CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 15 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Tunanetra Wyata Minta Bertemu Menteri Risma

Yatti Chahyati
18 Januari 2021
Tunanetra Wyata Minta Bertemu Menteri Risma

Forum Akademisi Luar Biasa Jawa Barat menggelar aksi di halte bus di depan BPRSDN Wyata Guna Bandung pada Senin (18/1/2021). (eci/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Forum Akademisi Luar Biasa Jawa Barat menggelar aksi di halte bus di depan BPRSDN Wyata Guna Bandung pada Senin (18/1/2021).

Aksi itu untuk memperingati peristiwa ‘pengusiran’ klien (sebutan untuk siswa) Wyata Guna dari asrama. Mereka sempat dipaksa keluar dari asrama hingga akhirnya tinggal beberapa hari di trotoar sebagai bentuk perlawanan.

Saat itu, sebanyak 32 mahasiswa diminta keluar karena Wyata Guna sudah berubah nomenklatur dari panti menjadi balai. Aksi itu berakhir setelah pihak Kementerian Sosial datang, membolehkan mereka tinggal kembali di asrama, dan menjanjikan akan bertemu dengan Menteri Sosial saat itu.

Baca juga:   Persib Kandaskan PSM 2-0, Asa Juara Terjaga
(Foto : eci/pasjabar)

Namun, sampai sekarang, tak ada realisasi dari yang dijanjikan Kementerian Sosial (Kemensos). Tuntutan utamanya adalah meminta nomenklatur balai kembali berubah menjadi panti dan bertemu dengan Menteri Sosial untuk menyampaikan aspirasi.

Ketua Forum Akademisi Luar Biasa Jawa Barat Rianto berharap aksi itu membuat pihak terkait sadar akan apa yang dijanjikan. Sebab, berkali-kali mereka menagih janji ke pihak Kemensos, nyatanya hanya jadi angin lalu.

“Sudah sering kirim surat, enggak ada tanggapan sama sekali dari kementerian. Sedangkan ini kan tanda tangan di atas materai, mereka benar-benar melanggar hukum,” ujar Rianto.

Baca juga:   Masalah Hak Asasi Manusia
(foto : eci/pasjabar)

 

Di era Menteri Sosial Tri Rismaharini, ia berharap ada angin segar bagi dunia pendidikan tunanetra. Karena itu, ia dan rekan-rekannya ingin bertemu mantan Wali Kota Surabaya tersebut.

“Harapannya dengan menteri yang baru ini, dengan keibuannya, mudah-mudahan bisa memperbaiki pendidikan tunanetra di Wyata Guna dan Indonesia,” kata Rianto.

Ia berharap aksinya mencuri perhatian Risma sehingga mau datang dan mendengar aspirasi mereka. “Semoga Ibu Tri Rismaharini terketuk hatinya untuk menemui para mahasiswa untuk membahas permasalahan ini secara tuntas serta mendapat solusi terbaik,” tutur Rianto.

Baca juga:   Satlantas Polres Cimahi Berikan Apresiasi pada Penjaga Perlintasan Kereta Api

Perubahan nomenklatur dari panti menjadi balai sendiri berdampak pada masa studi dan masa tinggal klien di Wyata Guna. Para klien maksimal hanya bisa tinggal di sana selama enam bulan. Selepas dari itu, mereka harus keluar untuk memberi kesempatan bagi klien lain yang akan masuk.

(foto : eci/pasjabar)

Saat ini, dari 32 mahasiswa yang pernah diminta keluar, tersisa sembilan orang yang masih tinggal di asrama. Mereka sedang menempuh perkuliahan yang rata-rata selesai 1-2 tahun ke depan.

Sementara saat dimintai tanggapan soal aksi massa, pihak Wyata Guna mengatakan tidak akan memberikan tanggapan atas aksi tersebut.(ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: wyata guna bandung


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

penataan gedung sate
HEADLINE

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali melakukan penataan kawasan Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (14/4/2026). Setelah...

TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026
ITB HMT lagu

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

15 April 2026
rusun ASN

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

15 April 2026
bedah rumah

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

15 April 2026

Highlights

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

Kendaraan Listrik Untuk Distribusi MBG Ciptaan SMKN 8 Bandung Siap Diproduksi 

Xiaomi 18 Pro Bocoran Terbaru Ungkap Spesifikasi Kamera dan Baterai

Roblox Luncurkan Akun Kids dan Select untuk Perlindungan Anak

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.