JEDDAH, WWW.PASJABAR.COM – Atmosfer di kamp latihan Real Madrid meroket drastis menjelang partai puncak Supercopa de España kontra FC Barcelona yang dijadwalkan berlangsung Senin (12/1/2026). Pemicunya tak lain adalah kabar pulihnya sang megabintang, Kylian Mbappe.
Striker berpaspor Prancis tersebut dipastikan berpeluang besar untuk tampil dalam laga bertajuk El Clasico yang akan digelar di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah.
Kabar ini menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi skuad asuhan Xabi Alonso setelah sebelumnya harus berjuang keras menundukkan Atletico Madrid di babak semifinal tanpa kehadiran sang ujung tombak utama.
Konfirmasi Xabi Alonso dan Kesiapan Donatello di Final Supercopa
Kylian Mbappe sebelumnya terpaksa absen dalam dua laga krusial Real Madrid. Ia melewatkan kemenangan telak 5-1 atas Real Betis di ajang La Liga dan absen di laga semifinal Piala Super Spanyol akibat cedera lutut yang dialaminya.
Namun, proses pemulihan pemain yang dijuluki “Donatello” ini menunjukkan progres yang sangat positif.
Entrenador Real Madrid, Xabi Alonso, memberikan kabar yang sangat dinanti oleh para pendukung Los Blancos.
“Kondisinya (Mbappe) terus membaik. Dia akan menyusul kami dalam 24 jam ke depan di Jeddah,” ujar Alonso sebagaimana dilansir dari Sky Sports.
Meski sudah bergabung dengan tim, Alonso tetap bersikap hati-hati. Belum ada garansi bahwa Mbappe akan diturunkan sebagai starter.
Strategi paling realistis adalah menempatkannya sebagai pemain pengganti untuk memberikan dampak instan di babak kedua tanpa mengambil risiko cedera yang lebih parah.
Ketajaman yang Menyamai Rekor Cristiano Ronaldo
Kehadiran Mbappe di lapangan bukan sekadar tambahan jumlah pemain, melainkan suntikan daya ledak yang mengerikan.
Sepanjang tahun 2025, Mbappe tampil sangat dominan dengan membukukan total 59 gol dalam satu tahun kalender.
Catatan fantastis ini membuat namanya sejajar dengan legenda klub, Cristiano Ronaldo, sebagai pemain Real Madrid dengan produktivitas gol tertinggi dalam setahun.
Performa yang sedang on fire inilah yang membuat Madridistas optimis.
Dengan insting gol yang tajam dan kecepatan yang sulit dibendung, Mbappe diprediksi akan menjadi kunci bagi Real Madrid untuk membongkar pertahanan Barcelona yang dikenal solid di bawah asuhan Hansi Flick.
Motivasi Mbappe pun diyakini berlipat ganda karena ia ingin mempersembahkan trofi pertama bagi Madrid di awal tahun 2026 ini.
Rekor Mengerikan Mbappe Melawan Blaugrana
Bagi FC Barcelona, kabar kembalinya Mbappe adalah sinyal bahaya. Mantan penyerang Paris Saint-Germain tersebut memiliki rekor pertemuan yang sangat impresif saat menghadapi Blaugrana.
Dari sembilan pertemuan di berbagai kompetisi, Mbappe sukses menyarangkan 12 gol dan memberikan satu asis.
Fakta bahwa ia hampir selalu mencetak gol setiap kali bertemu Barcelona menjadi beban psikologis tersendiri bagi lini belakang tim Catalan.
Catatan sejarah menunjukkan bahwa Mbappe tahu betul cara mengeksploitasi ruang di lini pertahanan Barcelona.
Jika Hansi Flick tetap menerapkan garis pertahanan tinggi (high line defense), maka kecepatan Mbappe bisa menjadi senjata mematikan dalam skema serangan balik cepat yang menjadi ciri khas Real Madrid musim ini.
Misi Balas Dendam di Final Supercopa
Selain faktor teknis, aspek emosional juga akan memengaruhi performa Mbappe di final nanti.
Ia memiliki misi pribadi untuk membalas kekalahan menyakitkan dari lawan yang sama di ajang yang sama pada tahun lalu.
Kegagalan meraih trofi Piala Super Spanyol tahun 2025 menjadi motivasi tambahan bagi Mbappe untuk tampil habis-habisan.
Partai final ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan pembuktian siapa yang terbaik di daratan Spanyol.
Dengan kembalinya sang predator gol, Real Madrid kini memiliki kelengkapan senjata untuk meruntuhkan dominasi Barcelona dan membawa pulang trofi ke ibu kota.
Publik Jeddah dan jutaan penonton di seluruh dunia kini tinggal menanti, apakah “Donatello” akan kembali menjadi mimpi buruk bagi publik Catalan di laga Senin malam nanti.












