CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Valda Mahasiswi FH Unpas Berbagi Tips Kuasai Banyak Bahasa

Yatti Chahyati
11 Februari 2021
Valda Mahasiswi FH Unpas Berbagi Tips Kuasai Banyak Bahasa

mahasiswi Universitas Pasundan, Fakultas Hukum (FH) Jurusan Hukum Semester IV, Valda Zahirra Sidqi. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Keterampilan berbahasa adalah hal yang penting untuk dimiliki oleh seseorang. Hal ini disadari betul oleh mahasiswi Universitas Pasundan, Fakultas Hukum (FH) Jurusan Hukum Semester IV, Valda Zahirra Sidqi atau yang akrab disapa Valda.

Lewat keterampilan berbahasa Valda juga berhasil meraih berbagai prestasi, diantaranya mendapatkan penghargaan dalam Essays Contest of The Understanding Korea 2020 dari Center for International Affairs (CEFIA) di Academy of Korean Studies (AKS), tergabung dalam angkatan pertama workshop Internasional Hear My Voice yang bergerak dalam dunia feminist sebagai perwakilan dari Indonesia, pada bulan Mei-Juni 2020.

Di samping itu, ia juga menjadi juara 1 lomba event CLE The Mock Pre-Trial Hearing se-Asia pada Desember 2020 dan yang terbaru menjadi Youth Leader Influencer of International Global Network 2021.

“Sebagai mother language pastinya saya fasih dalam berbahasa Indonesia, lalu sebagai jembatan ke bahasa-bahasa yang lain, saya perdalam dahulu bahasa Inggris. Kemudian bahasa asing lainnya yaitu bahasa Korea, levelnya ada di tahap  intermediate, dan sisanya seperti Bahasa Jerman, Bahasa Jepang, Bahasa Thailand, Bahasa Perancis, dan lain-lain, itu masih dalam level basic dan juga sedang terus-menerus dipelajari,” terangnya.

Valda juga bercerita bahwa ia mulai belajar bahasa sejak kelas satu SMA, karena pada saat itu ia  mempunyai banyak waktu luang dan mulai berpikir untuk mengasah kemampuan yang ada di dalam diri, salah satunya berkomunikasi menggunakan bahasa-bahasa dari berbagai belahan dunia.

Baca juga:   Pendaftaran PPDB SMA, SMK dan SLB Tahun 2023 Segera Dimulai, Catat Tanggalnya!

“Di samping itu, karena waktu itu di sekolah saya juga ada guru yang sangat mendukung, hingga tiap kali saya menjadi perwakilan dari sekolah yang mengikuti berbagai konferensi Internasional. Serta pastinya juga tidak terlepas dari dukungan orang tua, sehingga itu semua memacu saya dalam berkembangnya di dunia bahasa,” urainya.

Adapun motivasi yang memacu Valda untuk belajar berbagai bahasa adalah karena senang mempelajari hal-hal baru, termasuk dalam menambah ilmu.

“Nah, ilmu kan tidak hanya yang ada di Indonesia, ada juga yang dari luar negeri, otomatis berbagai ilmu tadi itu harus diterjemahkan dari satu bahasa ke bahasa lainnya yang mana kebanyakan di terjemahkan ke dalam bahasa Inggris karena memang itu bahasa Internasional. Dari situ, saya pikir bahwa kalau saya bisa mempelajari bahasa dari negara lain, untuk apa lagi harus menunggu diterjemahkan? toh kadang saya punya banyak waktu luang, mending dimanfaatkan saja untuk belajar bahasa asing,” paparnya.

Kemudian seiring berjalannya waktu, Valda berpikir bahwa belajar bahasa sama sekali tidak ada ruginya. Bisa bermanfaat di dunia kerja, sebagai tambahan di CV, juga bisa sebagai translator untuk kerja sambilan, atau bahkan kita bisa travelling keliling dunia dan tidak perlu didampingi oleh translator.

“Selanjutnya khusus untuk bahasa Korea yaitu karena saya suka nonton acara K-pop dan drama Korea. Nah, kadang karena ada beberapa tayangan yang tidak ada terjemahan bahasa Inggris-nya, jadi saya memutuskan untuk mendalami bahasa Korea. Sampai sekarang pun itu juga sangat berguna. Karena kesini-sininya kerja sama antara Indonesia dengan Korea mulai erat. Jadi saya rasa belajar Bahasa Korea tidak hanya bermanfaat dalam hal yang berkaitan dengan hobi saya, tetapi juga bermanfaat untuk masa depan saya,” urainya.

