WWW.PASJABAR.COM — AC Milan sukses memetik poin penuh secara dramatis saat bertandang ke markas Cremonese dalam lanjutan pekan ke-27 Serie A 2025/2026, Minggu (1/3/2026) waktu setempat.
Bermain di Stadion Giovanni Zini, skuad asuhan Rossoneri dipaksa bekerja ekstra keras oleh lini pertahanan tuan rumah yang disiplin.
Namun, mentalitas juara berbicara di penghujung laga ketika AC Milan berhasil mencetak dua gol krusial melalui Strahinja Pavlovic dan Rafael Leao untuk mengunci kemenangan 2-0.
Kebuntuan di Babak Pertama dan Ancaman Jamie Vardy
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi di mana Cremonese yang tampil di hadapan pendukung sendiri mencoba mengambil inisiatif serangan.
Tim tuan rumah nyaris mengejutkan Milan melalui skema serangan balik cepat yang diakhiri dengan tembakan penyerang veteran, Jamie Vardy.
Beruntung bagi Milan, akurasi tembakan Vardy masih melenceng tipis dari gawang yang dijaga Mike Maignan.
Milan pun tak tinggal diam dan membalas melalui pergerakan eksplosif Rafael Leao di sisi sayap.
Leao sempat melepaskan tendangan keras, namun bola hanya menyamping dari gawang Cremonese yang dikawal ketat oleh kiper tim nasional Indonesia, Emil Audero.
Sepanjang sisa babak pertama, dominasi lini tengah yang dibangun Youssouf Fofana dan Adrien Rabiot terus menekan pertahanan tuan rumah, namun skor kacamata tetap bertahan hingga turun minum akibat penyelesaian akhir yang kurang klinis.
Tembok Kokoh Emil Audero di Bawah Mistar
Memasuki babak kedua, AC Milan meningkatkan daya gedor mereka secara signifikan. Kolaborasi antara Rabiot dan Leao berulang kali menciptakan peluang emas di dalam kotak penalti.
Namun, performa gemilang Emil Audero menjadi momok bagi lini depan Milan. Audero tercatat melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk saat menepis tendangan jarak dekat Rafael Leao yang mengarah ke sudut gawang.
Frustrasi mulai menyelimuti para pemain Milan saat waktu terus berjalan menuju menit-menit akhir.
Cremonese yang mengandalkan pertahanan gerendel tampaknya akan berhasil mengamankan satu poin penting dalam misi mereka menjauh dari zona degradasi.
Hingga menit ke-89, papan skor masih belum berubah, membuat publik Giovanni Zini optimis timnya mampu menahan imbang sang raksasa Milan.
Pecahnya Kebuntuan Lewat Sundulan Strahinja Pavlovic
Petaka bagi tuan rumah akhirnya datang tepat pada menit ke-90. Melalui skema bola mati yang tertata, bek muda Koni De Winter melepaskan umpan silang akurat ke jantung pertahanan Cremonese.
Strahinja Pavlovic yang naik membantu serangan berhasil memenangi duel udara dan menyambut bola dengan sundulan tajam yang tak mampu dihalau oleh Audero.
Gol tersebut seketika meruntuhkan mental para pemain Cremonese. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Unggul satu gol tidak membuat Milan mengendurkan serangan; mereka justru memanfaatkan celah yang terbuka saat Cremonese mencoba keluar menyerang untuk menyamakan kedudukan.
Gol Penutup Rafael Leao dan Peta Persaingan Scudetto
Empat menit berselang, tepatnya pada menit 90+4, Milan melancarkan serangan balik kilat. Christopher Nkunku memberikan umpan matang kepada Rafael Leao yang berdiri bebas.
Dengan tenang, bintang asal Portugal tersebut melepaskan tembakan terukur yang bersarang di pojok gawang, sekaligus menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Kemenangan ini sangat vital bagi AC Milan dalam perburuan gelar juara. Tambahan tiga poin membuat mereka kini mengoleksi 57 poin dari 27 laga dan duduk di posisi kedua klasemen sementara, terpaut 10 poin dari Inter Milan di puncak.
Sebaliknya, bagi Cremonese, hasil ini membuat posisi mereka di peringkat ke-17 kian terancam, karena hanya unggul selisih gol dari zona merah.
Perjuangan Emil Audero dan kolega untuk bertahan di kasta tertinggi Italia pun dipastikan akan semakin berat di sisa musim.
Statistik Pertandingan AC Milan VS Cremonese
| Aspek Pertandingan | AC Milan | Cremonese |
| Skor Akhir | 2 | |
| Pencetak Gol | Pavlovic (90′), Leao (90+4′) | – |
| Penguasaan Bola | 62% | 38% |
| Penyelamatan Kiper | 2 (Maignan) | 6 (Emil Audero) |
| Posisi Klasemen | 2 | 17 |












