CLOSE ADS
CLOSE ADS
ADVERTISEMENT

Tahun Ini Ujian Nasional Semua Tingkatan Dihilangkan

ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Syaiful Huda mengatakan DPR dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sepakat pelaksanaan Ujian Nasional (UN) ditiadakan untuk melindungi siswa dari COVID-19.

“Dari hasil rapat konsultasi DPR dan Kemendikbud, disepakati jika pelaksanaan UN SMP dan SMA ditiadakan, untuk melindungi siswa dari COVID-19,” ujar Syaiful Huda dalam keterangannya di Jakarta seperti dikutip Pasjabar dari antaranews, Selasa (24/3/2020).

Baca juga:   Alasan Menteri Keuangan Hanya Cairkan 50 Persen THR dan Gaji Ke-13

Kesepakatan itu didasarkan atas penyebaran COVID-19 yang kian masif. Padahal jadwal UN SMA harus dilaksanakan pada 30 Maret, begitu juga UN SMP yang harus dijadwalkan paling lambat akhir April mendatang.

Jika USBN via daring tidak bisa dilakukan, maka muncul opsi terakhir yakni metode kelulusan akan dilakukan dengan menimbang nilai kumulatif siswa selama belajar di sekolah.

Baca juga:   FAGI Ingin Nadim Berani Hapuskan UN di Indonesia

Untuk tingkat SMA dan SMP maka kelulusan siswa akan ditentukan melalui nilai kumulatif mereka selama tiga tahun belajar. Pun juga untuk siswa SD, kelulusan akan ditentukan dari nilai kumulatif selama enam tahun mereka belajar.

“Jadi nanti pihak sekolah akan menimbang nilai kumulatif yang tercermin dari nilai rapot dalam menentukan kelulusan seorang siswa, karena semua kegiatan kurikuler atau ekstrakurikuler siswa terdokumentasi dari nilai rapor,” kata dia.

Baca juga:   Ratusan Pengrajin Tahu Tempe Mogok Produksi
Print Friendly, PDF & Email
Editor:


Related Posts

Trending

Highlights