CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASDUNIA

WNI di Jepang Daftar Haji Tanpa Antre, Begini Kisahnya

Nurrani Rusmana
22 Mei 2023
WNI di Jepang Daftar Haji Tanpa Antre, Begini Kisahnya

Jamaah calon haji warga Indonesia di Jepang, Rahmah, memberi keterangan terkait pendaftaran haji tanpa antre di Tokyo, Minggu (21/5/2023). (Foto: antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

TOKYO, WWW.PASJABAR.COM — Calon jamaah haji warga negara Indonesia (WNI) di Jepang, Rahmah bisa mendaftar haji tanpa antre. Rahmah mengaku sudah mendaftar haji di Indonesia sejak lama dan antrean bertambah panjang setelah pandemi Covid-19.

Dilansir dari ANTARA, pada 2022, Rahmah dan keluarga pindah ke Jepang mengikuti suami yang bekerja dan saat itu tidak ada pemberangkatan haji. Kemudian pada Desember masih pada tahun yang sama, ia berkesempatan untuk melaksanakan ibadah umroh dari Negeri Sakura Itu.

“Di situ kami utarakan keinginan kami untuk berhaji dan diberi tahu oleh pihak tur kemungkinan masih lama antreannya karena sudah sejak 2019. Namun, mereka mengatakan akan mengabari jika ada kuota,” katanya saat ditemui dalam persiapan haji atau manasik di Balai Indonesia, Tokyo, Minggu (21/5/2023).

Empat bulan berselang, WNI yang tinggal di Shibuya, Tokyo, Jepang itu mendapatkan surat elektronik dari pihak tur bahwa masih terdapat kuota dan tidak berpikir panjang, ia langsung mendaftar.

Karena itu pula, dia mencabut pendaftaran haji di Indonesia agar memberi kesempatan bagi jamaah untuk yang belum mendapatkan kuota untuk mendaftar.

“Karena adanya corona ini, antrean tambah jadi 30 tahun lagi. Kalau 30 tahun lagi, saya enggak tahu apa usia saya sampai,” katanya.

Baca juga:   Kemenag : Jemaah Haji Wafat di Arab Saudi akan Dibadalhajikan

Selain itu, lanjut dia, aturan Kementerian Agama RI mensyaratkan untuk usia minimal berhaji adalah 12 tahun.

Sementara, ia akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji bersama keluarganya, yakni suami, putri yang berusia 16 tahun dan putranya yang masih berusia 10 tahun.

“Di sini boleh usia 10 tahun, yang penting anaknya sehat karena untuk melaksanakan ibadah di Mina, tawaf dan seterusnya,” katanya.

Biaya Haji di Jepang

Adapun, untuk biaya haji dari Jepang, yakni sekitar satu juta yen atau sama dengan biaya paket ONH Plus di Indonesia sekitar Rp120 juta. Namun, Rahmah berpendapat harga tersebut sepadan karena tidak perlu mengantre dan bisa berangkat di tahun yang sama.

Di luar biaya itu, dia menyebutkan terdapat biaya-biaya tambahan, seperti biaya untuk vaksin meningitis dan influenza.

Sementara itu, untuk syarat haji dari Jepang, salah satunya yakni harus menunjukkan bukti tinggal dengan zaryu kaado minimal satu tahun.

“Jadi enggak bisa turis wisata ke sini, terus naik haji. Harus ada bukti tinggal,” ujarnya.

Baca juga:   Bupati Bandung Lepas Rombongan Calon Jemaah haji Terakhir

WNI di Jepang Jalani Manasik Haji

Para jamaah calon haji warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Jepang menjalankan manasik haji sebagai persiapan ibadah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Sekitar 70 jamaah calon haji melaksanakan manasik yang dipandu oleh Imam Masjid Bilal Nagano Ustadz Muhammad Anwar di Balai Indonesia, Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT), Tokyo, Minggu.

“Alhamdulillah setelah corona tahun 2022, 2021 dan 2022, kita tidak mengadakan dan memang dari travel Jepang tidak bisa memberangkatkan haji karena yang diutamakan negara-negara (mayoritas) Muslim,” kata Sekretaris Umum Keluarga Masyarakat Muslim Indonesia Uwais Al Kindi.

Dia menyebutkan terdapat sekitar 600 jamaah calon haji yang diberangkatkan tahun ini yang difasilitasi oleh tiga agen perjalanan haji dan umroh resmi di Jepang.

“Masing-masing travel punya kuota 200 orang per tahunnya untuk berangkat haji. Alhamdulillah tahun ini sekitar 70 orang yang hadir langsung di sini. Yang lain hadir daring,” ujarnya.

Jamaah Haji Datang dari Prefektur Jepang

Selain dari Tokyo, jamaah calon haji juga datang dari berbagai prefektur di Jepang, yang terjauh yakni dari Prefektur Aomori dan Prefektur Kagawa.

Baca juga:   Kursi Roda Tak Halangi Semangat Calon Haji Bandung Barat

“Dari travel sendiri disediakan untuk manasik, cuma mungkin pakai Bahasa Inggris atau Bahasa Jepang. Kita fasilitasi di sini karena penyampaiannya menggunakan Bahasa Indonesia,” katanya.

Kegiatan manasik sendiri dimulai dari tausiyah yang berisi pengetahuan terkait syarat, rukun, sunnah dan larangan saat berhaji. Kemudian dilanjutkan dengan praktik.

Praktik itu sendiri terdiri dari cara menggunakan pakaian ihram, tawaf mengelilingi ka’bah tujuh kali hingga sai atau lari-lari kecil dari Shafa ke Marwah.

Terkait biaya haji di Jepang, yakni sekitar satu juta yen atau sama dengan biaya paket ONH Plus di Indonesia sekitar Rp120 juta.

Namun, Uwais mengatakan salah satu kemudahan beribadah haji dari Jepang adalah tanpa antre. “Dari waktu cenderung lebih singkat. Tidak mengantre, kalau di Indonesia bisa sampai 40-50 tahun antrenya. Kalau daftar di sini bisa langsung berangkat,” katanya.

Karena itu, Uwais mengimbau WNI Muslim yang tinggal di Jepang untuk memanfaatkan kemudahan tersebut.

“Saya berharap akan semakin banyak jamaah calon haji dari Indonesia yang berangkat karena mumpung di sini dan semua dimudahkan. Jangan pulang ke Indonesia sebelum haji di Jepang,” katanya. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Ibadah Hajijamaah hajiWNIWNI di Jepang


Related Posts

Calon Haji Bandung Barat
HEADLINE

Kursi Roda Tak Halangi Semangat Calon Haji Bandung Barat

9 Mei 2025
Ibadah Haji
HEADLINE

Pasangan Lansia Asal Cipongkor Berangkat Ibadah Haji Tahun Ini

7 Mei 2025
pelunasan haji
HEADLINE

Kemenag Jabar Perpanjang Tenggat Pelunasan Haji hingga 2 Mei 2025

29 April 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

instagram/@zonanaetral5
HEADLINE

Hasil Piala AFF U-17 2026: Indonesia Takluk 0-1 dari Malaysia, Langkah ke Semifinal Terancam!

16 April 2026

GRESIK, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai tuan rumah ajang ASEAN U-17 Boys' Championship 2026, Timnas Indonesia harus menelan pil...

pasundan law fair 2026

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
harga plastik

Kenaikan Harga Plastik Picu Penurunan Sampah di Kota Cimahi

16 April 2026
Agus Sutisna

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026
remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026

Highlights

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.