CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home CAHAYA PASUNDAN

Toleransi sebagai Prinsip Metodologis

Hanna Hanifah
16 Agustus 2024
toleransi

ilustrasi. (foto: Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Oleh: Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si (Ketua Bidang Agama Paguyuban Pasundan)

Ketua Bidang Agama Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si (foto: pasjabar)

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sebagai prinsip metodologis, toleransi merupakan penerimaan terhadap yang tampak sampai kepalsuannya tersingkap.

Dengan pengertian seperti ini, toleransi sangat relevan dengan epistemologi, di samping relevan juga dengan etika sebagai prinsip menerima apa yang dikehendaki sampai ketaklayakannya tersingkap.

Yang pertama (toleransi sebagai epistemologi) disebut dengan sa’ah, sedangkan yang kedua (toleransi sebagai etika) disebut dengan yusr. Baik sa’ah atau yusr berasal dari tauhid sebagai prinsip metafisika etika.

Keduanya melindungi seorang muslim dari perbuatan menutup diri terhadap duma dan dari konservatisme. Juga mendesak seorang muslim untuk menegaskan dan menyetujui kehidupan dan pengalaman baru.

Baca juga:   IKANO, Magister Kenotariatan Unpad Dukung Revisi UU ITE untuk Percepatan Cyber Notary

Di samping itu, keduanya mendorong seorang muslim untuk menyampaikan data baru dengan pikirannya yang tajam dan usahanya yang konstruktif.

Dengan demikian, seorang muslim dapat memperkaya pengalaman dan, ia kehidupannya dan selalu berusaha memajukan budaya dan peradabannya.

Sebagai prinsip metodologis dalam intisari peradaban Islam, toleransi adalah keyakinan bahwa Allah SWT tidak membiarkan umat-Nya tanpa mengutus seorang Rasul dari kalangan mereka sendiri.

Rasul yang akan mengajarkan kepada mereka bahwa tiada Tuhan selain Allah dan mereka patut menyembah dan mengabdikan diri kepada-Nya, juga untuk member peringatan kepada mereka tentang bahaya kejahatan dan penyebabnya.

Dalam hubungan ini, toleransi adalah kepastian bahwa semua manusia dikaruniai sensus-communis, yang membuat manusia dapat mengetahui agamanya yang benar serta mengetahui kehendak dan perintah Tuhannya.

Toleransi dalam agama adalah keyakinan bahwa keanekaragaman agama terjadi karena sejarah dengan semua faktor yang mempengaruhinya, juga dengan kondisi ruang dan waktunya yang berbeda termasuk prasangka, keinginan, dan kepentingannya.

Baca juga:   Arsenal Pesta Gol 4-1 atas Aston Villa: "The Gunners" Tutup Akhir Tahun 2025 sebagai Penguasa Liga Inggris

Di balik keanekaragaman agama tersebut, berdiri agama hanif (ad-din al-hanif), agama fitrah Allah manusia lahir bersamanya sebelum akulturasi membuat manusia menganut agama ini atau itu.

Toleransi menuntut seorang muslim untuk mempelajari sejarah agama-agama dengan tujuan untuk menemukan karuma awal Tuhan yang diajarkan oleh Rasul-Nya di setiap tempat dan waktu.

Toleransi mengubah konfrontasi dan saling mengutuk antaragama menjadi kerja sama dalam melaksanakan penelitian ilmiah tentang asalusul dan perkembangannya dengan tujuan memisahkan penambahan hustoris dari wahyu awal yang diterima.

Baca juga:   Wali Kota Bandung Beri Izin Rayakan Malam Tahun Baru 2023 Tapi Tanpa Kembang Api

Toleransi sebagai etika (yusr) berfungsi untuk mengebalkan seorang muslim dari kecenderungan menolak realita

kehidupan dunia, juga membuatnya memiliki sifat optimisme yang diperlukan untuk menjaga kesehatan,

keseimbangan, dan kebersamaan meskipun kehidupan umat manusia ditimpa berbagai tragedi dan penderitaan.

Allah menjamin semua makhluk-Nya bahwa setelah “kesulitan akan ada baginya kemudahan” (inna ma’al ‘usri yusra), agar manusia dapat membuktikan dirinya berguna dan telah membuatnya bebas serta mampu bertindak positif di dunia. (han)

# Prof Ali Anwar Toleransi Prinsip Metodologis

# Prof Ali Anwar Toleransi Prinsip Metodologis

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: Toleransiwawasan islam


Related Posts

Wesley Fofana memakan pisang untuk buka puasa dalam sebuah laga Liga Inggris. (AFP/MICHAEL STEELE)
HEADLINE

Ramadan Breaks di Premier League: Liga Inggris Kembali Terapkan Aturan Jeda Pertandingan untuk Memberi Kesempatan Pemain Muslim Berbuka Puasa

19 Februari 2026
akhlak manusia
CAHAYA PASUNDAN

Toleransi dalam Islam

24 Oktober 2025
Toleransi (Akhlak dalam Kehidupan Beragama)
CAHAYA PASUNDAN

Toleransi (Akhlak dalam Kehidupan Beragama)

17 Oktober 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.