CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 8 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Sering Diabaikan, Ternyata Ini Penyebab Utama Kebakaran Rumah Menurut Pakar ITB

Yatti Chahyati
30 Desember 2025
rumah terbakar di tamansari

ilustrasi (Foto : Pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# penyebab kebakaran rumah

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kebakaran rumah akibat korsleting listrik masih menjadi ancaman serius, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.

Ironisnya, pemicu awal kebakaran ini sering kali berasal dari hal-hal yang dianggap sepele dan luput dari perhatian penghuni rumah.

Pakar ketenagalistrikan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) mengungkapkan bahwa kurangnya pemahaman masyarakat terhadap instalasi listrik rumah menjadi salah satu penyebab utama tingginya kasus kebakaran akibat korsleting.

Dosen dan Peneliti Kelompok Keahlian Teknik Ketenagalistrikan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB, Dr. Ir. Kevin Marojahan Banjarnahor, S.T., M.T., menjelaskan bahwa korsleting listrik terjadi ketika dua konduktor yang seharusnya tidak saling bersentuhan justru terhubung akibat kerusakan isolasi.

“Secara teknis, korsleting listrik adalah kondisi ketika konduktor bertegangan bersentuhan dengan konduktor yang tidak bertegangan. Hal ini kerap terjadi akibat isolasi kabel yang rusak karena usia, panas berlebih, atau gigitan hewan,” jelasnya.

Baca juga:   Polisi Amankan Penjual Miras Penyebab 4 Warga Pasir Impun Bandung Tewas

Percikan Listrik Jadi Pemicu Api

Saat korsleting terjadi, arus listrik melonjak jauh di atas kapasitas normal kabel. Kondisi ini menyebabkan peningkatan suhu secara drastis, baik pada penghantar maupun titik sambungan instalasi.

“Percikan listrik yang muncul bisa mencapai suhu lebih dari 3.000 derajat Celsius. Jika mengenai material yang mudah terbakar, api dapat langsung menyambar, terlebih jika perangkat pengaman seperti MCB tidak bekerja optimal,” ujar Dr. Kevin.

Ia menambahkan, bahaya korsleting sering kali tidak terdeteksi karena instalasi listrik rumah umumnya tersembunyi di balik dinding atau plafon. Akibatnya, gangguan seperti rembesan air atau kabel rusak baru disadari setelah muncul percikan atau api.

Penyebab Korsleting yang Sering Terjadi

Menurut Dr. Kevin, ada beberapa faktor umum yang kerap memicu korsleting listrik di rumah tinggal, di antaranya:

  • Isolasi kabel rusak akibat usia, panas, atau gigitan tikus;
  • Sambungan kabel tidak sesuai standar, hanya dililit atau dibalut lakban;
  • Stopkontak dan kabel ekstensi berkualitas rendah;
  • Penggunaan peralatan listrik dalam ruangan di area luar ruangan;
  • Penggunaan MCB atau sekring dengan rating terlalu besar sehingga tidak peka terhadap gangguan.
Baca juga:   Tujuh Prodi Siap Dikenalkan ITB Kampus Cirebon

Ia juga menyoroti masih banyak rumah di Indonesia yang menggunakan instalasi listrik lama dan tidak memenuhi standar Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL), termasuk minimnya sistem grounding dan proteksi tambahan.

Dr. Kevin mengimbau masyarakat untuk segera waspada jika menemukan tanda-tanda awal korsleting listrik, seperti: Stopkontak atau steker terasa panas;, Muncul bau gosong atau aroma kabel terbakar;, Lampu sering berkedip atau peralatan mati-hidup sendiri;, MCB sering turun tanpa sebab jelas; Isolasi kabel terlihat meleleh atau menghitam; Terdengar bunyi dengung dari stopkontak.

“Sebelum korsleting besar terjadi, biasanya sudah ada percikan kecil yang sebenarnya bisa menjadi sumber api,” tegasnya.

