CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Kematian Akibat COVID-19 tak Sebanyak Mers CoV dan Flu Burung

admin
6 Maret 2020
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Masyarakat dihebohkan dengan fenomena virus corona alias COVID-19. Apalagi, baru-baru ini diumumkan ada dua pasien asal Depok yang dinyatakan positif terjangkit virus tersebut.

Tapi, di balik kekhawatiran masyarakat itu, ada hal yag tak begitu diperhatikan. COVID-19 dipandang sebagai penyakit ekstra dahsyat. Padahal, COVID-19 tak sedahsyat yang dikhawatirkan orang-orang.

Buktinya, meski berbahaya, mereka yang meninggal akibat virus ini tergolong sedikit. Bahkan, jumlahnya tak mencapai 5 persen dari keseluruhan jumlah kasus yang terjangkit virus corona.

“Angka kematian (akibat) dari COVID-19 ini diperkirakan 2 persen,” kata Wakil Ketua Tim Infeksi Khusus Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Anggraeni Alam dalam Webinar RSHS tentang COVID-19 di RSHS, Kota Bandung, Kamis (5/3/2020).

Baca juga:   Polrestabes Bandung Ingatkan Ini Saat Warga Mudik

Kenapa angka mortaliti allias kematian akibat COVID-19 ini dikatakan sedikit? Itu karena jika dibandingkan dengan penyakit lain yang hampir sejenis dan sempat menghebohkan dunia, COVID-19 jauh lebih rendah.

“Bila dibandingkan, sebenarnya angka kematian dari COVID-19 ini yang diperkirakan 2 persen ini jauh di bawah MERS CoV, itu (angka kematian akibat MERS CoV) angkanya lebih dari 30 persen,” jelas Anggraeni.

Baca juga:   Sempat Bareng Menhub, Ridwan Kamil Akan Lakukan Pemeriksaan

Bahkan, ada penyakit lain yang heboh beberapa tahun lalu dan jauh lebih berbahaya, yaitu flu burung alias avian influenza. Bahkan, RSHS pernah merawat beberapa pasien flu burung sebagai rujukan nasional.

“RSHS pernah merawat pasien flu burung, ini angka kematiannya sampai 50:50,” ucapnya.

Meski begitu, bukan berarti masyarakat bisa tenang-tenang saja dengan COVID-19. Kewaspadaan tetap perlu dilakukan, tapi jangan sampai khawatir berlebihan. Bentuk kekhawatiran itu salah satunya membeli masker dalam jumlah banyak.

Baca juga:   Vietnam Dilanda Wabah Flu Burung

Sebab, penggunaan masker hanya direkomendasikan bagi mereka yang sedang sakit, terutama flu dan batuk. Selain itu, masker hanya direkomendasikan untuk dipakai petugas medis di tempat pelayanan kesehatan dan orang yang merawat orang sakit.

Pola hidup bersih dan sehat (PHBS) tetap jadi senjata utama untuk mencegah tertular COVID-19. Sementara jika baru pulang dari negara terdampak virus corona, baru berinteraksi dengan orang terkonfirmasi positif terjangkit corona, sebaiknya segera melapor ke pusat layanan kesehatan dan memeriksakan kesehatan. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVID-19Flu BurungMers CoVVirus corona


Related Posts

COVID-19
HEADLINE

Kasus COVID-19 Naik, Menkes Minta Masyarakat Waspada

11 Juni 2025
Kasus COVID
HEADLINE

RSHS Bandung Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

9 Juni 2025
Dispusipda Jabar Resmikan Galeri Covid-19
PASBANDUNG

Dispusipda Jabar Resmikan Galeri Covid-19

21 Desember 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.