CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 18 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Aleppo Memanas: Gencatan Senjata Gagal, Militer Suriah Bersiap Gempur Distrik Kurdi

pri
11 Januari 2026
Foto: REUTERS/KARAM AL-MASRI

Foto: REUTERS/KARAM AL-MASRI

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

ALEPPO, WWW.PASJABAR.COM – Harapan untuk mengakhiri ketegangan di Kota Aleppo melalui jalur diplomasi pupus sudah. Upaya pemerintah Suriah untuk mengambil alih kendali penuh atas wilayah tersebut kini terancam berubah menjadi operasi militer besar-besaran. Hal ini terjadi setelah pasukan Kurdi secara tegas menolak tuntutan penarikan diri dari distrik-distrik strategis yang telah mereka kuasai selama lebih dari satu dekade.

Militer Suriah, di bawah pemerintahan Presiden Ahmed al-Sharaa, menyatakan bahwa tenggat waktu bagi pejuang Kurdi untuk mundur ke wilayah timur laut telah berakhir.

Kini, pasukan pemerintah bersiap bergerak memasuki Sheikh Maksoud dan Ashrafiyah, dua distrik terakhir yang masih menjadi benteng pertahanan Kurdi di Aleppo.

Kegagalan Diplomasi dan Penolakan “Syarat Menyerah” Distrik Kurdi

Kegagalan gencatan senjata yang diumumkan pada Jumat (9/1/2026) dipicu oleh perbedaan prinsip yang tajam.

Damaskus mewajibkan pasukan Kurdi untuk meninggalkan Aleppo sepenuhnya sebagai syarat perdamaian.

Namun, dewan-dewan Kurdi setempat melabeli tuntutan tersebut sebagai “seruan untuk menyerah” yang tidak terhormat.

“Kami akan mempertahankan lingkungan kami sendiri,” tegas perwakilan dewan Kurdi.

Mereka menuduh pemerintah tidak dapat dipercaya dalam menjamin keselamatan warga sipil Kurdi jika pasukan pertahanan mereka ditarik.

Baca juga:   Belasan Aset Dokumen Rahasia Disita di Rumah Donald Trump

Penolakan ini langsung direspons oleh Kementerian Pertahanan Suriah dengan memulai persiapan operasi perebutan wilayah secara paksa.

Dua pejabat keamanan Suriah mengonfirmasi kepada Reuters bahwa kekuatan militer kini menjadi satu-satunya jalan yang tersisa bagi Damaskus.

Dampak Kemanusiaan dan Tuduhan Kejahatan Warisan Perang

Konflik terbaru di Aleppo ini telah memakan biaya kemanusiaan yang sangat besar.

Sedikitnya sembilan warga sipil dilaporkan tewas dalam baku tembak beberapa hari terakhir, sementara lebih dari 140.000 orang terpaksa mengungsi untuk menghindari zona pertempuran.

Garis patahan pascaparang ini membuktikan bahwa persatuan Suriah masih sangat rapuh.

Ketegangan semakin meruncing dengan adanya saling tuduh terkait serangan terhadap infrastruktur sipil.

Pihak Kurdi mengklaim militer pemerintah telah membom sebuah rumah sakit, yang mereka sebut sebagai kejahatan perang.

Baca juga:   Tips Puasa Lancar dan Sehat dengan Pola Hidup Tepat

Sebaliknya, Damaskus membantah keras dan merilis rekaman udara yang menunjukkan lokasi tersebut sebenarnya adalah gudang senjata besar milik Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang meledak setelah terkena serangan udara.

Integrasi Militer yang Buntu dan Tekanan Regional

Akar permasalahan ini terletak pada alotnya proses integrasi pasukan Kurdi ke dalam struktur militer nasional Suriah.

Berdasarkan kesepakatan tahun lalu, SDF seharusnya melebur ke dalam Kementerian Pertahanan sebelum akhir 2025.

Namun, hingga awal 2026, kemajuan integrasi ini dinilai minim karena kelompok Kurdi enggan melepaskan otonomi keamanan mereka.

Di sisi lain, Turki terus memberikan tekanan hebat. Ankara memandang SDF sebagai perpanjangan tangan kelompok teroris PKK dan mengancam akan melakukan intervensi militer jika elemen Kurdi tidak segera meninggalkan Aleppo.

Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, menegaskan bahwa normalisasi di Aleppo hanya bisa terjadi melalui penarikan total unsur-unsur SDF dari kota tersebut.

