CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Promosi Doktor Hanung Hestiawati Kaji Pengelolaan Pemukiman Kumuh di Bekasi

Tiwi Kasavela
25 Agustus 2021
Promosi Doktor Hanung Hestiawati Kaji Pengelolaan Pemukiman Kumuh di Bekasi

Program Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) menggelar sidang terbuka Promosi Doktor Hanung Hestiawati KM, mahasiswi program doktor Ilmu Sosial Bidang Kajian Ilmu Administrasi Publik pada Rabu (25/8/2021). (tiwi/ilham/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM–
Program Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) menggelar sidang terbuka Promosi Doktor Hanung Hestiawati KM, mahasiswi program doktor Ilmu Sosial Bidang Kajian Ilmu Administrasi Publik pada Rabu (25/8/2021).

Acara yang digelar di Aula Mandalasaba dr.Djoenjoenan Lantai V Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatra No 41 Kota Bandung ini diketuai oleh rektor Unpas, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf, Sp., M.Si., M.Kom.

Adapun disertasi yang disidangkan berjudul Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Kawasan Pemukiman Kumuh di Kota Bekasi. Yang dipromotori oleh Prof.Dr.H.M.Didi Turmudzi M.Si,. dan co promotor
Dr. H. Yaya Mulyana Abdul Azis, M.Si.

Dalam paparannya Hanung mengungkapkan bahwa dari data Kemen PUPR, tahun 2014, Kota Bekasi sebagai bagian dari Jabodetabek memiliki permukiman kumuh berjumlah 60 lokasi yang tersebar di 9 kelurahan.

Baca juga:   RICUH!!!UNJUKRASA MAHASISWA DI DPRD KOTA BANDUNG

Jumlah permukiman kumuh tersebut meningkat pada tahun 2016 menjadi 118 lokasi permukiman kumuh yang tersebar di 12 kecamatan dan 56 kelurahan.

Pada tahun 2017 permukiman kumuh kembali bertambah menjadi 122 lokasi.

Permukiman kumuh di Bekasi memiliki luas 443,73 hektar atau 0,19 persen dari total luas Kota Bekasi.

“Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk mengelola kawasan permukiman kumuh di Kota Bekasi adalah dengan mengimplementasikan collaborative governance. yang terdiri dari dimensi system context, drivers, dan collaborative dynamics,” paparnya.

Fokus penelitian ini, sambung Hanung ditekankan pada proses-proses collaborative governance dalam pengelolaan kawasan permukiman kumuh di Kota Bekasi, dan hasil kolaborasi dari proses collaborative governance.

“Konstruksi berpikir dalam penelitian ini terpetakan menjadi tiga bagian. Yakni grand theory (Teori Organisasi), middle range theory (Teori Governance) dan applied theory (Teori Collaborative Governance),” ulasnya.

Baca juga:   Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Doakan Keselamatan Putra Sulung Ridwan Kamil

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan strategi penelitian studi kasus.

Sementara itu, Desain operasional penelitian ini menggunakan pendekatan An Integrative Framework for Collaboration Governance dari Emerson et al (2011).

“Terungkap bahwa proses collaborative governance dalam pengelolaan kawasan permukiman kumuh di Kota Bekasi, dimensi system context merupakan kondisi lingkungan yang menaungi keberlangsungan collaborative governance,” urainya.

System context ini, sambung Hanung menciptakan peluang dan kendala yang mempengaruhi parameter lain dari collaborative governance.

“Hasil penelitian ini menunjukkan pula bahwa diperlukan minimal sebuah factor pendorong (drivers). Untuk terciptanya sebuah collaborative governanve dalam pengelolaan kawasan pemukiman kumuh di Kota Bekasi. Semakin banyak unsur-unsur drivers terlibat, maka semakin besar pula peluang terjadinya proses kolaborasi,” ulasnya.

Baca juga:   Anak Usia 6-17 Tahun Wajib Test COVID-19 untuk Mudik

Hanung melanjutkan bahwa dinamika kolaborasi dikatakan baik atau tidak tergantung pada tiga komponen. Yaitu penggerakan prinsip bersama, motivasi bersama, dan kapasitas untuk melakukan tindakan bersama.

“Hasil kolaborasi berupa terbentuknya struktur organisasi Program Penanganan Kawasan Kumuh Perkotaan (P2KKP) Kota Bekasi,” tandasnya.

Hasil dari sidang ini, Hanung Hestiawati KM dinyatakan lulus dengan IPK 3,60 dan hasil yudisium sangat memuaskan.

Selama berkuliah di Unpas, Hanung bercerita ada banyak suka duka yang ia lewati. Terlebih ia berkuliah sambil sibuk bekerja.

“Selama berkuliah tantangannya cukup berat, bekerja pada hari biasa dan berkuliah di hari libur. Namun, Unpas luar biasa, fasilitas dan pengajar sangat baik. Banyak ilmu yang saya dapatkan. Inshallah gelar doktor ini menjadi motivasi bagi saya untuk lebih baik lagi,” pungkasnya. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Hanung Hestiawati


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Herve Renard. (REUTERS/Stringer)
HEADLINE

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026

RIYADH, WWW.PASJABAR.COM – Kabar mengejutkan datang dari jagat sepak bola Timur Tengah. Federasi Sepak Bola Arab Saudi...

FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026
Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026
Hasil Inter vs Cagliari. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

18 April 2026
Galaxy S26 Ultra. (samsung.com)

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

18 April 2026

Highlights

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.