BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Antusiasme masyarakat untuk mengikuti program angkutan motor gratis dengan kereta api atau Motis terlihat tinggi di Stasiun Kiaracondong, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3/2026) pagi. Sejak pagi hari, sejumlah calon pemudik sudah memadati lokasi pendaftaran angkutan motor gratis untuk mendaftarkan sepeda motor mereka. Agar dapat diangkut secara gratis saat mudik Lebaran mendatang.
Program yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian ini menyediakan kuota rata-rata sekitar 100 unit sepeda motor per hari. Masa pendaftaran dibuka sejak 1 Maret dan akan berlangsung hingga 13 Maret 2026.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari antrean yang terus berdatangan di lokasi pendaftaran. Para calon peserta membawa berbagai dokumen yang menjadi syarat administrasi agar dapat mengikuti program tersebut.
Antusiasme Warga Manfaatkan Program Motis
Dalam proses pendaftaran, peserta diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya membawa KTP, kartu keluarga, serta surat izin mengemudi atau SIM C. Selain itu, sepeda motor yang didaftarkan juga harus dalam kondisi standar dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara.
Melalui program ini, setiap satu unit sepeda motor yang diangkut akan difasilitasi dua tiket penumpang dewasa serta satu tiket infant secara gratis dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Fasilitas tersebut menjadi daya tarik bagi masyarakat yang ingin mudik dengan lebih hemat dan aman.
Salah seorang calon pemudik, Anto, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut karena dapat mengurangi biaya perjalanan saat pulang kampung.
“Program ini sangat membantu, terutama bagi kami yang ingin mudik bersama keluarga. Selain lebih hemat, perjalanan juga terasa lebih aman karena motor tidak perlu dikendarai jauh,” ujar Anto.
Program Motis sendiri digelar sebagai salah satu upaya pemerintah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap meningkat selama arus mudik Lebaran. Khususnya yang melibatkan pengendara sepeda motor dalam perjalanan jarak jauh. Dengan memanfaatkan kereta api, diharapkan perjalanan pemudik menjadi lebih aman, nyaman, dan tertib. (uby)
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.
Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer .














