• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan
Senin, Mei 11, 2026
  • Login
PASJABAR
  • BERANDA
  • PASBANDUNG
  • PASJABAR
  • PASNUSANTARA
  • PASDUNIA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKESEHATAN
  • PASFINANSIAL
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PASBANDUNG
  • PASJABAR
  • PASNUSANTARA
  • PASDUNIA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKESEHATAN
  • PASFINANSIAL
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Dari Taman Kota ke Kebun Binatang, Diskusi Temu Sejarah Ungkap Fakta Arsip Kolonial

Reading Time: 2 mins read
A A
Dari Taman Kota ke Kebun Binatang, Diskusi Temu Sejarah Ungkap Fakta Arsip Kolonial

Yudi Hamzah dalam Diskusi Buku #102 Temu Sejarah. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
Penulis: admin
Dipublikasikan: Kamis. 26 Februari 2026 - 06:19 WIB

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM— Sebelum dikenal luas sebagai kebun binatang, kawasan yang kini menjadi salah satu ruang publik penting di Bandung ternyata memiliki riwayat panjang sebagai taman kota. Transformasi itulah yang diangkat dalam Diskusi Buku #102 Temu Sejarah bertajuk “Kado untuk Bandung: Taman Menjadi Kebun Binatang,” hasil kolaborasi Temu Sejarah bersama Komunitas Penulis Bandung. Kegiatan ini menghadirkan penulis Yudi Hamzah dan dimoderatori oleh Pramukti Adhi Bhakti.

Diskusi ini berangkat dari pertanyaan sederhana namun penting: bagaimana sebuah taman bisa berubah menjadi kebun binatang, dan apa saja dinamika sosial yang menyertainya?

Menurut Yudi Hamzah, penulisan buku tersebut bukan semata-mata didorong oleh isu yang tengah viral saat kebun binatang Bandung sempat ditutup pada 2025. Ia menegaskan bahwa riset mengenai kawasan Lembah Cikapundung telah dimulai jauh sebelumnya.

“Sebetulnya saya sudah satu dua tahun terakhir meriset tentang Lembah Cikapundung. Kebun binatang itu awalnya hanya sebagian kecil dari penelitian saya. Kebetulan saja ketika isu penutupan itu ramai, saya memang sedang menelusuri arsip tentang kebun binatang juga,” ujar Yudi.

Momentum tersebut mendorongnya untuk memperdalam penelitian. Ia menelusuri hampir seratus arsip surat kabar lama, terutama koran berbahasa Belanda dari akhir 1920-an hingga 1930-an yang tersedia secara open access. Proses pengumpulan data, interpretasi, hingga penulisan berlangsung sekitar empat bulan sebelum akhirnya buku tersebut terbit pada Desember 2025.

Tantangan terbesar, menurut Yudi, justru terletak pada proses penerjemahan dan penafsiran sumber.

“Yang paling menantang itu menerjemahkan dan menginterpretasikan. Saya terjemahkan sendiri dari bahasa Belanda, mencoba memahami maksud aslinya. Di situ seninya, sekaligus tanggung jawabnya,” ungkapnya.

Dalam risetnya, Yudi juga menemukan sejumlah data yang berbeda dari narasi populer. Salah satunya terkait klaim keberadaan kebun binatang di Cimindi pada 1900. Berdasarkan penelusuran arsip surat kabar, ia tidak menemukan bukti keberadaan kebun binatang pada tahun tersebut, melainkan catatan mengenai sebuah hotel di kawasan itu. Temuan-temuan semacam ini menunjukkan pentingnya verifikasi sejarah melalui sumber primer.

Secara historis, salah satu embrio kebun binatang di Bandung adalah Vogelpark di kawasan Dago pada masa Hindia Belanda. Tempat tersebut bermula dari koleksi satwa hasil buruan seorang penghobi yang kemudian dikumpulkan di kediamannya. Dari situlah perkembangan kebun binatang di Bandung berawal, sebelum mengalami perpindahan dan perubahan bentuk hingga menjadi seperti yang dikenal publik saat ini.

Bagi warga Bandung, kebun binatang bukan sekadar ruang rekreasi, melainkan bagian dari memori kolektif kota.

“Delapan dari sepuluh orang Bandung pasti pernah ke kebun binatang, entah dengan keluarga, sekolah, atau teman. Ada ikatan emosional di sana,” kata Yudi. Ia menambahkan bahwa ruang tersebut kerap menjadi tempat belajar, bersantai, bahkan menyelesaikan tugas akhir bagi sebagian mahasiswa.

Diskusi Buku #102 Temu Sejarah akan diselenggarakan pada Kamis, 19 Februari 2026, pukul 20.30–22.00 WIB secara daring melalui Zoom dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Melalui forum ini, Temu Sejarah mengajak publik untuk membaca ulang sejarah kota, memahami dinamika perubahan ruang publik, serta meninjau kembali bagaimana masa lalu dapat memberi perspektif atas polemik hari ini.

