CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

8 Daerah di Jabar Zona Merah, Kota Bandung Tetap ‘Konsisten’

Yatti Chahyati
14 Desember 2020
FOTO : Pembuatan Seni Mural Waspada Covid dan DBD

ilustrasi (PASJABAR)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan delapan daerah di Jawa Barat kini berstatus zona merah COVID-19 per Senin (14/12/2020). Ada yang ‘konsisten’ dari sebelumnya zona merah, ada juga yang ‘naik status’.

“Zona merah kita bertambah menjadi delapan daerah. Jadi, kita harus waspada ya,” kata Emil, sapaan akrabnya, dalam konferensi pers di Gedung Sate, Kota Bandung.

Kedelapan daerah tersebut adalah Kabupaten Garut, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kota Depok, dan Kota Cimahi. Dari ketiga daerah itu, yang ‘naik status’ adalah Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimah. Sedangkan lima daerah lainnya ‘konsisten’ dari status sebelumnya.

Baca juga:   BMKG Ungkap Enam Faktor Pembentuk Bibit Siklon Tropis 91S

Ia pun meminta mereka yang ada di zona merah, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk tetap waspada. Jangan sampai kondisi yang ada semakin bertambah parah.

“Oleh karena itu, kepada yang ada di zona merah untuk terus memperhatikan potensi yang akan terjadi jika tidak diantisipasi,” ungkapnya.

Efek Libur Panjang dan Klaster Keluarga

Emil mengatakan, tingginya kasus COVID-19 di delapan daerah itu disebabkan oleh libur panjang beberapa waktu lalu. Selain itu, klaster keluarga juga mengalami peningkatan.

Baca juga:   TB Hasanuddin : Pencopotan Dandim Kendari Sudah Sesuai Aturan di Lingkungan TNI

“Dari hasil kajian, memang klaster keluarga ini sedang meningkat,” ucap Emil.

Selain itu, klaster industri juga berpengaruh signifikan terhadap penyebaran COVID-19, terutama di kawasan industri seperti Kabupaten Bekasi. Namun, ada hal lain yang jadi penyebab tingginya jumlah kasus di delapan daerah tersebut, yaitu perbedaan data antara pemerintah pusat dan Jawa Barat.

Data harian antara kedua pihak mengalami perbedaan satu sama lain. Namun, untuk menetapkan status zona tersebut, salah satunya berdasarkan data yang ada dari pemerintah pusat.

Baca juga:   Minyak Curah Masih Boleh Beredar, Disdagin Kota Bandung akan Sesuaikan Keputusan

Ia mencontohkan data per 1-13 Desember, jumlah kasus di Jawa Barat mencapai 9 ribuan. Namun, setelah ditelusuri, Pemprov Jawa Barat menemukan sekitar 4.600-an kasus di antaranya merupakan kasus lama.

Namun, berdasarkan rapat koordinasi dengan pemerintah pusat hari ini, Luhut Binsar Panjaitan menurutnya menjanjikan perbaikan data. Sehingga, ke depan data antara daerah dan pusat bisa sinkron.

“Jadi, analisa jumlah hariannya masih terkendala dan komitmen tadi dari Pak Luhut, pemerintah pusat, perbaikan sistem baru akan dilakukan di bulan Januari dengan kontrak IT yang lebih baik,” tandas Emil. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: kota bandung zona merahzona merah jabar


Related Posts

Sekda : Dua Pekan di Jabar Tidak Ada Daerah Zona Merah
PASJABAR

Sekda : Dua Pekan di Jabar Tidak Ada Daerah Zona Merah

31 Maret 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.