CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Aleppo Memanas: Gencatan Senjata Gagal, Militer Suriah Bersiap Gempur Distrik Kurdi

pri
11 Januari 2026
Foto: REUTERS/KARAM AL-MASRI

Foto: REUTERS/KARAM AL-MASRI

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

ALEPPO, WWW.PASJABAR.COM – Harapan untuk mengakhiri ketegangan di Kota Aleppo melalui jalur diplomasi pupus sudah. Upaya pemerintah Suriah untuk mengambil alih kendali penuh atas wilayah tersebut kini terancam berubah menjadi operasi militer besar-besaran. Hal ini terjadi setelah pasukan Kurdi secara tegas menolak tuntutan penarikan diri dari distrik-distrik strategis yang telah mereka kuasai selama lebih dari satu dekade.

Militer Suriah, di bawah pemerintahan Presiden Ahmed al-Sharaa, menyatakan bahwa tenggat waktu bagi pejuang Kurdi untuk mundur ke wilayah timur laut telah berakhir.

Kini, pasukan pemerintah bersiap bergerak memasuki Sheikh Maksoud dan Ashrafiyah, dua distrik terakhir yang masih menjadi benteng pertahanan Kurdi di Aleppo.

Kegagalan Diplomasi dan Penolakan “Syarat Menyerah” Distrik Kurdi

Kegagalan gencatan senjata yang diumumkan pada Jumat (9/1/2026) dipicu oleh perbedaan prinsip yang tajam.

Damaskus mewajibkan pasukan Kurdi untuk meninggalkan Aleppo sepenuhnya sebagai syarat perdamaian.

Namun, dewan-dewan Kurdi setempat melabeli tuntutan tersebut sebagai “seruan untuk menyerah” yang tidak terhormat.

“Kami akan mempertahankan lingkungan kami sendiri,” tegas perwakilan dewan Kurdi.

Mereka menuduh pemerintah tidak dapat dipercaya dalam menjamin keselamatan warga sipil Kurdi jika pasukan pertahanan mereka ditarik.

Baca juga:   Babak Baru Perang: Ayatollah Mojtaba Khamenei Dilantik Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Langsung Rudal Israel

Penolakan ini langsung direspons oleh Kementerian Pertahanan Suriah dengan memulai persiapan operasi perebutan wilayah secara paksa.

Dua pejabat keamanan Suriah mengonfirmasi kepada Reuters bahwa kekuatan militer kini menjadi satu-satunya jalan yang tersisa bagi Damaskus.

Dampak Kemanusiaan dan Tuduhan Kejahatan Warisan Perang

Konflik terbaru di Aleppo ini telah memakan biaya kemanusiaan yang sangat besar.

Sedikitnya sembilan warga sipil dilaporkan tewas dalam baku tembak beberapa hari terakhir, sementara lebih dari 140.000 orang terpaksa mengungsi untuk menghindari zona pertempuran.

Garis patahan pascaparang ini membuktikan bahwa persatuan Suriah masih sangat rapuh.

Ketegangan semakin meruncing dengan adanya saling tuduh terkait serangan terhadap infrastruktur sipil.

Pihak Kurdi mengklaim militer pemerintah telah membom sebuah rumah sakit, yang mereka sebut sebagai kejahatan perang.

Baca juga:   KBRI Sebut Tak Ada WNI yang jadi Korban Ledakan Bom di Turki

Sebaliknya, Damaskus membantah keras dan merilis rekaman udara yang menunjukkan lokasi tersebut sebenarnya adalah gudang senjata besar milik Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang meledak setelah terkena serangan udara.

Integrasi Militer yang Buntu dan Tekanan Regional

Akar permasalahan ini terletak pada alotnya proses integrasi pasukan Kurdi ke dalam struktur militer nasional Suriah.

Berdasarkan kesepakatan tahun lalu, SDF seharusnya melebur ke dalam Kementerian Pertahanan sebelum akhir 2025.

Namun, hingga awal 2026, kemajuan integrasi ini dinilai minim karena kelompok Kurdi enggan melepaskan otonomi keamanan mereka.

