CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Toleransi di Ujung Tanduk: Pelatih Manchester City Kecam Sorakan Suporter Leeds terhadap Pemain Muslim

pri
1 Maret 2026
Getty Images Sport

Getty Images Sport

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — Pertandingan Premier League antara Leeds United dan Manchester City di Elland Road pada Sabtu (28/2/2026) dinodai oleh aksi tidak terpuji dari sebagian pendukung tuan rumah.

Insiden bermula ketika pertandingan dihentikan sejenak untuk memberikan kesempatan bagi trio pemain Manchester City—Rayan Ait-Nouri, Rayan Cherki, dan Omar Marmoush—untuk berbuka puasa Ramadan saat matahari terbenam.

Bukannya menunjukkan rasa hormat, sejumlah suporter justru melayangkan sorakan dan siulan ketidakpuasan, yang kemudian memicu kecaman keras dari manajer City, Pep Guardiola.

Insiden Berbuka Puasa di Tengah Laga Leeds United dan Manchester City

Momen berbuka puasa di tengah pertandingan sebenarnya telah menjadi protokol resmi yang disepakati oleh Premier League sejak tahun 2021.

Di Elland Road, pemberitahuan mengenai jeda singkat ini bahkan telah ditayangkan melalui layar besar di stadion.

Namun, saat wasit menghentikan permainan agar Ait-Nouri, Cherki, dan Marmoush dapat mengonsumsi cairan dan asupan vitamin, atmosfer stadion berubah menjadi tidak ramah.

Baca juga:   Waspada Kebangkitan Setan Merah: Mikel Arteta Soroti Perubahan Taktik Michael Carrick Menjelang Duel Panas di Stadion Emirates Esok Malam

Sejumlah pendukung Leeds menyuarakan ejekan atas penundaan pertandingan tersebut.

Hal ini sangat disayangkan mengingat ketiga pemain tersebut telah menjalankan ibadah puasa sejak fajar di tengah tuntutan fisik yang sangat berat di lapangan.

Jeda satu atau dua menit tersebut seharusnya menjadi simbol inklusivitas sepak bola modern, namun justru menjadi panggung bagi perilaku diskriminatif.

Kecaman Pep Guardiola dan Seruan Toleransi

Dalam konferensi pers pascapertandingan, Pep Guardiola tidak mampu menyembunyikan kekecewaannya.

Pelatih asal Catalunya itu menegaskan bahwa menghormati keberagaman agama adalah fondasi penting dalam kehidupan di dunia modern.

Ia mempertanyakan alasan di balik sorakan tersebut, mengingat durasi jeda yang sangat singkat dan tidak mengganggu jalannya kompetisi secara signifikan.

“Ini dunia modern, kan? Hormati agama, keragaman, itulah intinya,” ujar Guardiola.

Ia menambahkan bahwa para pemainnya memerlukan asupan vitamin dan cairan karena tidak makan sepanjang hari demi menjalankan kewajiban agama mereka.

Baca juga:   Warga Desa Wangunharja Protes Jalan Rusak dengan Mancing di Kubangan

Guardiola menekankan bahwa tindakan suporter tersebut mencerminkan kurangnya empati terhadap realitas kehidupan yang dijalani oleh para atlet Muslim di kancah global.

Respons Kick It Out: Pendidikan Sepak Bola Masih Kurang

Lembaga anti-diskriminasi, Kick It Out, turut angkat bicara dan menyebut insiden tersebut sebagai sesuatu yang “sangat mengecewakan”.

Menurut mereka, protokol berbuka puasa seharusnya menjadi instrumen pendidikan bagi komunitas sepak bola agar lebih ramah terhadap pemain dan komunitas Muslim.

Dalam pernyataan resminya, Kick It Out menyebutkan bahwa reaksi penonton di Elland Road membuktikan bahwa sepak bola Inggris masih memiliki perjalanan panjang dalam hal edukasi dan penerimaan terhadap perbedaan.

Insiden ini dianggap sebagai kemunduran dari upaya bertahun-tahun dalam memerangi rasisme dan intoleransi agama di tribun stadion.

Penyesalan Kubu Leeds United

Pihak Leeds United sendiri, melalui asisten manajer Edmund Riemer, mengakui adanya sorakan tersebut meski ia sendiri sempat sangat fokus pada jalannya laga.

Baca juga:   Intervensi Pep Guardiola: Larangan "Bicara" dengan Real Madrid demi Erling Haaland

Riemer, yang menggantikan Daniel Farke karena kartu merah, menyatakan rasa kecewanya dan meminta maaf atas perilaku sebagian suporter tersebut.

“Kita perlu melakukan yang lebih baik di masa depan,” kata Riemer singkat.

Pernyataan ini menegaskan bahwa pihak klub menyadari adanya masalah internal terkait perilaku suporter mereka.

Insiden ini diprediksi akan memicu investigasi lebih lanjut dari FA guna memastikan perlindungan terhadap hak-hak beragama pemain di lapangan hijau tetap terjaga.

Detail Insiden Ramadan di Premier League 2026 Leeds United Vs Manchester City

Aspek Informasi Terkait
Lokasi Stadion Elland Road (Kandang Leeds United)
Pemain Terdampak Rayan Ait-Nouri, Rayan Cherki, Omar Marmoush
Pihak Mengecam Pep Guardiola & Kick It Out
Durasi Jeda 1-2 Menit (Protokol Resmi)
Status Aturan Disepakati Premier League sejak 2021

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Berita terbaru Manchester City 2026Diskriminasi agama di Elland RoadintoleransiKick It Out kritik Leeds UnitedLeeds UnitedManchester CityOmar Marmoush Manchester City puasaPep GuardiolaPep Guardiola kritik suporter Leeds pemain Muslim puasapremier LeagueramadanRayan Cherki buka puasa Ramadan Premier Leaguesepak bola


Related Posts

Mikel Arteta balas pernyataan Pep Guardiola jika Man City kalah maka peluang juaranya habis. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
HEADLINE

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

18 April 2026
Manajer Coventry City Frank Lampard. (Foto: Getty Images/Lewis Storey)
HEADLINE

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

18 April 2026
Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters
HEADLINE

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.