SERANG, WWW.PASJABAR.COM– Keraton Kaibon yang terletak di Serang Banten kini hanya menyisakan reruntuhan, keraton ini memiliki kisah tragis sejarah di masa lalu.
Adapun Kaibon memiliki arti Keibuan, keraton ini dibangun untuk ibu Sultan Syafiudin, Ratu Aisyah yang pada saat itu berkedudukan sebagai sultan ke 21.

Keraton ini dihancurkan pada tahun 1832 oleh pemerintah Belanda. Hal ini terjadi saat Du Puy (ju pwi) utusan Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels meminta Sultan Syafiudin untuk meneruskan proyek pembangunan jalan dari Anyer sampai Panarukan termasuk pelabuhan armada Belanda di Teluk Lada.

Namun, karena Syafiuddin menolak bahkan memancung kepala Du Puy lalu menyerahkannya kepada Daendels.
Daendels pun marah besar dan menghancurkan Keraton Kaibon.
Selain reruntuhan, Keraton Kaibon, masih meyisakan gerbang dan pintu besar yang berada di komplek istana.
Keraton Kaibon nampak terawat dan terjaga dan masih terus dikunjungi oleh masyarakat hingga saat ini. (*/tiwi)









