CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Prof Didi Turmudzi Nilai Penting Adanya Persatuan Perempuan Dewi Sartika

Yatti Chahyati
20 Desember 2023
Prof Didi Turmudzi Nilai Penting Adanya Persatuan Perempuan Dewi Sartika

Launcing Persatuan Perempuan Dewi Sartika di Gedung Sate Jalan Diponegoro, Rabu (20/12/2023). (Foto : tie/pasjabar) Diponegoro,

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Tokoh Sunda yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Prof.Dr.H.M Didi Turmudzi M.Si, menilai sangat penting hadirnya Persatuan Perempuan Dewi Sartika terutama untuk peningkatan kualitas Pendidikan di Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikannya usai launcing Persatuan Perempuan Dewi Sartika yang dirangkaikan dengan Deklarasi Perempuan Mendukung Jawa Barat Aman – Netral – Tenang (JABAR ANTENG) di Aula Gedung Sate jalan Diponegoro, Bandung, pada Rabu(20/12/2023).

“Kelahiran Dewi Sartika sangat penting diperingati, karena gagasan Dewi Sartika itu terkait dengan peningkatan kualitas perempuan terutama yang terkait pendidikan, dimana pendidikan itu sebuah lembaga yang dipersepsikan dalam filosofis urang sunda itu lembaga yang sangat strategis untuk meningkatkan harkat dan martabat. Oleh karena itu, ini mengingatkan kita bahwa kemajuan suatu bangsa itu tidak akan melebihi hasil pendidikannya,” ujar Prof Didi.

Baca juga:   Aweuhan Pasundan: Bagian II Edukasi “Alumnus Unpas Harus Menjadi Solusi”

Lebih lanjut dijelaskannya, kehadiran Persatuan Perempuan Dewi Sartika di Jawa Barat ini memiliki pesan moral yang sangat luar biasa. “Karena bagaimanapun juga pendidikan itu adalah kata kunci untuk kemajuan suatu bangsa, dan sebagai Ketua Umum Paguyuban Pasundan saya bangga adanya organisasi ini, ini sangat luar biasa,” ungkapnya.

Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Prof. Dr.H.M Didi Turmudzi M.Si. (foto : tie/pasjabar)

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan, di Jawa Barat ini pendidikan memiliki kualitas yang beragam bahkan disuatu daerah di lokasi yang sama pun berbeda kualitasnya.

“Masih banyak sekolah dengan kualitas beragam dari yang terbaik sampai yang terburuk, bahkan sekolah mereka berdekatan lokasinya. Bahkan ada siswa kelas 4 SD yang belum bisa membaca ini harus menjadi perhatian semua pihak termasuk perempuan dan ibu-ibu untuk memberikan inspirasi, dan juga motivasi kepada anak dan siswa di sekolah untuk mau belajar dan memiliki cita-cita seperti para perempuan hebat di Jawa Barat,”ujar Bey Machmudin.

Baca juga:   Orasi Ilmiah Gubernur Jabar, Unpas Diminta Respons Tiga Disrupsi

Bey juga mengajak perempuan Jawa Barat untuk mau datang ke sekolah, minimal satu atau dua jam sehari guna memantau putra-putrinya untuk memberikan inspirasi dan semangat, dan ini harus dilakukan massif di seluruh wilayah di Jawa Barat.

Persatuan Perempuan Dewi Sartika terbentuk setelah sejumlah tokoh perempuan Jawa Barat lintas profesi, lintas etnis, dan juga multi partai bersepakat untuk membuat forum komunikasi. Forum komunikasi tersebut dibentuk berawal dari keprihatinan atas eksistensi perempuan di Jawa Barat yang sangat potensial untuk ikut membantu pemerintah memecahkan berbagai masalah.

Dalam acara tersebut, PPDS juga mendeklarasikan Jabar Anteng (Aman, Netral, Tenang). Menurut Bey, deklarasi tersebut sebagai upaya sekaligus komitmen untuk mewujudkan Pemilu yang aman, netral, dan tenang.

Baca juga:   Aweuhan Pasundan: Bagian II Edukasi “Antikorupsi Harus Menjadi Ilmu”

Seperti diketahui, Dewi Sartika adalah seorang tokoh wanita pelopor pendidikan yang ada di indonesia. Ia berjuang keras dalam mewujudkan pendidikan yang layak bagi kaum wanita pada saat itu, Dewi Sartika lahir pada tanggal 4 Desember di Bandung Jawa Barat, orang tuanya berasal dari priyayi Sunda yang bernama Raden Somanagara dan Raden Ayu Rajapermas. Ayahnya merupakan pejuang kemerdekaan pada masa itu. Kedua orang tuanya bersikeras untuk menyekolahkannya di sekolah Belanda walaupun hal tersebut bertentangan dengan budaya adat pada waktu itu, Dewi Sartika merupakan pahlawan Nasional atas perjuangannya dalam Pendidikan peremuan di Indonesia. (tie)

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: paguyuban pasundanpersatuan perempuan dewi sartikaprof didi turmudzi


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
LPG
HEADLINE

Isu Kelangkaan LPG, Pertamina Pastikan Stok Nasional Tetap Aman

30 Maret 2026
paguyuban pasundan
HEADLINE

Paguyuban Pasundan Gelar Silaturahmi Bada Idul Fitri

30 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Permendiktisaintek
HEADLINE

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026

# Permendiktisaintek JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM -- Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) beberapa waktu lalu antara Panitia Kerja (Panja)...

unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026
PSEL

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

Highlights

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.