CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Tika Mahasiswi FH Unpas Mengembangkan dan Mengasah Diri

Yatti Chahyati
12 Januari 2021
Tika Mahasiswi FH Unpas Mengembangkan dan Mengasah Diri
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

­

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Dapat mengembangkan dan mengasah diri, agar ketika lulus bisa menjadi seorang sarjana yang berguna untuk orang lain terutama orang-orang di sekitar, adalah harapan dari Attika Hilma Kusumawati, atau yang biasa dipanggil Tika.

“Ibu saya memberi nama untuk saya, Attika Hilma Kusumawati dengan harapan saya bisa tumbuh menjadi seorang wanita yang tangguh,” terangnya yang lahir di Ciamis, 8 Mei 1999.

Semangat membangun diri itu juga yang membuat Tika selalu mengisi waktunya untuk hal-hal yang bermanfaat.

Mahasiswi Semester V, jurusan Ilmu Hukum, Fakultas Hukum (FH) Universitas Pasundan ini pun tengah aktif berorganisasi di care taker FH Unpas sebagai sekretaris bidang 3 bagian humas.

Selain itu, Tika juga masuk ke dalam kepanitiaan program kerja utama Lisma dan kepanitiaan serangkaian penerimaan anggota baru (PAB) Lisma.

“Pencapaian saya selama ini, saya dapat bergabung dengan tim dari Lisma untuk membuat perlombaan seni Pasanggiri seni sunda se jawa barat,” terangnya pemilik tinggi 153 CM.

Tika juga berhasil memiliki pencapaian nilai akademik yang memuaskan, pada semester IV lalu IPKnya sebesar 3,85.

Tentang IPK, Tika bercerita bahwa setelah lulus SMA, ia tidak memiliki tujuan kemana ia akan berkuliah.

“Saya hanya mencari jurusan yang tidak ada hitungannya karena saya tidak suka hitungan padahal saat SMA saya masuk jurusan IPA. Awalnya saya memilih jurusan psikologi namun saya gagal di semua jalan baik SNM, SBM, Ujian Mandiri bahkan ujian masuk universitas swasta,” urainya.

Baca juga:   Kembali Berjaya, Kart Team HMM Unpas Raih Prestasi Tingkat Asia

Saat teman-temannya sudah mulai mempersiapkan ospek, sambungnya ia masih sibuk mencari kampus yang pada akhirnya diberi jalan masuk FH Unpas jalur PMDK.

“Tidak pernah ada niatan sebelumnya untuk mendapat nilai yang bagus, sebelumnya saya berpikiran walaupun nilai pas-pasan asal lulus mata kuliah itu saja udah alhamdulillah karena saat saya SMA nilai saya sangat hancur itu disebabkan saya masuk jurusan IPA bukan atas minat saya sendiri, bahkan saking hancurnya nilai saya, teman teman saya rela membantu mengerjakan tugas dan mengajarkan banyak materi untuk saya,” ungkapnya.

Tika tidak pernah menyanhka di FH Unpas ia bisa mendapat nilai yang memuaskan bahkan sempat beberapa kali masuk ke dalam 10 besar IPK tertinggi seangkatan.

“Dari sinilah saya menyadari bahwa jalan saya masuk FH Unpas itu sudah benar karena ini passion saya maka dari itu jangan berhenti karena masa lalu yang buruk karena masih ada waktu untuk bisa memperbaiki itu semua. Namun, perlu diingat juga IPK bukan patokan utama yang terpenting kita memahami materinya. Jangan mengejar nilai yang tinggi namun tidak bisa mempertanggungjawabkannya,” tandasnya.

Baca juga:   Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

Adapun untuk hobi, Tika bercerita bahwa ia senang dengan travelling, dan terakhir ia melakukan hiking ke gunung sumbing yang memiliki ketinggian 3371 MDPL.

“Saya suka dengan alam. Alam menurut saya tempat terbaik untuk menenangkan diri,” terang pemfavorit warna biru muda karena menandakan ketenangan.

Penyuka buah kelengkeng ini juga berkata bahwa ia hobi menari dan saat ini ia juga menjadi seorang penari tradisional.

“Saya suka mengekspresikan diri dengan gerakan dan memilih tarian tradisional karena merupakan budaya kita sendiri dan menurut saya tari tradisional itu lebih unik, menarik, punya ciri khas sendiri dan menantang untuk terus dipelajari,” terangnya yang dipercaya menjadi kepala bidang tari Semahu (Seniman Mahasiswa Hukum Unpas) periode 2019-2020.

Ke depan, Tika juga ingin menjadi seorang notaris. Selain karena notaris itu identik dengan seorang wanita, terang Tika ia pun ingin menjadi notaris karena dapat membantu usaha orang lain dan kantornya bisa didirikan dirumah sendiri.

“Adapun tokoh idola saya adalah Najwa Shihab. Saya sangat kagum dengan beliau karena beliau sosok wanita tangguh dengan wawasan yang luas dengan cara bicara yang tegas. Keberaniannya dalam membuka suara terhadap pemerintah pun menjadi alasan saya kagum terhadap beliau,” jelasnya.

Baca juga:   Misi Persib di Laga Perdana Berakhir Sempurna

Selain Najwa Shihab yang menjadi inspirasinya, Tika mengungkapkan bahwa ia juga mengagumi ibunya sendiri.

“Sejak kecil saya tinggal bersama ibu dan saya tau betul perjuangan beliau mendidik dan membesarkan saya seperti apa. Ibu saya adalah wanita mandiri yang keras kepala, pekerja keras, dan selalu ingin membuat anak anaknya bahagia,” terang sulung dari tiga bersaudara.

Sementara itu, tentang makna hidup, Tika selalu menganalogikan menjalani hidup seperti saat dirinya sedang hiking. Terus berjalan apapun rintangannya, menghadapinya dan jangan pernah menyerah, saling membantu, bermanfaat bagi orang lain, saling melindungi karena setelah itu ia akan menemukan puncak yang menjadi bayaran dari usaha dan perjuangannya.

“Hal yang membuat saya bersemangat untuk menjalani hidup ini karena ibu dan adik adik saya. Mereka orang-orang berharga yang patut saya utamakan kebahagiaannya. Ibu saya yang jelas saya tau perjuangannya menyekolahkan anak anaknya juga memberi tanggung jawab kepada saya secara tidak langsung untuk menjadi orang berpendidikan yang berguna. Adik-adik saya yang harus saya bahagiakan jangan sampai pahit yang saya rasakan dirasa juga oleh adik saya,” paparnya.

Selain itu, Tika juga selalu memegang motto, selagi masih ada waktu teruslah memperbaiki diri serusak apapun masa lalu karena meratapi masa lalu bukan solusi. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: mahasiswamahasiswiuniversitas pasundanunpas


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Melda Yunita Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti IKM Produk Makanan di Prov Bengkulu

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres memberikan salam kepada suporter di Lisbon jelang laga melawan Sporting CP, 8 April 2026. (c) AP Photo/Armando Franca
HEADLINE

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

17 April 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Akhir pekan ini, mata dunia sepak bola akan tertuju ke Etihad Stadium. Pertarungan antara...

Kapten Sporting Portugal, Morten Hjulmand. (Gettyimages)

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

17 April 2026
Ratusan massa padati Gedung Merdeka Bandung dalam aksi damai bela Palestina. Massa menuntut penolakan normalisasi dengan Israel dan kemerdekaan penuh Palestina. (Eci/pasjabar)

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

17 April 2026
Foto: Inter via Getty Images/Mattia Pistoia - Inter

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

17 April 2026
Para pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

17 April 2026

Highlights

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.