CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASJABAR

Banjir Bandang, dan Lemahnya Aturan Tata Ruang

pri
5 Desember 2024
Banjir Bandang, dan Lemahnya Aturan Tata Ruang

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Daddy Rohanady. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Daddy Rohanady, menyatakan keprihatinannya atas banjir bandang yang melanda wilayah Jawa Barat Selatan.

Seperti diketahui banjir bandang terjadi di Kabupaten Sukabumi dan Cianjur Selatan.

Ia menilai bencana tersebut menjadi cambuk pengingat bagi semua pihak untuk lebih serius menegakkan aturan tata ruang.

“Jawa Barat memang termasuk wilayah rawan bencana. Oleh karena itu, langkah-langkah mitigasi sangat dibutuhkan,” ujar Daddy kepada wartawan, Kamis, 5 Desember 2024.

Daddy menegaskan bahwa meskipun bencana tidak dapat diprediksi secara pasti, upaya mitigasi tetap harus menjadi prioritas.

Ia juga mengajak semua pihak untuk melakukan evaluasi diri dalam menghadapi risiko bencana.

Menurut Daddy, risiko bencana bisa diminimalkan jika pemerintah konsisten menerapkan aturan tata ruang dan hukum ditegakkan secara tegas.

Baca juga:   Banjir Bandang Hantam Cililin, Puluhan Ton Ikan Warga Hilang Terbawa

Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan juga memegang peran penting.

“Kita sering mengabaikan hal-hal kecil, seperti membuang sampah sembarangan dan merusak lingkungan. Hutan dibabat seenaknya, sungai penuh sampah.

Akhirnya, bencana datang sebagai akumulasi dari semua kelalaian kita,” katanya.

Daddy menambahkan, musim hujan tahun ini seharusnya menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan, terutama hutan.

Ia juga menyoroti pentingnya sinkronisasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam menegakkan aturan tata ruang.

“Aturan sudah jelas. Tinggal bagaimana kita melakukan sinkronisasi dan konsisten menegakkan aturan tersebut,” tandasnya.

Banjir bandang yang terjadi, kata Daddy, adalah pengingat untuk semua pihak agar lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan menerapkan tata ruang yang berkelanjutan.

Baca juga:   Cegah Tanggul Cijembe Jebol, DPU Sediakan Pompa

Cuaca ekstrem sebabkan bencana

Sebelumnya cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sukabumi sejak Selasa (3/12/2024) hingga kini telah memicu berbagai bencana, seperti banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah di sejumlah wilayah.

Meski tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, dampak bencana ini sangat dirasakan masyarakat di berbagai kecamatan.

Menurut laporan BNPB, banjir melanda tujuh wilayah, termasuk Kecamatan Ciemas, Palabuhanratu, dan Gegerbitung.

Tanah longsor terjadi di 14 titik, dengan dampak signifikan di Kecamatan Simpenan, Palabuhanratu, dan Warungkiara.

Pergerakan tanah dilaporkan di empat lokasi, seperti Desa Sukamaju di Kecamatan Cikembar dan Desa Bantargadung di Kecamatan Bantargadung.

Cuaca ekstrem juga berdampak pada tujuh lokasi lainnya, termasuk Desa Sukaraja di Kecamatan Sukaraja dan Desa Benda di Kecamatan Cicurug.

Baca juga:   Presiden Jokowi Tinjau Dampak Gempa di Kabupaten Cianjur, Ini Sejumlah Lokasi yang Dikunjungi

BPBD Kabupaten Sukabumi bersama aparat setempat telah mengambil langkah-langkah penanganan, seperti pendataan kerusakan, evakuasi di area kritis, dan distribusi bantuan logistik.

Tim terus melakukan koordinasi intensif dan assessment untuk memastikan penanganan berjalan efektif. Evakuasi menjadi prioritas untuk menjamin keselamatan warga di wilayah terdampak.

BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Pemerintah diminta mempersiapkan perangkat, personel, alat berat, pompa air, dan kendaraan evakuasi.

“Kesiapan sumber daya sangat penting mengingat cuaca yang belum stabil,” ujar perwakilan BNPB.

BPBD Kabupaten Sukabumi tetap siaga, mengantisipasi potensi bencana susulan di tengah kondisi cuaca yang masih berisiko tinggi.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: Anggota Komisi IV DPRD Jawa Baratbanjir bandangCianjur SelatanDaddy RohanadyJawa Barat Selatankabupaten sukabumi


Related Posts

banjir bandung barat
HEADLINE

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Cisarua Bandung Barat

7 April 2026
Banjir Bandang Saguling
HEADLINE

Belasan Rumah Rusak Diterjang Banjir Bandang di Saguling

12 Desember 2025
Banjir Bandang Cililin
HEADLINE

Banjir Bandang Hantam Cililin, Puluhan Ton Ikan Warga Hilang Terbawa

5 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026

# pasundan law fair 2026 BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Ajang bergengsi Pasundan Law Fair 2026 kembali sukses diselenggarakan...

harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026
potensi cuaca ekstrem

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

16 April 2026

Highlights

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

NASA Pilih Voyager untuk Misi Astronot Swasta Ketujuh ke ISS

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.