CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 16 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Sering Diabaikan, Ternyata Ini Penyebab Utama Kebakaran Rumah Menurut Pakar ITB

Yatti Chahyati
30 Desember 2025
rumah terbakar di tamansari

ilustrasi (Foto : Pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# penyebab kebakaran rumah

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kebakaran rumah akibat korsleting listrik masih menjadi ancaman serius, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.

Ironisnya, pemicu awal kebakaran ini sering kali berasal dari hal-hal yang dianggap sepele dan luput dari perhatian penghuni rumah.

Pakar ketenagalistrikan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) mengungkapkan bahwa kurangnya pemahaman masyarakat terhadap instalasi listrik rumah menjadi salah satu penyebab utama tingginya kasus kebakaran akibat korsleting.

Dosen dan Peneliti Kelompok Keahlian Teknik Ketenagalistrikan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB, Dr. Ir. Kevin Marojahan Banjarnahor, S.T., M.T., menjelaskan bahwa korsleting listrik terjadi ketika dua konduktor yang seharusnya tidak saling bersentuhan justru terhubung akibat kerusakan isolasi.

“Secara teknis, korsleting listrik adalah kondisi ketika konduktor bertegangan bersentuhan dengan konduktor yang tidak bertegangan. Hal ini kerap terjadi akibat isolasi kabel yang rusak karena usia, panas berlebih, atau gigitan hewan,” jelasnya.

Baca juga:   Babak Baru Esports Bandung: Pelantikan Pengurus Baru IESPA 2025

Percikan Listrik Jadi Pemicu Api

Saat korsleting terjadi, arus listrik melonjak jauh di atas kapasitas normal kabel. Kondisi ini menyebabkan peningkatan suhu secara drastis, baik pada penghantar maupun titik sambungan instalasi.

“Percikan listrik yang muncul bisa mencapai suhu lebih dari 3.000 derajat Celsius. Jika mengenai material yang mudah terbakar, api dapat langsung menyambar, terlebih jika perangkat pengaman seperti MCB tidak bekerja optimal,” ujar Dr. Kevin.

Ia menambahkan, bahaya korsleting sering kali tidak terdeteksi karena instalasi listrik rumah umumnya tersembunyi di balik dinding atau plafon. Akibatnya, gangguan seperti rembesan air atau kabel rusak baru disadari setelah muncul percikan atau api.

Penyebab Korsleting yang Sering Terjadi

Menurut Dr. Kevin, ada beberapa faktor umum yang kerap memicu korsleting listrik di rumah tinggal, di antaranya:

  • Isolasi kabel rusak akibat usia, panas, atau gigitan tikus;
  • Sambungan kabel tidak sesuai standar, hanya dililit atau dibalut lakban;
  • Stopkontak dan kabel ekstensi berkualitas rendah;
  • Penggunaan peralatan listrik dalam ruangan di area luar ruangan;
  • Penggunaan MCB atau sekring dengan rating terlalu besar sehingga tidak peka terhadap gangguan.
Baca juga:   Piala Super Eropa Pembuktian Real Madrid sebagai Penguasa Benua Biru

Ia juga menyoroti masih banyak rumah di Indonesia yang menggunakan instalasi listrik lama dan tidak memenuhi standar Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL), termasuk minimnya sistem grounding dan proteksi tambahan.

Dr. Kevin mengimbau masyarakat untuk segera waspada jika menemukan tanda-tanda awal korsleting listrik, seperti: Stopkontak atau steker terasa panas;, Muncul bau gosong atau aroma kabel terbakar;, Lampu sering berkedip atau peralatan mati-hidup sendiri;, MCB sering turun tanpa sebab jelas; Isolasi kabel terlihat meleleh atau menghitam; Terdengar bunyi dengung dari stopkontak.

“Sebelum korsleting besar terjadi, biasanya sudah ada percikan kecil yang sebenarnya bisa menjadi sumber api,” tegasnya.

