CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM — Satreskrim Polres Cimahi berhasil mengungkap misteri penemuan jasad seorang pelajar SMP, yang ditemukan membusuk di kawasan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.
Korban berinisial ZAQ yang masih berusia 14 tahun ditemukan oleh warga di sebuah bekas tempat objek wisata Kampung Gajah, Jum’at (13/2/26) malam.
Berdasarkan hasil identifikasi tim Inafis, korban merupakan pelajar salah satu sekolah menengah pertama di Kota Bandung.
Pelaku yang juga masih di bawah umur tega menghabisi nyawa korban karena merasa sakit hati diputuskan hubungan pertemanannya.
Tersangka utama yang berasal dari Garut menusukkan senjata tajam sebanyak 8 kali ke arah perut korban hingga meninggal dunia.
Penemuan Jasad Setelah Lima Hari Terlantar Serta Keberhasilan Polisi Mengamankan Pelaku Dalam Waktu Kurang Dari 24 Jam
Jasad korban dibiarkan membusuk selama lima hari di lokasi kejadian, sebelum akhirnya ditemukan oleh sejumlah konten kreator, yang sedang melakukan penelusuran misteri.
Kapolres Cimahi AKBP Niko Adiputra menyatakan bahwa jajaran kepolisian berhasil mengamankan dua orang pelaku yang masih berstatus di bawah umur.
Selain menangkap para pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti penting seperti seragam sekolah, serta sepatu milik korban.
Handphone milik korban serta sepeda motor dan senjata tajam yang digunakan oleh pelaku turut disita sebagai alat bukti kuat.
Kini para pelaku yang masih berusia remaja tersebut terancam hukuman pidana penjara maksimal seumur hidup atas perbuatan keji mereka.
Detail Kasus Pembunuhan Pelajar
| Aspek Informasi | Detail Keterangan Kasus |
| Identitas Korban | ZAQ (14 Tahun), Pelajar SMP Kota Bandung |
| Lokasi Kejadian | Eks Objek Wisata Kampung Gajah |
| Motif Pelaku | Sakit Hati Karena Diputus Hubungan Pertemanan |
| Kondisi Jasad | Membusuk Selama 5 Hari di Lokasi Kejadian |
| Tindakan Kekerasan | 8 Tusukan Senjata Tajam di Bagian Perut |
| Status Pelaku | Dua Remaja di Bawah Umur (Asal Garut) |
(Uby)












