CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASKESEHATAN

Gejala Depresi Berat yang Tak Boleh Diabaikan

Nurrani Rusmana
9 Januari 2023
Gejala Depresi Berat yang Tak Boleh Diabaikan

Ilustrasi. (Foto: Freepik)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Depresi berat adalah masalah kesehatan mental berbahaya. Kondisi ini bisa membuat penderitanya berpikir, bahkan mencoba untuk mengakhiri hidupnya. Oleh karena itu, gejala depresi berat perlu dikenali sejak awal agar bisa ditangani dengan tepat oleh tenaga profesional.

Depresi berat dapat ditandai dengan gejala yang terus muncul selama lebih dari 2 minggu. Jenis depresi ini bisa menyebabkan gangguan tidur, penurunan berat badan yang signifikan, hingga percobaan untuk bunuh diri. Terkadang, depresi berat juga bisa disertai dengan psikosis.

Depresi pada tingkatan ini bisa membuat penderitanya mengasingkan diri, tidak mau bekerja atau bersekolah, bahkan meninggalkan rumah.

Jika seseorang didiagnosis dengan suatu jenis depresi, tingkat keparahannya akan dinilai oleh psikolog atau psikiater berdasarkan gejala yang dialami. Sejauh mana gejala tersebut mengganggu kehidupan sehari-hari, dan seberapa sering gejalanya muncul.

Berikut ini adalah beberapa gejala depresi berat yang perlu diwaspadai yang dilansir dari ALODOKTER pada Senin (9/1/2023):

1. Hilangnya minat pada aktivitas yang dulunya menyenangkan

Saat merasa sedih, beberapa orang umumnya akan melakukan aktivitas yang disukai, misalnya berjalan-jalan, berolahraga, atau menonton film. Namun, pada kondisi depresi berat, penderitanya justru menghindari atau bahkan tidak lagi memiliki minat terhadap hobi atau aktivitas yang disenangi.

2. Tidak mampu mengurus diri sendiri

Tanda depresi berat lainnya adalah ketidakmampuan mengurus diri sendiri, termasuk makan, mandi, atau memenuhi tanggung jawab pekerjaan, baik di rumah maupun di kantor.

Baca juga:   Khasiat Teh untuk Kesehatan Tubuh

Penderita depresi berat biasanya sulit konsentrasi dan sering mengabaikan pekerjaannya, sehingga selalu mendapatkan masalah di kehidupan sosialnya.

3. Sering cemas secara berlebihan

Sering merasa cemas secara berlebihan, seperti gelisah dan khawatir, juga termasuk gejala depresi berat. Pada kondisi ini, penderita depresi cenderung tidak bisa berhenti berpikir tentang hal buruk yang akan terjadi.

Ketika merasa cemas atau overthinking yang ekstrem, gejala fisik bisa menyertai, seperti detak jantung dan pernapasan menjadi lebih cepat serta sesak napas.

4. Sedih dan putus asa terus-menerus

Berbeda dari sedih biasa, sedih pada depresi berat terasa lebih mendalam dan berlangsung secara terus-menerus. Selain menyebabkan perasaan sedih, depresi berat juga menimbulkan rasa putus asa yang tidak kunjung hilang.

Pada situasi seperti ini, penderitanya akan lebih mudah menangis dan merasa seolah-olah tenggelam ke dalam lubang yang dalam dan gelap tanpa jalan keluar. Penderitanya juga hampir tidak memiliki harapan bahwa keadaan akan berubah.

Sementara itu, ada juga yang mungkin selalu merasa bersalah, merasa dirinya tidak berharga, bahkan membenci diri sendiri.

5. Waktu tidur terganggu

Saat mengalami depresi berat, seseorang biasanya menderita gangguan tidur. Beberapa orang mungkin merasa lelah sepanjang waktu dan tidur secara berlebihan atau lebih lama dari biasanya.

Baca juga:   Daging Nabati: Pilihan Sehat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Sementara itu, sebagian lain mungkin justru tidak bisa tidur, bahkan saat merasa lelah sehingga sering terjaga sepanjang malam. Berbagai penelitian juga mengungkapkan bahwa banyak orang yang mengalami gangguan tidur saat depresi berat.