Upaya Mediasi Barat di Bawah Bayang-Bayang Trump

Melihat risiko perang terbuka, negara-negara Barat mulai bergerak. Prancis dan Amerika Serikat dilaporkan sedang bekerja sama untuk melakukan deeskalasi.

Baca juga:   Kue Balok AA Kembar Bandung, Resep Tradisional Sejak 1960-an

Presiden Emmanuel Macron telah mendesak Presiden al-Sharaa untuk menahan diri guna menjaga kesatuan Suriah.

Sementara itu, utusan AS, Tom Barrack, sedang dalam perjalanan menuju Damaskus untuk melakukan mediasi.

Washington memiliki kepentingan besar dalam menjaga stabilitas ini, terutama karena hubungan dekat antara pemerintahan al-Sharaa dengan administrasi Donald Trump yang terus berkembang.

Mediasi internasional kini difokuskan pada pencarian jalan tengah: penarikan pasukan bersenjata Kurdi dengan jaminan keamanan internasional bagi warga sipil Kurdi yang memilih tetap tinggal di Aleppo.

Jika mediasi ini gagal, Aleppo diprediksi akan kembali menjadi medan pertempuran berdarah yang dapat menghancurkan upaya rekonstruksi Suriah yang baru saja dimulai.

Status Konflik Aleppo (Data Per 10 Januari 2026)

Aspek Status Terkini
Status Gencatan Senjata Dinyatakan Gagal
Jumlah Pengungsi >140.000 Jiwa
Wilayah Sengketa Sheikh Maksoud & Ashrafiyah
Pihak Terlibat Pemerintah Suriah vs SDF/Asayish Kurdi
Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Ahmed al-SharaaAleppoBerita internasionaldonald trumpKrisis KemanusiaanKurdiPerang SuriahSDFSheikh MaksoudSuriahTurki


Related Posts

Massa demonstran turun ke jalan membela Renee Nicole Good, wanita AS yang ditembak mati agen ICE di Minneapolis. Foto/Allie Ippolito/ via The Inquirer
CAHAYA PASUNDAN

Minneapolis Membara: Penembakan Warga oleh Agen ICE Picu Perang Terbuka Trump vs Demokrat

11 Januari 2026
Foto: Ribuan warga turun ke jalan di wilayah Mashad, Iran untuk memprotes atas kesulitan ekonomi di seluruh negeri. (X/@Osint613)
HEADLINE

Iran di Titik Didih: Donald Trump Tebar Ancaman di Tengah Gelombang Protes yang Menelan Puluhan Korban

10 Januari 2026
Foto: Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping saat mengadakan pertemuan bilateral di Bandara Internasional Gimhae, di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC), di Busan, Korea Selatan, 30 Oktober 2025. REUTERS/Evelyn Hockstein
HEADLINE

Efek Domino Venezuela: Benarkah Xi Jinping Akan Memanfaatkan Langkah Trump untuk Tekan Taiwan?

10 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Galeri Rasulullah
HEADLINE

Menelusuri Sejarah Nabi di Galeri Rasulullah Masjid Raya Al Jabbar

17 Januari 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM - Galeri Rasulullah yang berlokasi di kawasan Masjid Raya Al Jabbar, Kota Bandung, menjadi salah...

grand theft auto vi

Perilisan Grand Theft Auto VI Tertunda, Ini Alasan Take-Two

17 Januari 2026
KA Ciremai

Terdampak Banjir, KA Ciremai Bandung–Semarang Batal Beroperasi

17 Januari 2026
Onic Esports

Onic Esports Vs Team Falcons, Penentuan Tiket Knockout M7

17 Januari 2026
samsung s26 ultra

Samsung Galaxy S26 Ultra Dipastikan Siap Dipasarkan di Indonesia

17 Januari 2026

Highlights

Onic Esports Vs Team Falcons, Penentuan Tiket Knockout M7

Samsung Galaxy S26 Ultra Dipastikan Siap Dipasarkan di Indonesia

The RIP Jadi Film Thriller Netflix Paling Dinantikan Januari 2026

BMKG Prakirakan Cuaca: Hujan Ringan Hingga Petir di Sejumlah Kota

Libur Panjang Isra Mi’raj, Aktivitas Botram Ramai di Bandung Zoo

Jawaban Bojan Hodak soal Calon Pemain Baru Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.