CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Barudak Bubat Coret Kritik Bandung Zoo Lewat Performance Art

Eci Darma
17 Desember 2025
Aksi Barudak Bubat Coret Kritik Bandung Zoo di Jalan Tamansari. Lewat tema Pemakaman Koruptor, seniman desak Pemkot Bandung jaga konservasi satwa dan alam. (Eci/pasjabar)

Aksi Barudak Bubat Coret Kritik Bandung Zoo di Jalan Tamansari. Lewat tema Pemakaman Koruptor, seniman desak Pemkot Bandung jaga konservasi satwa dan alam. (Eci/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Suasana di halaman Kebon Seni, Jalan Tamansari, Kota Bandung, tampak tidak biasa pada Rabu (17/12/2025). Sejumlah seniman yang tergabung dalam kolektif Barudak Bubat Coret menggelar aksi unjuk rasa unik dalam bentuk performance art.

Dengan tema sentral “Peresmian Pemakaman Koruptor LJR”, para seniman ini menyuarakan kritik tajam terhadap konflik yang tengah menyelimuti Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) serta eksploitasi alam yang merusak lingkungan.

Aksi ini bukan sekadar pertunjukan seni biasa, melainkan sebuah respons artistik sekaligus pernyataan sikap publik terhadap keserakahan manusia dalam mengeksploitasi sumber daya alam.

Melalui simbolisme “pemakaman koruptor”, Barudak Bubat Coret menyentil pihak-pihak yang dianggap mementingkan keuntungan pribadi di atas kelestarian kawasan konservasi.

Simbolisme Peresmian Pemakaman Koruptor

foto: Eci/pasjabar
foto: Eci/pasjabar

Dalam pertunjukannya, para seniman menggunakan berbagai properti teatrikal untuk menggambarkan kehancuran moral dan lingkungan.

Baca juga:   Veddriq Leonardo World Games Athlete of The Year 2024

Tema “Pemakaman Koruptor LJR” dipilih sebagai kiasan untuk mengubur sifat-sifat serakah yang dapat mematikan ekosistem dan warisan sejarah kota.

Aksi Barudak Bubat Coret Kritik Bandung Zoo ini menyoroti bahwa konflik lahan dan pengelolaan yang terjadi bukan sekadar masalah administratif, melainkan ancaman nyata bagi keberlangsungan hidup satwa.

Mereka menggambarkan bahwa eksploitasi yang tidak terkendali akan berujung pada “kematian” ruang terbuka hijau dan kawasan konservasi yang seharusnya dilindungi oleh negara dan masyarakat.

Menjaga Bandung Zoo Sebagai Kawasan Konservasi

Salah satu poin utama yang ditekankan dalam aksi ini adalah penolakan keras terhadap segala bentuk alih fungsi lahan Bandung Zoo.

Para seniman dan aktivis yang hadir mendesak agar Kebun Binatang Bandung tetap dipertahankan fungsinya sebagai kawasan konservasi satwa.

Baca juga:   Program TJSL KAI Daop 2 Dukung Masyarakat dan Alam

Mereka menilai bahwa Bandung Zoo memiliki nilai sejarah dan ekologis yang tak ternilai bagi warga Jawa Barat.

Upaya mengubah fungsi lahan tersebut menjadi kawasan komersial dianggap sebagai langkah mundur yang akan merusak ekosistem perkotaan Bandung.

“Bandung Zoo adalah paru-paru kota dan ruang pendidikan, jangan sampai dikorbankan demi kepentingan jangka pendek,” ungkap salah satu peserta aksi.

Desakan Ketegasan Pemerintah Kota Bandung

Melalui narasi seni yang kuat, Barudak Bubat Coret berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung segera mengambil sikap tegas.

Ketegasan pemerintah sangat dinanti untuk memberikan kepastian hukum yang berpihak pada pelestarian, bukan pada pihak-pihak yang ingin mengeksploitasi lahan tersebut.

Kritik publik ini menekankan bahwa pemerintah harus hadir sebagai pelindung aset daerah.

Pemkot Bandung diminta untuk berpihak pada pelestarian Bandung Zoo sebagai warisan budaya Sunda.

Baca juga:   Hadiah Fantastis untuk Pemenang All England 2024

Nilai sejarah panjang yang melekat pada kebun binatang tersebut merupakan identitas masyarakat Jawa Barat yang harus dijaga dari generasi ke generasi.

Komitmen Melawan Eksploitasi Sumber Daya Alam

Lebih luas lagi, Aksi Barudak Bubat Coret Kritik Bandung Zoo ini menjadi refleksi atas kerusakan lingkungan hidup yang terjadi di berbagai tempat akibat keserakahan manusia.

Eksploitasi sumber daya alam yang mengesampingkan etika lingkungan menjadi fokus utama yang dikritik oleh para seniman Tamansari ini.

Mereka menyerukan agar masyarakat tidak diam melihat ruang-ruang hijau yang terus menyusut.

Dengan digelarnya aksi di Kebon Seni, para seniman membuktikan bahwa seni rupa dan performance art tetap menjadi senjata ampuh untuk menyuarakan kebenaran dan menjaga alam agar tetap lestari di tengah gencarnya pembangunan yang seringkali tidak ramah lingkungan. (Eci)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: Aksi Barudak Bubat Coret Kritik Bandung ZooKonflik Kebun Binatang Bandungpelestarian lingkungan BandungPerformance Art Bandung ZooSeniman Bandung Tamansari


Related Posts

Program TJSL KAI Daop 2 Dukung Masyarakat dan Alam
HEADLINE

Program TJSL KAI Daop 2 Dukung Masyarakat dan Alam

20 Mei 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.