CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

DSDABM Bandung: Kolam Retensi dan Sumur Imbuhan Jadi Andalan Atasi Debit Air Tinggi

Tiwi Kasavela
16 April 2026
DSDABM Bandung: Kolam Retensi dan Sumur Imbuhan Jadi Andalan Atasi Debit Air Tinggi

Tim UPTD Tegallega DSDABM Kota Bandung melakukan perbaikan pondasi saluran drainase yang ambrol di kawasan Bandung Kulon. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM— Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) terus mengupayakan berbagai langkah untuk mengatasi tingginya debit air sungai yang kerap memicu genangan dan banjir di sejumlah titik.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DSDABM Kota Bandung, Dini Dianawati, dalam talkshow di Radio Sonata, Selasa (14/4/2026).

Menurut Dini, keterbatasan kapasitas sungai membuat pemerintah harus mencari solusi tambahan untuk menampung limpasan air, terutama saat curah hujan tinggi.

“Sungai kita kapasitasnya terbatas. Dengan debit air yang besar, kami membangun ruang penampung sementara seperti kolam retensi, atau yang sering disebut embung,” ujar Dini.

Ia menjelaskan, kolam retensi berfungsi sebagai “parkir air” untuk menahan sementara debit air sebelum dialirkan kembali ke sungai. Selain itu, DSDABM juga menjalankan program Sumur Imbuhan Dalam di sekitar 20 titik pada tahun ini, serta melakukan konservasi di wilayah hulu melalui penanaman pohon.

Baca juga:   Rektor Unpas Ingin Pascasarjana Tekankan Disiplin, Etos Kerja, dan Layanan Prima untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Meski demikian, Dini mengakui bahwa kapasitas penanganan masih belum sepenuhnya mencukupi. Saat ini, masih terdapat pekerjaan rumah dalam menampung sisa debit air yang belum tertangani.

“Kita masih punya PR sekitar 12 ribu (debit air). Penanganannya bertahap, mudah-mudahan hingga 2027 bisa bertambah lagi kapasitas tampungnya,” kata dia.

Dini menambahkan, pembangunan kolam retensi di Bandung tidak bisa dilakukan secara terpusat karena keterbatasan lahan. Oleh sebab itu, pemanfaatan lahan milik pemerintah menjadi strategi utama untuk menambah titik-titik penampungan air.

Selain faktor sungai, kondisi infrastruktur jalan dan drainase juga turut memengaruhi potensi genangan. Jalan berlubang, menurut Dini, dapat menjadi titik akumulasi air jika tidak ditangani dengan baik.

Baca juga:   Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan di Toilet Masjid

“Kalau jalan berlubang, air akan mengendap di situ. Jadi kondisi jalan dan drainase harus sama-sama baik,” ujarnya.

Untuk mempercepat penanganan, DSDABM membuka kanal pengaduan bagi masyarakat, baik melalui hotline maupun media sosial resmi. Warga diimbau untuk melaporkan kerusakan jalan, saluran air, maupun potensi longsor.

Di sisi lain, DSDABM juga tengah fokus menangani sejumlah titik genangan, salah satunya di kawasan sekitar Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan Derwati. Di wilayah tersebut, telah dioperasikan tiga rumah pompa untuk mengurangi genangan.

Namun, tingginya debit air di sungai sekitar, seperti Sungai Cimanuk dan Rancabolang, menjadi kendala dalam percepatan surutnya air.

Baca juga:   Liburan Panjang, Stasiun Bandung Dipadati Penumpang

“Pompa kita berjalan semua, tapi sungainya juga penuh. Jadi harus menunggu air sungai surut terlebih dahulu,” kata Dini.

Ke depan, DSDABM berencana menambah satu rumah pompa serta meninggikan tanggul sungai guna meningkatkan kapasitas tampung air, dengan target realisasi pada 2027.

Selain itu, penataan permukiman di bantaran sungai juga menjadi perhatian pemerintah. Dini menyebut, pihaknya telah memiliki data terkait bangunan yang berada di kawasan tersebut dan akan dilakukan penataan secara bertahap.

“Semua sudah terdata. Ketika penataan dilakukan, akan jelas mana yang berada di sempadan sungai,” ujarnya.

Pemerintah pun mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menghadapi musim hujan, termasuk menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai, guna meminimalkan risiko banjir di Kota Bandung. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: bandungDSDABM Bandung


Related Posts

Lulusan siap kerja
HEADLINE

Unpas–STIE Pasundan Disnakertrans Jabar Siapkan Lulusan Siap Kerja

11 April 2026
Pemerintah Kota Bandung resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi ASN untuk efisiensi energi dan pola kerja fleksibel. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Dorong Efisiensi Energi, Pemkot Bandung Berlakukan Kebijakan WFH Setiap Jumat bagi ASN

10 April 2026
STKIP Pasundan Cup VIII
HEADLINE

Bukan Sekadar Turnamen, STKIP Pasundan Cup VIII Lahirnya Karateka Masa Depan

10 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026

# pasundan law fair 2026 BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Ajang bergengsi Pasundan Law Fair 2026 kembali sukses diselenggarakan...

harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026
potensi cuaca ekstrem

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

16 April 2026

Highlights

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

NASA Pilih Voyager untuk Misi Astronot Swasta Ketujuh ke ISS

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.