WWW.PASJABAR.COM – Ahli gizi Rita Ramayulis, DCN, M.Kes., menekankan pentingnya konsumsi buah dan sayur saat sahur dan berbuka puasa guna menjaga kelancaran sistem pencernaan.
Menurutnya, kedua kelompok pangan tersebut merupakan sumber utama serat harian yang sangat dibutuhkan tubuh selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan.
“Semua buah dan semua jenis sayur itu efektif untuk membantu pencernaan lancar. Tetapi kalau dicari yang paling cepat membantu, pepaya termasuk yang baik karena mengandung enzim pencernaan,” kata Rita, dilansir dari ANTARA, Rabu (19/2/2026).
Dosen Universitas Faletehan Serang itu menjelaskan bahwa pada dasarnya seluruh jenis buah dan sayur memiliki manfaat dalam mendukung fungsi saluran cerna, terutama ketika pola makan berubah selama puasa.
Asupan serat yang cukup membantu mencegah sembelit serta menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Pilihan untuk Dukung Pencernaan
Rita menyebut pepaya sebagai salah satu buah yang efektif karena mengandung enzim papain yang membantu proses pemecahan makanan. Selain itu, alpukat juga menjadi pilihan baik karena mengandung lemak sehat yang mendukung fungsi cerna. Sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama saat berpuasa.
Buah naga pun kerap dikaitkan dengan kelancaran buang air besar berkat kandungan serat dan air yang tinggi. Buah tersebut dapat dikonsumsi baik saat sahur maupun berbuka untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan dan serat tubuh.
Untuk sayuran, Rita menyarankan jenis yang relatif mudah dicerna seperti bayam dan wortel. Selain praktis diolah, keduanya mudah dipadukan dengan berbagai menu utama. Sayuran hijau lainnya serta sayur buah seperti labu siam juga dinilai baik untuk menjaga kesehatan pencernaan.
Ia menyarankan masyarakat membagi konsumsi keduanya antara waktu sahur dan berbuka agar kebutuhan serat tetap terpenuhi meski frekuensi makan berkurang.
Kombinasi buah, sayur, serta lauk berprotein hewani dan nabati akan membantu menjaga keseimbangan gizi dan memastikan sistem pencernaan tetap optimal sepanjang Ramadhan. (han)