6. Penurunan berat badan yang signifikan

Pada saat depresi, sebagian orang cenderung makan berlebihan. Namun, pada kondisi depresi berat, biasanya yang terjadi justru sebaliknya. Orang yang depresi berat umumnya tidak nafsu makan dan mengalami penurunan berat badan yang signifikan. Penderita depresi juga tidak peduli dengan kesehatan fisiknya sendiri.

Selain itu, karena tubuh dan pikiran terhubung, depresi berat juga dapat menyebabkan berbagai keluhan fisik pada penderitanya, seperti sakit kepala berulang, masalah pencernaan, atau rasa sakit yang tidak ada pemicunya.

7. Percobaan bunuh diri

Ini merupakan gejala depresi berat yang paling serius. Seseorang yang mengalami depresi berat bisa sering berpikir atau berbicara tentang kematian. Tidak hanya itu, orang dengan depresi berat juga tidak ragu untuk menyakiti dirinya sendiri atau bahkan melakukan percobaan bunuh diri.

Perilaku yang berbahaya ini sering kali dipicu oleh konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan atau penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa di antara orang yang telah melakukan upaya bunuh diri ditemukan kandungan alkohol dalam darah mereka.

8. Halusinasi atau delusi

Dalam kasus yang sangat parah, gejala psikotik seperti halusinasi dan delusi, juga bisa menjadi tanda seseorang mengalami depresi berat.

Baca juga:   Perubahan Aktifitas di Masa Pandemi Bisa Picu Sakit Kepala

Delusi bisa membuat seseorang percaya pada hal-hal yang tidak masuk akal atau tidak berdasarkan pada kenyataan. Sementara itu, halusinasi dapat ditandai dengan melihat, mendengar, atau merasa tersentuh oleh hal-hal yang sebenarnya tidak ada.

Hal yang Perlu Dilakukan Ketika Mengalami Gejala Depresi Berat

Pada dasarnya, perkembangan gejala depresi berat yang dialami setiap orang bisa berbeda-beda. Gejala depresi bisa berangsur-angsur berubah, dari yang ringan hingga menjadi lebih berat. Ada juga yang mungkin merasakan perubahan gejala dengan sangat cepat.

Untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, inilah beberapa hal yang perlu dilakukan sebagai pertolongan pertama ketika Anda atau orang terdekat di sekitar Anda mengalami tanda-tanda depresi berat:

  • Singkirkan segala jenis barang yang berpotensi menimbulkan cedera atau mematikan, seperti benda tajam, obat-obatan, atau apa pun yang bisa mendorong percobaan bunuh diri.
  • Hindari penggunaan minuman beralkohol dan narkoba.
  • Selalu jaga komunikasi dengan orang-orang terdekat yang peduli dan dapat memberikan energi positif.
  • Perhatikan apa yang dapat memicu munculnya gejala depresi.
  • Buatlah sebuah jurnal pribadi untuk mendeteksi emosi yang dirasa, seperti rasa sakit, kemarahan, atau ketakutan.
  • Jaga diri dengan baik, misalnya konsumsi makanan sehat, aktif secara fisik, dan cukupi waktu tidur.
  • Hindari mengambil keputusan di saat merasa tertekan. (*/ran)
Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: depresigejala depresi


Related Posts

Ruangan Khusus Bagi Caleg Gagal yang Depresi Telah Disiapkan RSUD Sayang Cianjur
PASJABAR

Ruangan Khusus Bagi Caleg Gagal yang Depresi Telah Disiapkan RSUD Sayang Cianjur

14 November 2023
Kasus Bunuh Diri Meningkat Hingga 826 Kasus Ungkap Kemenkes
PASKESEHATAN

Kasus Bunuh Diri Meningkat Hingga 826 Kasus Ungkap Kemenkes

16 Oktober 2023
Jung Il-woo Sempat Alami Depresi Karena Aneurisma Otak
PASHIBURAN

Jung Il-woo Sempat Alami Depresi Karena Aneurisma Otak

13 Februari 2021

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026

# pasundan law fair 2026 BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Ajang bergengsi Pasundan Law Fair 2026 kembali sukses diselenggarakan...

harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026
potensi cuaca ekstrem

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

16 April 2026

Highlights

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

NASA Pilih Voyager untuk Misi Astronot Swasta Ketujuh ke ISS

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.