CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Setiap Tahun TBC di Bandung Terus Meningkat

admin
9 April 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, PASJABAR.COM — Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit paling mematikan ketiga di dunia. Penyebab penyakit ini adalah bakteri yang menyerang paru-paru dan menyebar lewat udara.

Penyebaran TBC di Kota Bandung pun tak bisa disepelekan. Pada tahun 2017, ditemukan 9.623 kasus di seluruh rumah sakit di Kota Bandung. Jumlah tersebut meningkat tahun 2018 menjadi 10.033 kasus.

Untuk menekan kasus TBC, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Rita Verita mengajak seluruh masyarakat untuk lebih menyadari bahaya TBC bagi tubuh. Edukasi merupakan hal penting dalam penanganan TBC.

Oleh karena itu,  Rita menekankan agar warga meningkatkan kepedulian kepada para penderita TBC.

Baca juga:   Lonjakan 18 Ribu Kasus TBC di Kota Bandung Bikin Pemerintah Siapkan Langkah ‘Tak Biasa’

“Kita mengajak kepada masyarakat untuk peduli terhadap penyakit TBC. Karena penyakit ini masih yang menyebabkan kematian terbanyak ketiga di dunia,” ujar Rita, kemarin.

Bentuk kepedulian itu, lanjut Rita, yaiti dengan konsep TOSS TBC, atau Temukan, Obati Sampai Sembuh TBC. Warga yang menemukan ada kasus TBC diimbau untuk segera diobati ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Saya mohonkan kepada masyarakat bila menemukan pasien yang batuknya lebih dari tiga minggu tidak sembuh-sembuh, segera bawa ke Puskesmas untuk diperiksakan sehingga kiranya dapat dengan cepat diketahui. Kita bisa menekan angka penularan dan angka kesakitan TBC di Kota Bandung,” katanya.

Baca juga:   Warga Bandung Yang Mau Kerja Di Jepang Ada Kuota Khusus Lho

Hal senada juga diungkapkan Ketua Yayasan Terus Berjuang, Dewi Wulan yang juga seorang penyintas TBC. Menurutnya, hal yang paling penting dalam pengobatan TBC adalah disiplin. Peran orang terdekat untuk terus mendampingi selama pengobatan juga amat penting.

Dewi menyatakan, TBC dapat disembuhkan asalkan pasien disiplin dalam berobat, yakni harus tepat waktu dan tepat dosis. Hal tersebut penting untuk menekan perkembangan bakteri di dalam tubuh.

“Insya Allah kalau TBC itu asalkan minum obatnya teratur, tepat waktu, dan disiplin, kita bisa sembuh. Buktinya saya,” tuturnya.

Baca juga:   Yana Sebut Pemkot Bandung Tak Ada Kerja Sama dengan ACT

Bersama Yayasan Terus Berjuang senantiasa memberikan edukasi dan pendampingan kepada para pasien TBC yang masih berjuang untuk sembuh. Apalagi, penderita TBC yang resisten terhadap obat terbilang cukup banyak. “Memang butuh perjuangan dan tidak mudah,” akunya.

Ia pun meminta kepada masyarakat agar mendampingi pasien TBC selama pengobatan. Jangan memberikan stigma kepada penderita TBC sehingga ia dijauhi oleh lingkungannya.

“Untuk masyarakat, jangan jauhi penderita TBC tapi kita dekati dan bantu pengobatannya,” pesannya. (put)‎

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: bakteri TBCbandungdinkesTBC


Related Posts

Lulusan siap kerja
HEADLINE

Unpas–STIE Pasundan Disnakertrans Jabar Siapkan Lulusan Siap Kerja

11 April 2026
Pemerintah Kota Bandung resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi ASN untuk efisiensi energi dan pola kerja fleksibel. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Dorong Efisiensi Energi, Pemkot Bandung Berlakukan Kebijakan WFH Setiap Jumat bagi ASN

10 April 2026
STKIP Pasundan Cup VIII
HEADLINE

Bukan Sekadar Turnamen, STKIP Pasundan Cup VIII Lahirnya Karateka Masa Depan

10 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.