BOGOR, WWW.PASJABAR.COM– Kebakaran hebat yang melanda sebuah pabrik plastik di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada akhir Maret 2026 memicu kekhawatiran di kalangan pelaku industri.
Peristiwa yang terjadi pada Minggu (29/3/2026) tersebut membutuhkan waktu berjam-jam untuk dipadamkan akibat material plastik yang mudah terbakar. Petugas pemadam kebakaran bahkan harus berjibaku selama sekitar 7 hingga 11 jam untuk mengendalikan api.
Merespons kejadian tersebut, Karya Plastik Maju Bersama (KPMB) melalui Executive Plastiknya, Nafara, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap insiden yang menimpa sesama pelaku industri.
“Kami sangat prihatin, dan semoga perusahaan yang terdampak tetap aman. Saat ini seluruh pelaku industri plastik sedang berjuang bersama menghadapi berbagai tantangan,” ujar Nafara.
Ia menilai, kebakaran yang terjadi pada pabrik yang diketahui memproduksi bahan berbasis plastik tersebut berpotensi berdampak pada rantai pasok industri, khususnya jika pabrik tersebut berperan sebagai penyedia bahan baku.
“Kami mendengar pabrik tersebut juga memasok bahan baku. Ini tentu bisa menyulitkan pabrikan lain dalam memenuhi kebutuhan produksi. Semoga tidak menjadi pukulan telak bagi industri,” katanya.
Sejauh ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, proses investigasi terkait penyebab kebakaran masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.
Pelaku industri berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama, terutama dalam aspek keselamatan operasional, agar tidak mengganggu stabilitas pasokan di tengah kondisi harga plastik yang masih fluktuatif. (tiwi)