Baca juga:   Allegri Resmi Kembali ke AC Milan Setelah 11 Tahun

Langkah Darurat Jika Terjadi Korsleting

Jika korsleting disertai percikan atau api, masyarakat diminta segera melakukan langkah darurat, antara lain:

  1. Mematikan MCB utama secara manual;
  2. Menggunakan APAR jenis CO₂ atau dry powder, dan tidak menyiram dengan air;
  3. Mengevakuasi seluruh penghuni rumah;
  4. Menghubungi pemadam kebakaran jika api tidak terkendali dalam 30 detik;
  5. Memastikan aliran listrik terputus sebelum menolong korban;
  6. Menggunakan alat berisolasi saat memberikan pertolongan;
  7. Melakukan pemeriksaan instalasi oleh teknisi bersertifikat sebelum listrik dinyalakan kembali.

Di tengah meningkatnya risiko korsleting listrik, terutama saat musim hujan, literasi ketenagalistrikan dinilai menjadi kunci penting dalam mencegah kebakaran rumah.

“Kebakaran akibat korsleting hampir selalu berawal dari masalah kecil yang diabaikan. Rumah yang aman bukan hanya dibangun dari dinding dan atap, tetapi juga dari pengetahuan dan kehati-hatian dalam menggunakan listrik,” pungkas Dr. Kevin. (*/tie)

# penyebab kebakaran rumah

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: bahaya listrikbandunginstalasi listrikITBkeamanan rumahkebakaran rumahKorsleting Listrikmusim hujanpakar ITB


Related Posts

Sidang Tria Meisya Aziti
HEADLINE

Tria Meisya Aziti Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen di Pascasarjana Unpas

11 Februari 2026
Mikroalga itb
HEADLINE

Peneliti ITB: Mikroalga Berpotensi Jadi Solusi Mitigasi Perubahan Iklim

2 Februari 2026
Anak digigit anjing di Cibuntu Bandung. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Teror Kawanan Anjing Di Cibuntu: Seorang Anak Kecil Terluka Parah Akibat Digigit Hewan Peliharaan Yang Lepas Ke Pemukiman Warga

1 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

kepadatan lembang
HEADLINE

Lonjakan Wisatawan Picu Kepadatan Lalu Lintas Lembang

16 Februari 2026

BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM - Arus lalu lintas di kawasan objek wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mengalami kepadatan...

pembelajaran ramadan

Pemerintah Terbitkan SEB Pembelajaran Sekolah Selama Bulan Ramadan

16 Februari 2026
bmkg hujan lebat

BMKG Imbau Warga Waspada Hujan Lebat Sepekan Ke Depan

16 Februari 2026
xiaomi hyperos

Xiaomi resmi rilis HyperOS 3, hadirkan AI dan sistem lebih responsif

16 Februari 2026
ziarah TPU Astana Anyar

Tradisi Ziarah Jelang Ramadhan, TPU Astana Anyar Dipadati Warga

16 Februari 2026

Highlights

Xiaomi resmi rilis HyperOS 3, hadirkan AI dan sistem lebih responsif

Tradisi Ziarah Jelang Ramadhan, TPU Astana Anyar Dipadati Warga

Permata Baru Maung Bandung: Dion Markx Ungkap Alasan Pilih Persib Hingga Akui Masih Perlu Banyak Belajar Dari Pemain Senior

Mengejar Keajaiban Di GBLA: Bojan Hodak Akui Mental Pemain Persib Terguncang Usai Kalah Telak dari Ratchaburi FC

Magis Harry Kane: Bayern Munich Gilas Werder Bremen 3-0 dan Semakin Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Liga Jerman

Bandung Terkepung Wisatawan: Antrean Panjang Kendaraan Pribadi Padati Gerbang Tol Pasteur Serta Kawasan Djundjunan Menjelang Hari Terakhir Libur Imlek

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.