Baca juga:   Pilihan Kita untuk Masa Depan

Langkah Darurat Jika Terjadi Korsleting

Jika korsleting disertai percikan atau api, masyarakat diminta segera melakukan langkah darurat, antara lain:

  1. Mematikan MCB utama secara manual;
  2. Menggunakan APAR jenis CO₂ atau dry powder, dan tidak menyiram dengan air;
  3. Mengevakuasi seluruh penghuni rumah;
  4. Menghubungi pemadam kebakaran jika api tidak terkendali dalam 30 detik;
  5. Memastikan aliran listrik terputus sebelum menolong korban;
  6. Menggunakan alat berisolasi saat memberikan pertolongan;
  7. Melakukan pemeriksaan instalasi oleh teknisi bersertifikat sebelum listrik dinyalakan kembali.

Di tengah meningkatnya risiko korsleting listrik, terutama saat musim hujan, literasi ketenagalistrikan dinilai menjadi kunci penting dalam mencegah kebakaran rumah.

“Kebakaran akibat korsleting hampir selalu berawal dari masalah kecil yang diabaikan. Rumah yang aman bukan hanya dibangun dari dinding dan atap, tetapi juga dari pengetahuan dan kehati-hatian dalam menggunakan listrik,” pungkas Dr. Kevin. (*/tie)

# penyebab kebakaran rumah

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: bahaya listrikbandunginstalasi listrikITBkeamanan rumahkebakaran rumahKorsleting Listrikmusim hujanpakar ITB


Related Posts

Dedi Mulyadi Klarifikasi Gaji
HEADLINE

Gubernur Dedi Mulyadi: Pemprov Jabar Resmi Hentikan Pendanaan Masjid Raya Bandung karena Status Wakaf

7 Januari 2026
arus balik tahun baru
PASBANDUNG

Lonjakan Arus Balik Tahun Baru, Stasiun Bandung Berangkatkan 113 Ribu Penumpang

4 Januari 2026
Sea games STKIP Pasundan
HEADLINE

Bikin Bangga! STKIP Pasundan Bawa 79 Medali di SEA Games Thailand 2025

23 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fabio Grosso sorot kinerja barisan pertahanan Sassuolo usai dibantai Juventus. (AFP/MARCO BERTORELLO)
HEADLINE

Grosso Buka Suara Usai Kekalahan Sassuolo: Soroti Blunder Jay Idzes dan Kualitas Elite Juventus

8 Januari 2026

REGGIO EMILIA, WWW.PASJABAR.COM – Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, memberikan evaluasi mendalam setelah timnya dibungkam Juventus dengan skor...

Foto: Arsenal FC via Getty Images/David Price

Arsenal vs Liverpool: Momentum Puncak Meriam London dan Prediksi Skor 3-1 Harry Redknapp

8 Januari 2026
Inter Milan harus gigit jari setelah Joao Cancelo memilih Barcelona pada bursa transfer Januari 2026. (Foto: IG @jpcancelo)

Joao Cancelo Pilih Barcelona, Inter Milan Tutup Pintu untuk Bek Sayap Baru di Januari

7 Januari 2026
Klub milik orang Indonesia, Como 1907 berhasil memetik kemenangan atas Pisa pada pekan ke-19 Liga Italia 2025-2026. (X.COM/HQPCRT)

Como 1907 Tembus Zona Liga Champions! Bungkam Pisa 3-0 Lewat Dominasi Babak Kedua

7 Januari 2026
Kaesang Pangarep kukuhkan kepengurusan PSI Jabar di Soreang. Targetkan 5 juta suara pada 2029 dan pembentukan pengurus hingga tingkat desa. (fal/pasjabar)

Kaesang Pangarep Kokohkan Struktur PSI Jawa Barat: Targetkan Kepengurusan Hingga Tingkat Desa dan 5 Juta Suara

7 Januari 2026

Highlights

Como 1907 Tembus Zona Liga Champions! Bungkam Pisa 3-0 Lewat Dominasi Babak Kedua

Kaesang Pangarep Kokohkan Struktur PSI Jawa Barat: Targetkan Kepengurusan Hingga Tingkat Desa dan 5 Juta Suara

Gubernur Dedi Mulyadi: Pemprov Jabar Resmi Hentikan Pendanaan Masjid Raya Bandung karena Status Wakaf

Jonathan David Menyala! Juventus Bungkam Sassuolo Tiga Gol Tanpa Balas

Darren Fletcher Tantang Pemain MU Hadapi Kritik Legenda: “Terima Tekanannya, Itulah Standar Manchester United!”

Pengadilan Agama Bandung Kabulkan Gugatan Cerai Atalia Praratya

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.