Dilansir dari ANTARA pada Senin (6/4/2026), pendiri sekaligus CEO Green World Design, Rohana Sarah, mengatakan bahwa ruang belajar sering kali dianggap sebagai area tambahan yang jarang dimaksimalkan.
Padahal, desain ruang yang tepat dapat berpengaruh besar terhadap efisiensi kerja seseorang.
“Tidak mendesain ruang belajar yang layak dan mengoptimalkannya dapat memengaruhi efisiensi dan produktivitas Anda, membuat pekerjaan terasa seperti tugas yang membosankan. Dengan fokus yang lebih baik, hasil kerja Anda akan jauh lebih baik,” ujar Sarah.
Ia menekankan bahwa sejumlah elemen desain sederhana dapat meningkatkan konsentrasi sekaligus mengurangi gangguan visual maupun kognitif.
Elemen Desain Penunjang Produktivitas
Salah satu faktor utama adalah pencahayaan alami. Menurut Sarah, cahaya yang terlalu menyilaukan atau tidak konsisten dapat menyebabkan kelelahan. Oleh karena itu, ruang belajar sebaiknya diatur agar mendapatkan cahaya alami yang merata dengan tambahan elemen peneduh.
Selain itu, kenyamanan termal juga menjadi perhatian penting. Ruangan yang terlalu panas atau tidak memiliki sirkulasi udara baik dapat menurunkan fokus. Ventilasi silang dan penataan bukaan jendela yang tepat dapat membantu menjaga suhu ruangan tetap stabil tanpa ketergantungan pada pendingin udara.
Faktor lain adalah kepadatan visual. Ruang yang terlalu berantakan atau memiliki terlalu banyak variasi material dapat mengganggu konsentrasi. Penggunaan penyimpanan tertutup dan desain yang minimalis dapat membantu menciptakan suasana lebih tenang.
Penempatan meja kerja juga tidak kalah penting. Meja disarankan menghadap area yang tenang seperti cahaya alami dari jendela atau dinding berwarna lembut untuk mengurangi kelelahan visual.
Selain itu, aspek akustik seperti penggunaan karpet, tirai, atau furnitur berlapis dapat membantu meredam suara agar konsentrasi tetap terjaga.
Dengan penataan yang tepat, ruang belajar tidak hanya menjadi tempat aktivitas, tetapi juga ruang yang mendukung produktivitas dan kenyamanan dalam jangka panjang. (han)