CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Begini Cara Tunanetra Belajar Pijat Shiatsu

Yatti Chahyati
28 Februari 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, PASJABAR.COM — Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Sensorik Netra Wyataguna di Kota Bandung menjadi tempat pendidikan bagi para tunanetra. Salah satu keterampilan yang bisa dipelajari di sana adalah pijat shiatsu, sebuah metode pijat asal Jepang.

Di sana, para siswa mempelajari pijat shiatsu secara teori. Selain itu, praktik juga dilakukan. Bahkan, praktik jauh lebih banyak daripada pemberian teori.

“Untuk sistem pembelajaran itu 40:60, 40 persen teori, 60 persen praktik,” kata instruktur pijat shiatsu Ismet Firmansyah saat ditemui di lokasi, Kamis (28/2/2019).

Dalam praktik, para siswa diposisikan sebagai terapis atau orang yang memijat. Di lain kesempatan, mereka akan berubah menjadi pasien dan dipijat rekannya.

Baca juga:   FK Unpas Kedepankan PHEP Hingga Integrasi Kurikulum Keislaman dan Kesundaan

“Dengan sistem bergantian seperti itu, mereka akan bisa saling merasakan pijat yang enak itu seperti apa,” ucapnya.

Setiap siswa pun bisa saling koreksi dan memberitahu kekurangan. Hal itu jadi bahan evaluasi agar masing-masing siswa memiliki keterampilan memijat mumpuni.

Untuk praktik sendiri dilakukan di salah satu ruangan. Biasanya, mereka yang ditempatkan sebagai pasien akan diam dengan posisi tidur di kursi khusus. Siswa lain kemudian akan memijat dengan menggunakan tangan.

“Bedanya shiatsu dengan pijat biasa ini tidak menggunakan pelumas saat memijat. Pijat shiatsu juga pasiennya tetap memakai pakaian tapi ditutup dengan handuk,” jelas Ismet.

Baca juga:   Foto : Vaksinasi Di Wyataguna

Secara umum, pijat shiatsu bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah. Hal itu akan sangat berguna untuk kesehatan pasien.

Pelatihan pijat shiatsu di Wyataguna sendiri sudah berjalan sejak 1993. Sudah lebih dari 200 orang alumni yang tuntas menempuh pendidikan di sana.

Mereka kini banyak yang menjadi terapis pijat shiatsu. Bahkan, ada yang membuka tempat praktik sendiri di berbagai daerah, mulai dari Sumatera hingga Sulawesi.

Proses pembelajaran pijat shiatsu sendiri berlangsung selama enam bulan. Setelah itu, mereka akan ditempatkan di tempat praktik yang dinamakan Instalasi Produksi. Mereka akan menangani pasien secara langsung untuk menambah jam kerja dan pengalamannya.

Baca juga:   Sidang Doktor Ilmu Hukum Mursyal Senjaya Bahas Penegakan Hukum Pidana Dalam Tahap Penyidikan

Setelah itu, biasanya mereka akan mencari pekerjaan di tempat pijat shiatsu atau membuka tempat praktik sendiri. Pijat shiatsu sendiri bisa dilakukan baik oleh tunanetra atau bukan. Tapi, ada kelebihan yang dimiliki para tunanetra.

“Kelebihan tunanetra itu memiliki kepekaan. Kalau yang bukan tunanetra kan melihat (titik yang harus dipijat). Kalau yang tunanetra dengan perasaan, feeling, jadi tingkat kepekaannya lebih kena,” tutur Ismet. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: belajar pijat shiatsupijat di wyatagunapijat shiatsuwyataguna


Related Posts

FOTO : Barista Disabilitas Sensorik
PASBANDUNG

FOTO : Barista Disabilitas Sensorik

16 Oktober 2021
Foto : Vaksinasi Di Wyataguna
PASGALERI

Foto : Vaksinasi Di Wyataguna

13 Oktober 2021

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.