CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

PSSI Pecat Indra Sjafri, Timnas Indonesia Alami Krisis Pelatih Parah

pri
17 Desember 2025
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji. (PSSI)

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji. (PSSI)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — Sepak bola Indonesia kini berada dalam situasi yang sangat mengkhawatirkan. Usai kegagalan tragis di ajang SEA Games 2025, PSSI resmi pecat Indra Sjafri dari kursi pelatih Timnas U-23 pada Selasa (16/12/2025).

Keputusan ini membuat kabinet pelatih di bawah naungan PSSI hampir kosong sepenuhnya, menyisakan tanda tanya besar mengenai arah pembinaan prestasi Garuda.

Pemecatan ini merupakan kali kedua bagi Indra Sjafri sepanjang tahun 2025, setelah sebelumnya ia juga didepak dari posisi pelatih Timnas U-20 pada Februari 2025 lalu.

Rentetan kegagalan ini kian mempertegas adanya mismanajemen di sektor kepelatihan yang berdampak pada performa tim nasional di berbagai ajang internasional.

Kegagalan Eksperimen Pelatih Asing dan Pemecatan Beruntun

Krisis ini bermula dari berbagai gebrakan yang dilakukan PSSI di bawah kepemimpinan Erick Thohir sepanjang tahun 2025.

Dimulai pada Januari 2025, federasi secara mengejutkan memecat Shin Tae-yong yang telah menjabat selama lima tahun.

Baca juga:   Joel Vinicus Tamat, Eks Ajax Segera Merapat

Sebagai gantinya, legenda Belanda, Patrick Kluivert, ditunjuk untuk menahkodai timnas senior.

Namun, ekspektasi besar tersebut berujung pahit. Kluivert hanya mampu bertahan selama 10 bulan sebelum akhirnya ditendang.

Efek domino pun terjadi, Gerald Vanenburg yang dibawa untuk menangani Timnas U-23 turut terseret dan diberhentikan setelah hanya bekerja selama tiga bulan.

Estafet kepemimpinan kemudian diberikan kembali kepada Indra Sjafri, yang sayangnya justru membawa hasil lebih buruk dengan tersingkirnya Indonesia di fase grup SEA Games 2025.

Hanya Tersisa Nova Arianto di Kabinet Pelatih

Situasi saat ini menunjukkan betapa rapuhnya struktur teknis yang dimiliki Indonesia.

Setelah PSSI pecat Indra Sjafri Timnas alami krisis pelatih, praktis hanya ada satu nama pelatih aktif yang tersisa di seluruh jenjang kelompok umur tim nasional, yaitu Nova Arianto.

Nova Arianto saat ini menjabat sebagai pelatih kepala Timnas U-20. Ironisnya, kursi yang ia tinggalkan di Timnas U-17 hingga kini belum mendapatkan pengganti tetap.

Baca juga:   John Heitinga Sinyal Pelatih Timnas, Eks Ajax Ikuti Akun PSSI di Medsos

Kondisi “kekosongan kekuasaan” ini sangat berisiko mengingat jadwal kompetisi internasional terus berjalan tanpa menunggu kesiapan internal federasi.

Berikut adalah daftar kekosongan pelatih Timnas Indonesia saat ini:

  • Timnas Senior: Kosong

  • Timnas U-23: Kosong

  • Timnas U-20: Nova Arianto

  • Timnas U-17: Kosong

Perburuan Pelatih Hingga ke Benua Eropa

Menghadapi situasi pelik ini, PSSI bergerak cepat dengan mengirimkan delegasi ke Eropa untuk mencari juru taktik baru.

Fokus utama federasi saat ini adalah mengisi kekosongan di posisi pelatih timnas senior yang menjadi wajah sepak bola Indonesia di mata dunia.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengonfirmasi bahwa tim yang terdiri dari Endri Erawan, Muhammad, Alex, dan Jordi tengah melakukan proses wawancara dengan sejumlah kandidat potensial di Benua Biru.

“Mereka berempat melakukan interview di Eropa,” ujar Sumardji kepada awak media.

Harapannya, pelatih baru yang terpilih nanti memiliki visi jangka panjang dan tidak hanya menjadi korban pemecatan instan selanjutnya.

Baca juga:   Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

Urgensi Stabilitas Teknis Demi Prestasi Nasional

Fenomena bongkar pasang pelatih sepanjang tahun 2025 ini menjadi pelajaran berharga bahwa nama besar pemain atau pelatih asing tidak menjamin prestasi tanpa stabilitas organisasi.

PSSI pecat Indra Sjafri hingga timnas krisis pelatih menjadi puncak dari gunung es masalah manajerial yang harus segera dibenahi.

Publik kini menanti langkah nyata dari PSSI untuk mengembalikan marwah tim nasional.

Tanpa adanya struktur kepelatihan yang solid dan berkelanjutan, impian untuk melihat Garuda terbang tinggi di kancah Asia dan dunia akan tetap menjadi angan-angan semata.

Stabilitas teknis di semua kelompok umur harus menjadi prioritas utama sebelum melangkah ke turnamen besar berikutnya.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Erick Thohir PSSIKrisis Sepak Bola IndonesiaNova Arianto Timnas U20pelatih Timnas Indonesia terbaruPSSI Pecat Indra Sjafri Timnas Krisis Pelatih


Related Posts

Foto: Dok. Instagram Kurniawan Dwi Yulianto
HEADLINE

Kurniawan Dwi Yulianto Resmi Ditunjuk Menjadi Pelatih Timnas Indonesia U-17 untuk Hadapi Piala Asia 2026

11 Februari 2026
John Herdman. (Dok. Toronto FC)
HEADLINE

PSSI Resmi Pilih John Herdman karena Berpengalaman dan Harga “Kekeluargaan”

24 Desember 2025
Johnny Heitinga (kedua dari kiri) masuk dalam bursa calon pelatih timnas Indonesia. (Ist)
HEADLINE

John Heitinga Sinyal Pelatih Timnas, Eks Ajax Ikuti Akun PSSI di Medsos

8 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)
HEADLINE

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola Indonesia kembali berduka atas runtuhnya nilai-nilai sportivitas di level pembinaan. Sosok Fadly...

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

Highlights

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.