liverpool, Steven Gerrard untuk gantikan Slot.
Klub Merseyside tersebut tengah berada dalam periode yang sangat mengkhawatirkan.
Setelah sempat menelan tiga kekalahan beruntun dengan margin telak, kemenangan 2-0 atas West Ham United akhir pekan lalu belum cukup menenangkan suasana.
Ferdinand menilai situasi genting ini bisa berujung pada keputusan manajemen untuk melakukan pergantian pelatih cepat demi meredam kekacauan.
Ferdinand: Steven Gerrard Cocok untuk Gantikan Slot
Dalam podcast di kanal YouTube miliknya, Rio Ferdinand Presents, mantan bek tengah Manchester United itu mengungkapkan bahwa ia sudah memberikan saran langsung kepada Steven Gerrard.
Ferdinand melihat Gerrard sebagai sosok paling logis untuk dihubungi jika Slot dipecat di tengah musim.
“Saya sempat bilang padanya (Gerrard) saat makan bersama, ‘Dengar, kamu harus mengasah keterampilanmu, bung. Asah alat-alatmu dan persiapkan diri, karena mungkin kamu dipanggil kembali sebagai pelatih sementara.’ Itu yang ada di pikiran saya,” kata Ferdinand.
Ferdinand memprediksi bahwa Slot tidak akan mampu melewati jadwal padat yang akan datang di tengah tekanan besar dari tribun suporter Anfield.
Jika klub mengambil keputusan, sosok legenda seperti Gerrard, yang siap “datang untuk menstabilkan kapal,” adalah pilihan yang paling memungkinkan.
“Lupakan masa jabatannya di klub-klub sebelumnya. Dia seorang legenda klub yang siap datang untuk menstabilkan kapal. Saya tidak akan kaget kalau Steven Gerrard mendapat telepon,” tegasnya.
Bantahan Gerrard: Liverpool Belum Masuk Tahap ‘Krisis’
Menariknya, meskipun namanya didorong sebagai solusi, Steven Gerrard sendiri menolak anggapan bahwa mantan klubnya sedang dilanda “krisis”.
Usai Liverpool kalah telak 4-1 dari PSV di Liga Champions pekan lalu, Gerrard menilai istilah ‘krisis’ terlalu keras.
“Setiap kekalahan, apalagi dengan cara seperti itu, memang membawa tim lebih dekat ke kondisi ‘krisis’… Tapi saya tidak suka menggunakan istilah itu karena bagi saya krisis adalah kondisi ketika suatu klub butuh bertahun-tahun untuk kembali ke papan atas, dan menurut saya Liverpool tidak berada di titik itu sama sekali,” ujar Gerrard.
Gerrard mengakui bahwa performa tim saat ini “tidak cukup bagus” dan “tidak ada alasan” untuk hasil memalukan tersebut.
Ia juga mengakui bahwa timnya “sedang sangat kesulitan,” “kepercayaan diri berada di titik nadir,” dan “terlalu mudah ditembus.”
Namun, ia meminta publik menghormati para pemain yang sudah memberikan banyak gelar.
“Sampai manajer bisa menemukan solusi dan stabilitas, mereka akan terus seperti ini,” tambahnya, secara implisit menantang Arne Slot untuk segera mencari solusi pertahanan.
Ujian Berat Slot Selanjutnya: Harus Kalahkan Sunderland
Liverpool akan menghadapi ujian berat selanjutnya, menjamu Sunderland di Anfield.
Laga ini sangat menantang bagi Arne Slot karena Sunderland berada di peringkat keenam klasemen—dua tingkat di atas The Reds—dan telah memenangkan enam dari 13 pertandingan musim ini.
Hasil pertandingan ini bisa menjadi penentu nasib Slot. Jika The Reds kembali gagal meraih kemenangan, tekanan dari suporter dan media akan semakin tak tertahankan.
Sebaliknya, Arne Slot menegaskan bahwa ia siap berjuang dan fokus pada perbaikan.
“Ya, pembicaraannya masih sama seperti sejak saya datang… kami akan terus berjuang dan mencoba memperbaiki diri, itulah yang kami semua coba lakukan,” tegas Slot, menunjukkan sikap pantang menyerah.












