CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

David : Rencana Tata Ruang Wilayah Belum Efektif

admin
1 Juli 2020

David Abdillah Al Amin, usai sidang doktor, Ilmu Sosial Konsentrasi Ilmu Administrasi Publik pascasarjana UNpas, pada Rabu (1/7/2020) di Aula Mandalasaba dr.Djoenjonan Lantai V Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatra No 41 Kota Bandung. (tan/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Program Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) menggelar sidang terbuka promosi doktor David Abdillah Al Amin, mahasiswa Program Doktor Ilmu Sosial Konsentrasi Ilmu Administrasi  Publik pada Rabu (1/7/2020)  di Aula Mandalasaba dr.Djoenjonan Lantai V Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatra No 41 Kota Bandung.

Sidang Doktor yang diketuai oleh Rektor Unpas Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp. MSi. M.Kom serta penguji Direktur Pascasarjana Unpas sekaligus Oponen Ahli Prof.Dr.H.M.Didi Turmudzi M.Si. Turut hadiri sebagai tamu undangan Walikota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih, S.I.P., M.Si. dan Komisi III Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat  Dr. dr. H. Herman Sutrisno M.M.

Dalam disertasinya, David mengambil judul Model Implementasi Kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah Dalam Mewujudkan Pembangunan Kota Berkelanjutan di Kota Banjar (Studi Perda Kota Banjar No. 9 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Banjar).

doktor David Abdillah Al Amin, mahasiswa Program Doktor Ilmu Sosial Konsentrasi Ilmu Administrasi Publik. (tan/pasjabar)

“Permasalahan pokok dalam penelitian ini di arahkan pada model implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah, yang dalam prakteknya belum berjalan secara efektif terutama mewujudkan pembangunan kota berkelanjutan di Kota Banjar,” ujarnya kepada Pasjabar.

Baca juga:   Cek Jadwal MotoGP Belanda Sirkuit Assen 2025 dan Siaran Live

Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif analisis sedangkan jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif.

“Hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa, terdapat faktor-faktor yang menyebabkan implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dalam mewujudkan pembangunan kota berkelanjutan di Kota Banjar, dapat berjalan secara efektif yaitu Policy standards and objectives, The resources and incentives. The quality of inter-organizational relationship, The charactenstics of the Implementation agencies, The economic, social and political environment dan The ‘dispositon’ or response of the Implementers,” paparnya

Namun demikian, lanjut David berdasarkan hasil penelitian faktor-faktor tersebut belum seluruhnya berjalan secara efektif. Adapun faktor-faktor yang belum berjalan secara efektif adalah Policy standards and objectives dan The ‘disposition’ or response of the implementers. Oleh karena itu masih terdapat masalah yang dihadapi berkaitan dengan kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), sehingga belum dapat memberikan jalan terbaik dalam mengatur, memanfaatkan sebaik-baiknya tata ruang di wilayah dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan terutama sektor pembangunan yang ada di perkotaan.

Baca juga:   Halal Bihalal YPDM Pasundan Bangun Harmonisasi dengan Sekolah

“Di samping itu pula hasil penelitian mengemukakan bahwa Peneliti menemukan sebuah pengembangan model implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah dalam mewujudkan pembangunan kota berkelanjutan di Kota Banja,  dari model top down menjadi model sintesa atau  hybrid dengan mengelaborasi kepentingan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Partisipasi Masyarakat. Artinya kebijakan RTRW ini baik dalam perencanaan maupun dalam implementasinya mengelaborasi dengan melibatkan pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Barat dan partisipasi masyarakat Kota Banjar.Walaupun kebijakan terdesentralisasi tapi pemerintah pusat dan provinsi tetap memiliki andil untuk mengendalikan dan mengawasi jalannya kebijakan rencana tataruang wilayah dalam mewujudkan pembangunan kota berkelanjutan di Kota Banjar,” pungkasnya.

Baca juga:   Lima Pemain Bersinar saat Indonesia Hajar Bahrain
David Abdillah Al Amin, mahasiswa Program Doktor Ilmu Sosial Konsentrasi Ilmu Administrasi Publik Pascasarjana Unpas. (tan/pasjabar)

David Abdillah Al Amin dinyatakan lulus dan mendapatkan gelar Doktor Sosial dengan IPK 3,62 dan hasil Yudisium sangat memuaskan.

Sementara itu, Komisi III Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat  Dr. dr. H. Herman Sutrisno M.M. menyampaikan bahwa penelitian yang dilakukan oleh David Abdillah Al Amin sangat bermanfaat bagi Kota Banjar dan ke depan diharapkan dapat diimplentasikan.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada promotor dan penguji serta peneliti, hasilnya sangat memuaskan. Selamat kepada peneliti yang meraih strata tiga semoga hasil penelitian dan ilmu dapat diimplentasikan. Disertasi ini menyajikan penelitian yang sangat berguna bagi Kota Banjar, di mana ke depan diharapkan tata ruang di Kota Banjar tidak akan kaku, semakin banyak yang berinvestasi. Kami juga akan menerima masukan dan menindak lanjutinya, sebab tata ruang adalah hal yang penting” tandasnya. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: pascasarjana unpaspasundansidang doktoruniversitas pasundan


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Melda Yunita Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Teliti IKM Produk Makanan di Prov Bengkulu

16 April 2026
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Bahtera Gurning Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unpas, Soroti Akses Keadilan Pekerja

14 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.