Di sisi lain, Turki terus memberikan tekanan hebat. Ankara memandang SDF sebagai perpanjangan tangan kelompok teroris PKK dan mengancam akan melakukan intervensi militer jika elemen Kurdi tidak segera meninggalkan Aleppo.

Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, menegaskan bahwa normalisasi di Aleppo hanya bisa terjadi melalui penarikan total unsur-unsur SDF dari kota tersebut.

Upaya Mediasi Barat di Bawah Bayang-Bayang Trump

Melihat risiko perang terbuka, negara-negara Barat mulai bergerak. Prancis dan Amerika Serikat dilaporkan sedang bekerja sama untuk melakukan deeskalasi.

Baca juga:   Harga Komoditas Pangan Berfluktuasi, Beras dan Cabai Alami Kenaikan

Presiden Emmanuel Macron telah mendesak Presiden al-Sharaa untuk menahan diri guna menjaga kesatuan Suriah.

Sementara itu, utusan AS, Tom Barrack, sedang dalam perjalanan menuju Damaskus untuk melakukan mediasi.

Washington memiliki kepentingan besar dalam menjaga stabilitas ini, terutama karena hubungan dekat antara pemerintahan al-Sharaa dengan administrasi Donald Trump yang terus berkembang.

Mediasi internasional kini difokuskan pada pencarian jalan tengah: penarikan pasukan bersenjata Kurdi dengan jaminan keamanan internasional bagi warga sipil Kurdi yang memilih tetap tinggal di Aleppo.

Jika mediasi ini gagal, Aleppo diprediksi akan kembali menjadi medan pertempuran berdarah yang dapat menghancurkan upaya rekonstruksi Suriah yang baru saja dimulai.

Status Konflik Aleppo (Data Per 10 Januari 2026)

Aspek Status Terkini
Status Gencatan Senjata Dinyatakan Gagal
Jumlah Pengungsi >140.000 Jiwa
Wilayah Sengketa Sheikh Maksoud & Ashrafiyah
Pihak Terlibat Pemerintah Suriah vs SDF/Asayish Kurdi
Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Ahmed al-SharaaAleppoBerita internasionaldonald trumpKrisis KemanusiaanKurdiPerang SuriahSDFSheikh MaksoudSuriahTurki


Related Posts

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. Foto/X/@WarMonitors
HEADLINE

Titah Pertama Ayatollah Mojtaba Khamenei: Perintahkan IRGC Tutup Selat Hormuz dan Sita Aset AS

13 Maret 2026
Foto: Anadolu via Getty Images/Anadolu
HEADLINE

Iran Terancam Absen di Piala Dunia 2026, Mehdi Taj Kritik Kondisi Tuan Rumah Amerika Serikat

12 Maret 2026
Mojtaba Khamenei (dok. AFP)
HEADLINE

Profil Mojtaba Khamenei: “Penjaga Gerbang” Teheran yang Kini Menjadi Pemimpin Tertinggi Iran

9 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

ITB HMT lagu
HEADLINE

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM - Himpunan Mahasiswa Tambang Institut Teknologi Bandung (HMT ITB) menyampaikan pernyataan sikap terkait beredarnya lagu...

rusun ASN

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

15 April 2026
bedah rumah

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

15 April 2026
kawasan gedung sate

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

15 April 2026
kendaraan listrik mbg

Kendaraan Listrik Untuk Distribusi MBG Ciptaan SMKN 8 Bandung Siap Diproduksi 

14 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

Kendaraan Listrik Untuk Distribusi MBG Ciptaan SMKN 8 Bandung Siap Diproduksi 

Xiaomi 18 Pro Bocoran Terbaru Ungkap Spesifikasi Kamera dan Baterai

Roblox Luncurkan Akun Kids dan Select untuk Perlindungan Anak

Tiket Hari Pembuka Polytron Indonesia Open 2026 Dijual Mulai Rp40 Ribu

BMKG: Mayoritas Wilayah Jabar Masuki Kemarau Lebih Cepat

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.