CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASPENDIDIKAN

Unpas dan Dinkes Jabar Gelar Screening Kesehatan Jiwa Mahasiswa

Hanna Hanifah
11 Desember 2025
unpas

UPK Unpas bekerja sama dengan Dinkes Jabar menggelar Screening Kesehatan Jiwa Online dan Talkshow di Kampus II Unpas Tamansari, Selasa (9/12/2025). (foto: unpas.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Unit Pelayanan Kesehatan (UPK) Universitas Pasundan (Unpas) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Bidang Kesejahteraan Rakyat menggelar Screening Kesehatan Jiwa Online dan Talkshow di Aula Mandala Saba Ir. H. Djuanda, Kampus II Unpas Tamansari, Selasa (9/12/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-65 Unpas sekaligus langkah memperkuat kesadaran kesehatan mental di lingkungan perguruan tinggi.

Mengusung tema “Gerakan Kampus Sehat Berfilosofi Pancawaluya: Membangun Resiliensi Mental Berbasis Kearifan Lokal untuk Menangkal Cognitive Warfare”, acara ini menghadirkan asesmen kesehatan jiwa secara online oleh Tim Kesekretariatan dr. Zulfitriani, Sp.KJ bersama Yayasan Ruang Empati.

Ketua UPK Unpas, dr. Anna Amaliana, Sp.KJ, menegaskan bahwa tantangan era digital menuntut mahasiswa memiliki ketangguhan mental yang lebih kuat.

“Manipulasi informasi menjadi ancaman serius. Karena itu, kegiatan ini sangat relevan untuk membekali mahasiswa agar lebih tangguh secara emosional dan kognitif. Nilai Pancawaluya menjadi filosofi penting dalam membangun perilaku baik dan hubungan sosial yang harmonis,” ujarnya, dilansir dari unpas.ac.id.

Baca juga:   Milangkala Paguyuban Pasundan Ke 106

Ia memastikan UPK Unpas siap memberikan asesmen hingga rujukan bila mahasiswa membutuhkan penanganan lanjutan.

“UPK siap menjadi rumah dan ruang aman yang suportif bagi mahasiswa untuk memulihkan kesehatan mentalnya,” katanya.

Rektor Unpas, Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., turut mengapresiasi Dinas Kesehatan Jabar atas kepercayaannya memilih Unpas sebagai kampus pertama yang melaksanakan program skrining dan edukasi kesehatan jiwa tersebut.

“Langkah ini menegaskan komitmen kita untuk memastikan seluruh sivitas akademika memiliki akses deteksi dini dan layanan kesehatan mental yang aman, mudah, dan terpercaya. Nilai gotong royong dan keselarasan menjadi warisan budaya yang memperkuat resilensi mahasiswa di era digital,” tuturnya.

Baca juga:   Deden : Masyarakat Harus Yakin Final Pemilu 2019 KPU Legal Rasional  

Acara ini dihadiri oleh tiga fakultas: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Resiliensi Mental, Ancaman Perang Kognitif, dan Edukasi Pertolongan Psikologis

Founder Ruang Empati Jiwa, dr. Teddy Hidayat, Sp.KJ(K), menjelaskan pentingnya membangun ketahanan mental berbasis kearifan lokal sebagai cara menghadapi cognitive warfare.

“Yang diserang dari cognitive warfare adalah otak atau pemikiran, keyakinan, hingga perilaku manusia. Kebohongan yang diulang-ulang bisa menjadi kebenaran melalui framing media,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa judi online merupakan salah satu faktor paling cepat merusak fungsi kognitif dan harus menjadi perhatian serius bagi generasi muda.

Sementara itu, Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Jawa Barat, Amalia Darmawan, M.Psi., Psikolog, memaparkan materi mengenai Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP).

“Banyak mahasiswa menyembunyikan masalah kesehatan mental karena stigma. Padahal, P3LP bisa membantu mencegah gejala semakin berat,” ujarnya.

Baca juga:   80 Persen Orang Tua Ingin Anaknya PTM, Ini Kata Nadiem

Menurutnya, media sosial kerap menjadi pemicu tingginya kecemasan, FOMO, perbandingan sosial, hingga gangguan tidur yang berdampak negatif pada produktivitas dan kondisi mental mahasiswa.

Kegiatan ditutup dengan sosialisasi layanan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat oleh Kepala Bidang Medis, dr. Hadi Rahmatsyah Sumardi, MARS. Ia memperkenalkan layanan konsultasi jiwa online serta peluang kolaborasi strategis antara RSJ dan pihak kampus.

Seluruh pemateri sepakat bahwa literasi kesehatan mental harus menjadi gerakan berkelanjutan di lingkungan pendidikan tinggi.

Kolaborasi ini diharapkan memperkuat gerakan kampus sehat serta membangun generasi muda yang lebih resilien dalam menghadapi tantangan kesehatan mental di era digital. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Dinkes JabarScreening Kesehatan JiwaUnit Pelayanan Kesehatanuniversitas pasundanunpasUPK Unpas


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Melda Yunita Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti IKM Produk Makanan di Prov Bengkulu

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.