BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sebanyak 7.000 warga asal Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat menggelar tradisi liwetan bersama pada Minggu (9/10/2022) sore.
Warga menggelar tradisi liwetan bersama dengan lesehan dan menggelar tikar dipinggir jalan sepanjang 4 km. Masing-masing warga mengolah nasi liwet dan lauk pauknya berdasarkan selera masing-masing serta di makan bersama-sama.
Tradisi liwetan ini disambut antusias oleh warga, lantaran baru pertama kali lagi digelar setelah dua tahun absen karena pandemi Covid-19. Selain itu, dengan gelaran tersebut juga bisa mempererat hubungan antar warga untuk saling bersilaturahmi.
“Tiap tahun selalu diadakan waktu belum ada Corona untuk kebersamaannya sama silaturahmi,” kata Tati, salah satu Warga Wangunharja.
“Kan udah berapa tahun ga diadakan. Sekarang alhamdulillah diadakan untuk warga desa Wangunharja. Umumnya untuk kita semua ini,” ucap Imas, warga Wangunharja lainnya.
Kepala desa Wangunharja, Dede Hermawan juga mengapresiasi antusiasme warga dalam menggelar liwetan ini. Hal tersebut merupakan tradisi yang rutin digelar setiap setahun sekali.
“Tujuan utamanya untuk menumbuh kembangkan rasa keberaamaan masyarakat dalam berbagai hal. Yakni pemerintahan sosial dan sebagainya yang dilandasi kultur kita untuk melestarikan adat dan budaya,” katanya.
Meski dilakukan secara sederhana, namun pihak desa dan warga mensyukuri karena terlepas dari pandemi. Hal itu berarti pihaknya bisa melanjutkan tradisi desa yang telah berlangsung hampir setiap tahun. (uby)