Baca juga:   Dua Siswa SMA Negeri 2 Bandung Jatuh dari Lantai 2 Sekolah

Valda mengatakan bahwa pada awalnya saat ia belajar bahasa itu sulit karena belum terbiasa dan masih asing dengan kata-kata yang dipelajari. Juga kadang ada saat dimana ia terbalik dalam menggunakan satu bahasa dengan bahasa lainnya.Misalnya ketika seharusnya menulis ‘s’ dalam Bahasa Inggris, tetapi ia malah menulis ‘ㅅ’ dalam Bahasa Korea, atau kadang sebaliknya.

“Tetapi itu semua saya pikir karena saya belum tahu pola belajarnya, apalagi kalau saya pelajarinya karena dari nonton film, mendengarkan musik dan lain sebagainya, lama-lama saya rasa dengan sendirinya semua bahasa yang kita pelajari akan nempel di otak. Jadi intinya tidak usah terlalu dibebani, pelajarilah itu karena senang atau karena suka, bukan karena tuntutan atau paksaan. so just enjoy the process!” Tandasnya.

Dengan belajar bahasa asing, tambah Valda ada banyak sekali manfaat yang ia dapatkan dalam mempelajari bahasa asing.

“Saya bisa mengikuti kompetisi Internasional, lomba menulis essay Internasional, menjadi delegasi di konferensi Internasional, bahkan saya akhir-akhir ini diminta menjadi mentor untuk mengajar bahasa asing kepada teman-teman Indonesia, juga yang tidak kalah penting adalah dalam halnya menambah relasi internasional, dan masih banyak lagi manfaat lainnya,” sambungnya.

Baca juga:   Peringati HATARU 2019, IMPI Korwil Bandung Raya Kampanye Benahi Kemacetan

Selain itu, ada satu manfaat yang Valda rasakan tetapi tidak dapat dinilai dengan uang, yaitu rasa respect each other. Jadi maksudnya adalah ketika kita berkomunikasi menggunakan bahasa asing dengan orang asing, maka mereka menganggap bahwa kita menghargai bahasa dan budaya mereka, jadi otomatis mereka tidak segan-segan untuk menghargai balik.

“Terlebih jika mereka hanya bisa menguasai satu bahasa yaitu hanya mother languagenya, maka mereka akan menghargai kita dua kali lipat. Sebenarnya saya tidak mengharapkan untuk dihargai balik, tetapi nyatanya itulah yang saya rasakan setiap kali ketika berkomunikasi menggunakan bahasa asing. Senang rasanya karena bisa respect each other,” ujarnya.

Sebagai penggiat dalam belajar bahasa asing, Valda juga menyampaikan bahwa bahasa itu bukan hal yang mudah tapi juga bukan hal yang susah.

Sampai saat ini pun, Valda masih  memperdalam setiap hal dari bahasa asing karena bahasa  bukan suatu hal yang setelah dipelajari lalu didiamkan, tetapi bahasa adalah suatu hal yang harus digunakan terus-menerus.

“Gunakanlah masa yang ada untuk mengeksplorasi berbagai kesempatan dan menjadi bagian dari dunia, salah satunya dengan belajar bahasa asing, juga manfaatkanlah waktu dengan sebaik mungkin, karena waktu tidak bisa diulang maupun dibayar pakai uang. Oh iya bagaimanapun juga, ada satu hal yang harus diingat bahwa apapun bahasanya, jiwa kita tetap Indonesia,” tandasnya.

Sebagai penyemangat, yuk kita tonton video di tautan ini https://youtu.be/bWmGqAYhJlE. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: fakultas hukummahasiswa pasundanuniersitas pasundan


Related Posts

Mahasiswa Hukum Internasional FH Unpas
HEADLINE

Mahasiswa Hukum Internasional FH Unpas Ujian di KBRI Singapura

11 Februari 2025
Mahasiswa FH Unpas Ujian dengan Metode MUN
HEADLINE

Mahasiswa FH Unpas Ujian dengan Metode MUN

22 Januari 2024
Tangkapan Layar – rumah rusak parah akibat gempa di Cianjur. (Foto: Istimewa)
HEADLINE

Fakultas Kedokteran UNPAS Kirim Tim Medis dan Relawan ke Cianjur

23 November 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.