Rekaman zoom dapat disimak di https://youtu.be/8_wTESN6QU0?si=b_XevMuqjYsnHfpT

(tiwi)

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.

Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer .

Tags: kebun binatangTaman KotaTemu Sejarah
admin

admin

Related Posts

PAD Kota Bandung
HEADLINE

Dorong Kreativitas PAD, DPRD Minta Rekomendasi LKPJ Masuk RKPD 2027

Sabtu. 9 Mei 2026 - 17:20
unpas guru besar
HEADLINE

Unpas Tambah 9 Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik Kampus

Minggu. 10 Mei 2026 - 18:22
DPRD Kota Bandung
HEADLINE

Evaluasi LKPJ Disorot, DPRD Tekankan Rekomendasi untuk Perbaikan RKPD 2027

Minggu. 10 Mei 2026 - 17:09
Next Post
Buku Teks Sejarah Indonesia

Meninjau Ulang Representasi Peranakan Tionghoa dalam Buku Teks Sejarah Indonesia

tetes mata saat puasa

REHAT : Fakta Mengejutkan! Tetes Mata Ternyata Tidak Membatalkan Puasa

keracunan mbg cimahi

Puluhan Pelajar Cimahi Diduga Keracunan Usai Konsumsi MBG

Recommended

Liverpool Terjang Crystal Palace 3-1: Alexander Isak dan Florian Wirtz Bawa The Reds Tembus Empat Besar

2 minggu ago
Dr.Ranti Fauza Mayana : Masyarakat Harus Melek Hukum Sebelum KUHP Baru Berlaku

Dr.Ranti Fauza Mayana : Masyarakat Harus Melek Hukum Sebelum KUHP Baru Berlaku

6 bulan ago

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota

1 bulan ago
konsumsi serat

Konsumsi Serat di Pagi Hari Dinilai Lebih Efektif untuk Kesehatan Tubuh

1 bulan ago

Instagram

    Please install/update and activate JNews Instagram plugin.

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized

Topics

2026 AC Milan Arne Slot arsenal bandung barcelona berita bola BMKG bobotoh bojan hodak bursa transfer Dedi Mulyadi gubernur jawa barat Hasil Bola Hasil Pertandingan inter milan jawa barat KAI Daop 2 Bandung Kualifikasi Piala Dunia 2026 liga champions liga inggris liga italia liverpool Manchester City manchester united Mikel Arteta Opini paguyuban pasundan Pascasarjana Universitas Pasundan pascasarjana unpas Patrick Kluivert pemkot bandung persib persib bandung Piala Dunia 2026 premier League pssi Real Madrid Ruben Amorim sepak bola indonesia Serie A Super League 2025/2026 timnas indonesia universitas pasundan unpas
No Result
View All Result

Highlights

Mangprang! Remontada Persib Hancurkan Persija

Menanti Dominasi Manis Persib atas Persija

Tiga Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Dr. Nenden Euis Sri Mulyati Terpilih Menjadi Ketua IKA Unpas 2026–2031

Saat Hati Bertamu ke Raudhah

LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman

Trending

Timnas Indonesia Piala Asia
HEADLINE

Grup Neraka, Indonesia Hadapi Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027

by Yatti Chahyati
Minggu. 10 Mei 2026 - 20:06
0

# Timnas Indonesia Piala Asia BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Timnas Indonesia menghadapi tantangan besar pada putaran final Piala...

Barcelona vs Real Madrid

El Clásico Penentu Gelar! Barcelona dan Real Madrid Siapkan Kekuatan Terbaik

Minggu. 10 Mei 2026 - 19:42
hasil Persib vs Persija

Fakta Menarik di Balik Kemenangan Persib atas Persija

Minggu. 10 Mei 2026 - 18:13
Remontada Persib

Mangprang! Remontada Persib Hancurkan Persija

Minggu. 10 Mei 2026 - 17:38
persib-persija

Menanti Dominasi Manis Persib atas Persija

Minggu. 10 Mei 2026 - 17:26
PASJABAR

ww.pasjabar.com adalah media berita online yang menyajikan beragam informasi penting dan menarik di skala lokal, regional, nasional dan internasional. www.pasjabar.com juga hadir melalui tayangan berita video yang dapat disaksikan di channel youtube pastv. Pas Jabar - Pas untuk kita semua.

Recent News

  • Grup Neraka, Indonesia Hadapi Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027 Minggu. 10 Mei 2026 - 20:06
  • El Clásico Penentu Gelar! Barcelona dan Real Madrid Siapkan Kekuatan Terbaik Minggu. 10 Mei 2026 - 19:42
  • Fakta Menarik di Balik Kemenangan Persib atas Persija Minggu. 10 Mei 2026 - 18:13

Kategori

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PASBANDUNG
  • PASJABAR
  • PASNUSANTARA
  • PASDUNIA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKESEHATAN
  • PASFINANSIAL
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI

© 2026 PASJABAR