CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 11 Maret 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Misi Kemanusiaan: Pemprov Jabar Pulangkan 12 Korban TPPO dari Maumere

Uby
26 Februari 2026
Pemprov Jabar pulangkan 12 korban TPPO dari Maumere, NTT, data mengejutkan mengenai ratusan warga Jabar yang masih terjebak. (Uby/pasjabar)

Pemprov Jabar pulangkan 12 korban TPPO dari Maumere, NTT, data mengejutkan mengenai ratusan warga Jabar yang masih terjebak. (Uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan komitmen serius dalam melindungi warganya dari praktik eksploitasi manusia. Pada Rabu malam, sebanyak 12 warga Jawa Barat yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), berhasil dipulangkan ke tanah kelahiran mereka.

Kepulangan ini menjadi akhir dari mimpi buruk yang dialami para korban setelah terjebak dalam pusaran penipuan bermodus tawaran pekerjaan dengan gaji besar.

Pemulihan Fisik dan Mental Korban TPPO Maumere di Unit Pelayanan Terpadu

Setibanya di Jawa Barat, kedua belas korban tidak langsung dipulangkan ke rumah masing-masing.

Mereka diarahkan untuk menjalani serangkaian pemeriksaan menyeluruh di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Jawa Barat.

Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi kesehatan fisik mereka dalam keadaan baik setelah menjalani masa-masa sulit di daerah perantauan.

Baca juga:   Banjir Masih Rendam Enam Kecamatan di Kabupaten Bandung

Selain pemeriksaan fisik, Pemprov Jabar memberikan perhatian khusus pada aspek psikologis. Para korban akan mendapatkan pendampingan intensif untuk pemulihan mental.

Trauma akibat praktik perdagangan orang seringkali meninggalkan luka batin yang dalam, sehingga rehabilitasi psikis menjadi prioritas utama sebelum mereka kembali berinteraksi secara penuh dengan masyarakat di lingkungan asal mereka.

Modus Penipuan Gaji Besar dan Tersangka Pasutri

Kasus ini bermula dari janji manis sepasang suami istri yang berperan sebagai perekrut. Para korban diiming-imingi pekerjaan di Maumere, NTT, dengan imbalan gaji yang menggiurkan.

Namun, kenyataan yang mereka hadapi jauh dari janji tersebut; mereka diduga dieksploitasi dan menjadi korban perdagangan orang.

Saat ini, pasangan suami istri tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Intervensi langsung dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mendatangi para korban di Maumere setelah menerima aduan.

Baca juga:   Paguyuban Pasundan dan TB Hasanuddin Pantau Wisata Gua Dawa Pasundan

Dalam pertemuan tersebut, para korban mengungkapkan keinginan kuat untuk segera pulang ke Jawa Barat karena merasa terjebak dalam situasi yang tidak diinginkan.

Respon cepat dari pimpinan daerah ini menjadi kunci keberhasilan evakuasi dan pemulangan para korban tepat waktu.

Data Mengkhawatirkan: Ratusan Warga Jabar Masih Terjebak

Meskipun 12 orang telah berhasil dipulangkan, kabar kurang sedap muncul dari Tim Kuasa Hukum Jabar Istimewa.

Berdasarkan keterangan Jutek Bongso selaku Ketua Tim Hukum, diduga masih ada sekitar 198 warga Jawa Barat lainnya yang saat ini bekerja di berbagai tempat hiburan malam (PUB) di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

Data ini menunjukkan bahwa jaringan TPPO memiliki jangkauan yang luas dan masih banyak warga Jabar yang berpotensi menjadi korban eksploitasi serupa.

Pemprov Jabar bersama tim hukum berkomitmen untuk terus menelusuri keberadaan warga lainnya dan melakukan upaya advokasi, serta penyelamatan jika ditemukan adanya unsur tindak pidana dalam pola perekrutan dan pekerjaan mereka.

Baca juga:   Hubungan (Nisbah) Akidah, Syariah, dan Akhlak

Membangun Masa Depan yang Lebih Baik

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa tanggung jawab mereka tidak berhenti pada pemulangan saja.

Para korban akan diberikan pembinaan khusus agar mereka dapat kembali mandiri dan produktif.

Tujuannya adalah membantu mereka mencari jalan kehidupan yang lebih baik.

Agar nantinya tidak tergiur kembali oleh tawaran pekerjaan luar daerah yang tidak jelas legalitasnya.

Program pemberdayaan ekonomi dan pelatihan keterampilan diharapkan menjadi solusi jangka panjang agar warga Jawa Barat tidak mudah terjebak dalam skema TPPO di masa mendatang.

Pengawasan terhadap agen penyalur tenaga kerja juga akan semakin diperketat guna memutus mata rantai perdagangan manusia yang kerap menyasar masyarakat dengan kondisi ekonomi rentan. (Uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: berita Jawa Barat hari iniDedi MulyadiDedi Mulyadi TPPO NTThukumHuman Traffickingjawa baratJutek Bongso Jabar IstimewaMaumerePemprov JabarPemulangan Korban TPPO Jawa Barat MaumereRehabilitasi korban TPPO JabarTindak Pidana Perdagangan Orang NTTTPPO


Related Posts

DPRD Kota Bekasi Berbagi Takjil
PASJABAR

Semarak HUT ke-29 Kota Bekasi, DPRD Kota Bekasi Berbagi Takjil kepada Masyarakat

11 Maret 2026
Hut Kota Bekasi
PASJABAR

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi: Sinergi Eksekutif dan Legislatif Mewujudkan Kota yang “Semakin Keren dan Nyaman”

11 Maret 2026
Ketua Umum FPTI Yenny Wahid. (ANTARA FOTO/WAHY PUTRO A)
HEADLINE

Ketum FPTI Janji Usut Tuntas Dugaan Pemotongan Bonus Atlet oleh Terduga Pelaku Pelecehan

5 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

DPRD Kota Bekasi Berbagi Takjil
PASJABAR

Semarak HUT ke-29 Kota Bekasi, DPRD Kota Bekasi Berbagi Takjil kepada Masyarakat

11 Maret 2026

# DPRD Kota Bekasi Berbagi Takjil BEKASI, WWW.PASJABAR.COM -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi menggelar...

Hut Kota Bekasi

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi: Sinergi Eksekutif dan Legislatif Mewujudkan Kota yang “Semakin Keren dan Nyaman”

11 Maret 2026
Pascasarjana Unpas

Ismah Nashirotunnisa Raih Gelar Doktor Manajemen Unpas, Teliti Tata Kelola Aset Daerah

11 Maret 2026
kotak amal masjid cimahi

Kotak Amal Masjid di Cimahi Dibobol Pencuri Beratribut Ojek Online

11 Maret 2026
Pascasarjana Unpas

Teguh Iman Basuki Raih Gelar Doktor Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti Loyalitas Nasabah Mobile Banking

11 Maret 2026

Highlights

Kotak Amal Masjid di Cimahi Dibobol Pencuri Beratribut Ojek Online

Teguh Iman Basuki Raih Gelar Doktor Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti Loyalitas Nasabah Mobile Banking

Ribuan Pemudik Mulai Padati Stasiun Bandung H-10 Lebaran

Hasil Lazio vs Sassuolo 2-1: Gol Dramatis Menit Akhir Gagalkan Poin Jay Idzes cs

Prediksi Bayer Leverkusen vs Arsenal di BayArena

Puluhan Anak Yatim Dapat Santunan, STKIP Pasundan Cimahi Gelar Buka Bersama Ramadan Penuh Kepedulian

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.