CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASPENDIDIKAN

AI Ubah Peta Pendidikan Tinggi, SEVIMA dan Prof. Rhenald Kasali Dorong Kampus Bertransformasi

Tiwi Kasavela
21 Februari 2026
AI Ubah Peta Pendidikan Tinggi, SEVIMA dan Prof. Rhenald Kasali Dorong Kampus Bertransformasi

SEVIMA bersama Prof. Rhenald Kasali dan ratusan pimpinan perguruan tinggi membahas strategi transformasi kampus di era AI. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM— Perkembangan artificial intelligence (AI) dinilai telah menggeser peran tradisional dosen sebagai satu-satunya sumber pengetahuan di perguruan tinggi. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sekaligus pendiri Rumah Perubahan, Prof. Rhenald Kasali, menyebut kondisi ini sebagai momentum penting bagi kampus untuk melakukan transformasi menyeluruh.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Executive Workshop SEVIMA bertema “Lead The Future: Memimpin Orkestrasi Kampus Berdampak dengan Artificial Intelligence (AI) dan Kurikulum Outcome Based Education (OBE)” yang dihadiri ratusan pimpinan perguruan tinggi di Rumah Perubahan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Menurut Rhenald, generasi muda saat ini memiliki akses luas terhadap berbagai sumber informasi berbasis AI yang mampu menjelaskan berbagai disiplin ilmu secara cepat dan komprehensif. Karena itu, kampus tidak bisa lagi bertahan dengan pola lama.

“Dosen bukan lagi satu-satunya referensi pengetahuan. Mahasiswa sekarang memiliki akses pada teknologi yang mampu menjelaskan lintas bidang. Jika perguruan tinggi tidak beradaptasi, mereka akan tertinggal,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pendidikan tinggi perlu beralih dari sekadar mentransfer ilmu menjadi proses pembentukan manusia yang mampu berpikir kritis, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Baca juga:   Widya Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti Harga Saham

Diskusi tersebut turut menghadirkan Kepala LLDIKTI Wilayah III Kemdiktisaintek Dr. Henri Togar H. T., M.A., para pakar pendidikan, serta dibuka secara hybrid oleh sejumlah pejabat negara dan diikuti ratusan rektor dari berbagai daerah.

Berikut tiga strategi transformasi perguruan tinggi di era AI:

1. Memetakan Akar Masalah Pendidikan Tinggi

CEO SEVIMA, Sugianto Halim, M.M.T., mengungkapkan bahwa pendidikan tinggi Indonesia menghadapi tantangan serius. Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi masih stagnan di angka 32,89 persen selama hampir delapan tahun terakhir. Artinya, dari 100 anak usia kuliah, hanya sekitar 32 yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Padahal, target RPJPN menuju Indonesia Emas 2045 menetapkan angka 60 persen. Disparitas wilayah juga cukup lebar, dengan APK di Yogyakarta mencapai 74 persen, sementara di Papua Pegunungan hanya sekitar 13 persen. Selain itu, sekitar 9,9 juta anak muda berada dalam kategori NEET.

Meski demikian, peluang transformasi terbuka. Survei SEVIMA terhadap lebih dari 300 pimpinan dan civitas akademika menunjukkan 68,1 persen institusi berencana mengintegrasikan teknologi generative AI dalam tiga tahun ke depan. Tren ini menandai pergeseran dari sekadar digitalisasi administrasi menuju pemanfaatan AI secara strategis.

Baca juga:   xAI Milik Elon Musk Resmi Akuisisi Hotshot, Siap Bersaing di AI Video

Dr. Henri Togar menegaskan bahwa implementasi OBE harus menjadi fondasi agar pemanfaatan AI tidak bersifat kosmetik. Menurutnya, AI harus mendukung perencanaan capaian pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran adaptif, serta evaluasi berbasis bukti.

“Teknologi seharusnya memperkuat peran manusia, bukan menggantikannya secara mentah,” tegas Henri.

Ia juga menyoroti kebutuhan tenaga kerja sektor TIK yang diproyeksikan meningkat signifikan hingga 9 juta orang pada 2030, dengan permintaan tinggi di bidang AI. Namun, dari 244 PTS di bawah binaannya, program studi yang secara spesifik fokus pada AI masih sangat terbatas.

2. Mendorong Adaptasi dan Peningkatan Kompetensi Pendidik

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hj. Himmatul Aliyah, M.Si., mengingatkan bahwa kekhawatiran terhadap teknologi bukan hal baru. Ia mencontohkan bagaimana kehadiran kalkulator dahulu juga sempat menimbulkan kecemasan di kalangan pendidik.

Namun, tantangan saat ini terletak pada kesiapan dosen dan guru dalam memahami serta memanfaatkan AI secara bijak. Di sisi lain, mahasiswa Generasi Z dinilai sudah akrab dengan teknologi sejak dini, meskipun belum sepenuhnya memahami aspek etika penggunaannya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan institusi pendidikan menjadi kunci untuk menjembatani kesenjangan kompetensi tersebut.

Baca juga:   Prompt Ramadhan di ChatGPT Indonesia Naik 85 Persen

3. Integrasi AI dalam Sistem Pembelajaran

Sejalan dengan pandangan Prof. Rhenald Kasali agar AI diposisikan sebagai instrumen strategis dalam pembelajaran, SEVIMA memperkenalkan Edlink Dosen Pro AI, sistem berbasis kecerdasan buatan hasil hilirisasi riset yang didukung hibah riset prioritas Kemdiktisaintek.

Platform ini memungkinkan konversi bahan ajar menjadi video pembelajaran otomatis, penyusunan draft RPS berbasis framework OBE, hingga pembuatan bank soal yang selaras dengan taksonomi Bloom dan capaian pembelajaran lulusan.

Selain itu, SEVIMA juga meluncurkan ekosistem AI yang mencakup AI Kurikulum OBE, AI Prediksi Kelulusan, AI Computer-Based Test, AI Content Generator, hingga sistem presensi berbasis AI DeepFace.

“Kami ingin dosen dapat lebih fokus pada inovasi dan pendampingan mahasiswa, sementara tugas administratif repetitif ditangani oleh sistem berbasis AI,” ujar Halim.

Workshop ini merupakan bagian dari rangkaian forum yang secara konsisten digelar SEVIMA sejak 2023 di berbagai kota besar di Indonesia. Setiap forum mengangkat isu strategis pendidikan tinggi, mulai dari digitalisasi kampus hingga implementasi OBE, sebagai upaya mendorong transformasi berkelanjutan di era disrupsi teknologi. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: AIProf. Rhenald Kasalisevima


Related Posts

AI smart city
HEADLINE

Canggih, Polisi di Bandung Gunakan AI CCTV Smart City Pantau Arus Mudik

19 Maret 2026
prompt ramadhan
HEADLINE

Prompt Ramadhan di ChatGPT Indonesia Naik 85 Persen

27 Februari 2026
chatbot
HEADLINE

Studi Ungkap Saran Medis Chatbot AI Kerap Tidak Akurat

25 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.