WWW.PASJABAR.COM – Samsung dilaporkan sedang menyiapkan generasi terbaru ponsel lipatnya, Galaxy Z Flip8 dan Galaxy Z Fold8, yang kini dikembangkan dengan fokus pada peningkatan pengalaman penggunaan harian, bukan sekadar inovasi bentuk yang radikal.
Informasi ini pertama kali muncul melalui bocoran yang beredar di Korea Selatan dan dikutip ANTARA, Jumat (14/11/2025).
Kedua perangkat disebut membawa desain lebih tipis, efisiensi yang lebih baik, serta sejumlah penyempurnaan internal yang diharapkan mampu mendorong perangkat lipat Samsung masuk lebih jauh ke pasar arus utama.
Pendekatan ini sejalan dengan strategi Samsung dalam memperluas segmen smartphone lipat, yang selama beberapa tahun terakhir berfokus pada peningkatan ketahanan, portabilitas, dan kenyamanan penggunaan.
Menurut peta jalan bisnis MX (Mobile eXperience) Samsung tahun 2026, perusahaan menargetkan penjualan gabungan sebesar 6,7 juta unit untuk Flip8 dan Fold8.
Angka ini naik sekitar 10 persen dari tahun sebelumnya, didorong oleh prediksi tingginya minat terhadap Flip8 yang kabarnya akan mendapatkan pembaruan perangkat keras yang cukup signifikan. Namun, belum ada informasi mengenai keberadaan model Flip8 FE pada tahun tersebut.
Desain Makin Tipis dan Peningkatan pada Dua Seri
Galaxy Z Flip8 diperkirakan menjadi ponsel lipat model clamshell paling tipis yang pernah dibuat Samsung. Sumber industri menyebutkan ketebalannya bisa mencapai 9,5 mm saat dilipat, membuatnya sekitar 30 persen lebih tipis dibandingkan Flip7 yang berketebalan 13,7 mm.
Meski demikian, layar bagian dalam diperkirakan tetap berukuran 6,9 inci, sehingga pengguna tidak kehilangan pengalaman visual khas perangkat lipat Samsung.
Desain yang lebih ramping ini menunjukkan upaya Samsung untuk menjadikan ponsel lipat semakin praktis digunakan, mudah dibawa, serta nyaman disimpan di saku—salah satu faktor yang dianggap penting dalam menarik minat konsumen umum.
Di sisi lain, Galaxy Z Fold8 diperkirakan tetap mempertahankan formula desain Fold7. Perangkat ini disebut hanya akan mengalami penyempurnaan teknis, seperti panel AMOLED yang lebih terang dan peningkatan dukungan S Pen.
Tidak ada perubahan bentuk besar yang dihadirkan, mengingat Fold sudah memiliki basis pengguna yang kuat dan stabil.
Samsung juga disebut tengah menyiapkan model TriFold, meski perangkat tersebut kemungkinan hadir dalam jumlah terbatas. Sementara itu, seri Galaxy S26 masih menunggu jadwal peluncuran resmi.
Dengan semua pengembangan tersebut, Flip8 dan Fold8 diposisikan sebagai lini produk kunci untuk memperluas adopsi perangkat lipat.
Jika Samsung berhasil menghadirkan Flip dengan ketebalan 9,5 mm tanpa mengorbankan kekokohan, perangkat ini berpotensi menjadi ponsel lipat clamshell pertama yang benar-benar menarik pasar arus utama.
Memasuki 2026, pesan Samsung jelas: masa depan ponsel lipat bukan lagi soal memamerkan bentuk baru. Melainkan menghadirkan perangkat yang lebih ramping, lebih kuat, lebih praktis, dan lebih mudah diterima konsumen luas. (han)









