LONDON, WWW.PASJABAR.COM – Kemenangan yang sudah di depan mata Liverpool sirna secara dramatis pada pekan ke-20 Liga Inggris 2025/2026. Bertandang ke Craven Cottage pada Minggu (4/1/2026) malam WIB, The Reds harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Fulham dengan skor 2-2. Gol spektakuler Harrison Reed di detik-detik akhir pertandingan membuyarkan perayaan Liverpool yang sempat unggul sesaat sebelumnya. Liverpool gagal menang di markas Fulham.
Jalannya Laga: Drama Dua Gol di Masa Injury Time
Pertandingan berlangsung alot sejak peluit pertama dibunyikan. Fulham mengejutkan tim tamu dengan unggul lebih dulu lewat aksi mantan pemain Liverpool, Harry Wilson, pada menit ke-17. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Liverpool meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Florian Wirtz pada menit ke-57. Puncak drama terjadi di masa injury time:
-
Menit 90+5: Cody Gakpo mencetak gol yang seolah akan menjadi penentu kemenangan Liverpool.
-
Menit 90+7: Harrison Reed melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung Alisson Becker, mengubah skor menjadi 2-2.
Analisis Arne Slot: “Pemain Bertahan Terlalu Dalam”
Manajer Liverpool, Arne Slot, mengakui adanya kesalahan taktikal saat timnya mencoba mempertahankan keunggulan tipis di menit akhir.
Ia menyoroti posisi pemainnya yang terlalu masuk ke area kotak penalti sendiri.
“Kami memang bertahan terlalu dalam saat Reed mencetak gol. Kami memiliki penyusunan tertentu dan para pemain menjalankannya, tapi idealnya kami bisa keluar lebih cepat dan lebih agresif jika lawan tidak mengambil lemparan jauh,” ujar Slot.
Meski kecewa, Slot juga memberikan apresiasi terhadap kualitas gol lawan.
“Anda harus memberi kredit pada tembakan luar biasa itu. Secara xG (expected goals), itu bukan peluang besar, tapi tetap saja kami kebobolan.”
Krisis Lini Depan dan Kelelahan Pemain, Liverpool Gagal Menang
Selain masalah pertahanan, Slot juga mengeluhkan minimnya opsi di lini serang. Absennya Aleksandar Isak dan Hugo Ekitike yang harus menjalani perawatan membuat beban kerja pemain yang ada menjadi berlebihan.
Slot menjelaskan bahwa Hugo Ekitike mengalami DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness) atau nyeri otot karena dipaksa bermain penuh di setiap pertandingan tanpa jeda musim dingin.
“Ini pertama kalinya dalam hidupnya ia bermain di level Liga Inggris dan Liga Champions tanpa jeda. Tidak mengejutkan jika ia merasa kelelahan,” pungkas pelatih asal Belanda tersebut.
| Kategori | Fulham | Liverpool |
| Pencetak Gol | H. Wilson (17′), H. Reed (90+7′) | F. Wirtz (57′), C. Gakpo (90+5′) |
| Penguasaan Bola | 41% | 59% |
| Total Tembakan | 8 | 15 |
| Posisi Klasemen | 11 | 4 |












