CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 6 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

TB Vintage, Membalut Sejarah dalam Setiap Jahitan

Tiwi Kasavela
5 Mei 2025
TB Vintage, Membalut Sejarah dalam Setiap Jahitan

Produk TB Vintage. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM — Di tengah arus cepat dunia fesyen modern, hadir sebuah lini pakaian yang justru berjalan melawan waktu.

TB Vintage, sebuah perusahaan yang berbasis di Indonesia, bukan sekadar brand pakaian biasa.

Ia adalah penjaga sejarah, penenun ulang masa lalu melalui replika pakaian militer klasik yang akurat hingga ke detail terkecil.

Didirikan oleh Tanta Bagus Dewanto, TB Vintage telah hadir sejak 2012 dan menjadi pionir dalam penyediaan busana re-enactment—pakaian untuk kebutuhan reka ulang sejarah.

“Kami membuat pakaian klasik, khususnya untuk reenactor.

Bukan sekadar bergaya vintage, tapi benar-benar merekonstruksi ulang pakaian dari masa lalu dengan presisi tinggi,” ujar Tanta, Minggu (4/5/2025).

Baca juga:   HUT ke-1 Temu Sejarah Gelar Pekan Diskusi, Menulis Hingga Eksplorasi Sejarah

Produk unggulan TB Vintage yang paling membanggakan adalah replika seragam tentara Jepang.

Bukan hanya karena kelengkapannya dari kepala hingga kaki, tapi juga karena tingkat akurasi historisnya yang diakui hingga ke komunitas reenactor internasional.

Kemeja boshojuban, celana tipe 98, hingga sepatu berdesain shark nose khas—semuanya dibuat dengan bahan dan pola yang disalin langsung dari produk asli koleksi pribadi rekan-rekan komunitas.

“Yang membedakan kami adalah proses finishing-nya, kami menggunakan lapisan tepung kanji untuk menciptakan kesan ‘crispy’ pada pakaian, sama seperti seragam asli zaman dulu. Hingga saat ini, belum ada replika di dunia yang menggunakan metode ini selain kami,” jelasnya.

Baca juga:   FOTO : BANJIR AKIBAT MELUAPNYA SUNGAI CIKAPUNDUNG

Tak hanya tampil luar, presisi bentuk dan siluet menjadi fokus utama dalam produksi. TB Vintage mengukur setiap potongan pakaian dari lengkungan, posisi jahitan, hingga jatuh kain dengan metode pengukuran senti-persenti.

“Dalam hal pakaian historis, siluet adalah segalanya,” tegas Tanta.

Selain seragam Jepang, TB Vintage juga memproduksi pakaian pejuang Indonesia era 1948, dan kini tengah mengembangkan replika seragam KNIL (tentara kerajaan Hindia Belanda).

Yang menarik, mereka sedang meriset ulang “kain Garut”, jenis kain yang disebut dalam arsip Belanda sebagai bahan utama seragam KNIL sebelum 1942, dipercaya berasal dari pabrik tekstil di Garut, Jawa Barat.

Baca juga:   Sprint Race Gagal, Pecco Tertekan! Tardozzi Tetap Yakin Juara

Tak berhenti di masa lalu, TB Vintage kini juga merintis sub-brand baru yang membawa semangat sejarah ke gaya kontemporer.

“Kami sedang mencoba fusion style, memadukan desain fungsional dari Amerika dengan kamuflase khas Jerman. Tujuannya, agar pakaian bersejarah juga bisa dipakai nyaman dalam konteks kekinian,” kata Tanta.

Bagi yang tertarik memiliki koleksi bersejarah ini, TB Vintage melayani pemesanan lewat Instagram, Tokopedia, maupun Shopee.

Namun, Tanta menyarankan untuk melakukan konsultasi dulu, agar setiap pesanan sesuai dengan kebutuhan dan konteks sejarah pemesan. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: bajujahitanpakaianSejarahTB Vintage


Related Posts

Tragedi Suradiningrat I: Kisah Bupati Ponorogo yang Menjadi “ATM” Politik Mataram
PASNUSANTARA

Tragedi Suradiningrat I: Kisah Bupati Ponorogo yang Menjadi “ATM” Politik Mataram

4 Mei 2026
Sidoarjo dan Brantas: Menelusuri Jejak Peradaban di Hilir Lembah Sungai Terpanjang Kedua di Jawa
PASNUSANTARA

Sidoarjo dan Brantas: Menelusuri Jejak Peradaban di Hilir Lembah Sungai Terpanjang Kedua di Jawa

13 April 2026
Peta Politik Sunda
PASBUDAYA

Menelusur Gurat Holle: Saat Aksara Latin Mengubah Peta Politik Sunda

10 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

hujan ringan bmkg
HEADLINE

BMKG Sebut Mayoritas Kota Besar Indonesia Berpotensi Hujan Ringan

6 Mei 2026

WWW.PASJABAR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan mayoritas kota besar di Indonesia akan diguyur hujan...

harga pangan

Harga Pangan Nasional Berfluktuasi, Cabai Rawit Merah Masih Tertinggi

6 Mei 2026
pencurian

Aksi Pencurian di Kos Kopo Terekam CCTV, Dua Mahasiswa Jadi Korban

6 Mei 2026
Iduladha 2026

Jelang Iduladha 2026, Harga Sapi Kurban di KBB Merangkak Naik

6 Mei 2026
U-17 Piala Asia Timnas Indonesia

Timnas U-17 Indonesia Bungkam China di Laga Perdana Piala Asia

6 Mei 2026

Highlights

Jelang Iduladha 2026, Harga Sapi Kurban di KBB Merangkak Naik

Timnas U-17 Indonesia Bungkam China di Laga Perdana Piala Asia

Arsenal Melaju ke Final Liga Champions 2026 Usai Tumbangkan Atlético Madrid di Emirates Stadium

Klasemen Memanas! Borneo FC Tekuk Persita, Poin Kini Sama dengan Persib Bandung

Dukung Logistik Wilayah Perintis, PTDI Teken Kontrak 4 Unit Pesawat N219 Kargo

Bantah Isu Takhayul, Diego Simeone Ungkap Alasan Praktis Pindah Hotel Jelang Hadapi Arsenal

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.