CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBISNIS

Cara Mengembangkan Usaha di Tengah Pandemi

admin
30 Juni 2020
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW. PASJABAR.COM — Bisnis saat ini berada dalam ketidakpastian. Tidak hanya dari sisi disrupsi teknologi ataupun perang dagang, tapi juga terkena imbas pandemi Covid-19. Pandemi ini memperlihatkan ketidaksiapan hampir semua sektor, seperti perekonomian.

Dekan Sekolah Bisnis Manajemen Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Utomo Sarjono Putro mengatakan, Covid-19 memaksa pelaku usaha mengakses digital dengan baik.

Persoalannya, rata-rata UMKM di Indonesia bermasalah dengan akses digital. UMKM membutuhkan teknologi yang mudah digunakan.
“Untuk itulah kami menyelenggarakan webinar Grow Your Businesses in the Mid of Pandemic ini. Tema tersebut relefan dengan persoalan UMKM saat ini,” tutur Utomo dalam webinar, Sabtu(27/6/2020) lalu, yang disampaikannya kepada pasjabar, Senin (29/6/2020)

Webinar ini menghadirkan Director Incubator SBM/LPK ITB Dina Dellyana, Co Founder Bukalapak and Director Telkom Digital Fajrin Rasyid, Founder Upnormal Rex Marindo, dan Co-Founder Tiket.com, Geary Undarsa.

Sementarabitu, Director Incubator SBM/LPK ITB Dina Dellyana mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya melakukan penelitian terhadap 425 UMKM, didominasi fashion dan kuliner. Kuisioner yang dijawab daring pada 24 Maret-14 April 2020 ini ingin melihat imbas covid terjadap industri kreatif selama fase awal (fase kaget).

Baca juga:   Subsektor Kuliner di Jakarta Utara Dorong Buka Lapangan Kerja

Hasilnya, 98 persen UMKM sektor industri kreatif terkena dampak negatif Covid-19. 70 persen mengalami penundaan proyek atau pekerjaan. 67 persen mengalami penurunan penjualan dan pemasukan.

Kemudian 59 persen mengalami pembatalan proyek. 21 persen mengalami kesulitan mencari bahan baku. Hanya 8 persen yang mengalami penambahan omzet, ini terjadi di sektor games dan animasi.

Menghadapi ini, para UMKM mengambil langkah berbeda ada yang mengubah produk dan menambah layanan. Seperti UMKM fashion beralih membuat masker. Bahkan ada startup digital menjual kopi, yang penting cashflow berjalan.
Selain itu, industri kreatif lebih humanis. Efisiensi yang dilakukan lebih ke operasional. Sedangkan karyawan, menjadi hal terakhir yang mereka sentuh. Pelaku industri kreatif sangat tidak setuju dengan pengurangan karyawan karena tidak tega, kasihan.

“Mereka coba subsidi. Mereka tidak mau PHK, paling penundaan gaji terutama di top level. Mereka mencari sumber pemasukanbaru, membuat produk baru sesuai kebutuhan pandemi,” ungkap dia.

Untuk itu, terdapat strategi jangka pendek, menengah, dan panjang yang diusulkan. Seperti kolaborasi dengan subsektor lain, mengubah cara pembayaran, kurangi pos yang tidak perlu.
Kemudian, adaptasi dengan new normal, fleksibilitas budgeting, tingkatkan skill, stabilitas supply chain, lebih adaptif dalam merespons, dan lainnya.

Baca juga:   Unpas Sosialisasikan Hibah PPK Ormawa dan P2MW Tahun 2026

Salah satu perusahaan yang berhasil bertahan adalah Upnormal. Founder Upnormal, Rex Marindo menyampaikan 10 hal yang sebaiknya dimiliki UMKM kuliner memasuki era new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB).
“10 hal ini akan menjadi kelebihan dari UMKM kuliner tersebut,” tutur dia.

Ke-10 hal itu yakni pertama, membangun database dan manajemen. Cara mudahnya dengan memanfaatkan WA business. Kedua, learning organization is a must atau perusahaan harus terus update dan mengejar ketertinggalan.

Ketiga, mengadaptasi perilaku new normal. Keempat, modal rendah, perputaran bisnis cepat. Kelima, digitalisasi. Ini adalah hal penting dan punya kontribusi besar di bisnis food and beverage. Keenam, menjadikan inovasi sebagai DNA. Ketujuh, menjaga merek, karena merek sesuatu yang penting. Delapan, mencari channel dan pendapatan alternatif. Kesembilan, giving and caring.Yang dipedulikan customer saat ini, brand yang peduli. Karena itu jangan melulu berjualan, tapi buat kegiatan yang bisa mengikat emosi costumer. Terakhir, model bisnis yang cepat dan berskala.

Baca juga:   Wisma MM UGM Sandang Predikat Hotel Bintang Tiga

Dalam webinar tersebut, Co Founder Tiket.com, Gaery Undarsa menyampaikan bagaimana perusahaannya bertahan meskipun dampak buruk pandemi menghantam usahanya habis-habisan.
Salah satu yang membuat Tiket.com bertahan adalah budaya atau nilai perusahaan yang dipegang yakni 3F. Pertama, fast atau cepat. Bagaimana perusahaan merespons dengan cepat berbagai persoalan, tidak bertele-tele. Begitupun saat Covid-19 menghantam.
Kedua, fleksibel. Ketiga, hal yang sering dilupa, yakni friendly. Indonesia terkenal paling bersahabat. Bahkan hidup di Indonesia, punya relasi lebih penting dibanding punya uang.
Sementara itu, Fajrin Rasyid, Co Founder Bukalapak yang kini menjadi Direktur Digital Telkom membagikan cara membangun startup.

“Rumusnya why, how, and what. Jadi dari luar dulu baru ke dalam,” tutur Fajrin.
Why dalam artian temukan apa masalahnya, mengapa masalah itu terjadi, seberapa besar masalah itu mengganggu dan berpengaruh pada seberapa banyak orang.
Setelah menemukan masalahnya, bagaimana solusi yang ditawarkan, kenapa solusi itu penting. Dari sana, baru berbicara produk, keluarkan ide briliannya dan eksekusilah. (*/j-be)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:


Related Posts

cuaca bandung hari ini
PASBANDUNG

Prakiraan Cuaca Bandung Raya 16 Maret 2026: Waspada Hujan Siang hingga Sore

16 April 2026
semifinal liga champions 2026
HEADLINE

Jadwal Semifinal Liga Champions 2026 Resmi: Big Match PSG vs Bayern dan Arsenal vs Atletico Siap Panaskan Eropa

16 April 2026
Bayern München vs Real Madrid
HEADLINE

Drama 7 Gol! Bayern München Singkirkan Real Madrid

16 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

cuaca bandung hari ini
PASBANDUNG

Prakiraan Cuaca Bandung Raya 16 Maret 2026: Waspada Hujan Siang hingga Sore

16 April 2026

# cuaca bandung hari ini BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca...

semifinal liga champions 2026

Jadwal Semifinal Liga Champions 2026 Resmi: Big Match PSG vs Bayern dan Arsenal vs Atletico Siap Panaskan Eropa

16 April 2026
Bayern München vs Real Madrid

Drama 7 Gol! Bayern München Singkirkan Real Madrid

16 April 2026
candi borobudur

Terungkap! Borobudur Ternyata Simpan “Permainan Rahasia”

16 April 2026
SJR jurnal dosen

SJR: Sekadar Jaga Reputasi

16 April 2026

Highlights

Terungkap! Borobudur Ternyata Simpan “Permainan Rahasia”

SJR: Sekadar Jaga Reputasi

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.