CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Mulai Hari Ini Lansia Bandung Divaksinasi Drive Thu

Tiwi Kasavela
27 Mei 2021
Kolaborasi Vaksinasi Drive Thru Gratis Bagi Pekerja Pariwisata

Ilustrasi (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Mulai hari ini, Kamis (27/5/2021) sebanyak 10.000 lansia dan mitra gojek ditargetkan menerima vaksin COVID 91 secara drive thru.

Pelaksanaan vaksinasi dosis pertama tersebut digelar di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kota Bandung, pada 27 Mei-10 Juni 2021, dengan peserta per harinya 800 hingga 850 orang.

Vaksinasi ini merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, Gojek, dan Halodoc, serta pihak lainnya.

Pada vaksinasi ini, peserta wajib menggunakan kendaraan, baik mobil atau motor. Sehingga penyelenggara dari Gojek menyiapkan tiga jenis layanan untuk para lansia yang akan divaksin.

Pertama penjemputan dan pengantaran ke lokasi oleh mitra gojek. Kedua, menyiapkan voucher yang disediakan agar dapat menghemat saat pergi ke lokasi menggunakan platform gojek.

Sedangkan ketiga, panitia menyiapkan kendaraan di lokasi jika ada lansia yang datang berjalan kaki atau menggunakan kendaraan umum.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap, dengan vaksinasi tersebut merupakan inovasi yang dilakukan Gojek bersama Halodoc dapat mempercepat target vaksinasi pada lansia dan orang yang memiliki risiko tinggi, salah satunya mitra gojek.

Baca juga:   Tak Lockdown Meski Puluhan Pegawai dan Anggota DPRD Kota Bandung Covid-19

“Terima kasih, ini satu inovasi yang mudah-mudahan bisa dilakukan di tempat lainnya. Sehingga bisa mempercepat pemberian vaksin kepada lansia yang saat ini masih rendah, baru sekitar 32 persen,” katanya usai meninjau pelaksanaan vaksin, Kamis (27/5/2021).

“Karena pemberian vaksin kepada lansia ini membutuhkan ‘treatment’ khusus yang tidak bisa disamakan dengan pemberian vaksin kepada masyarakat yang lain,” ucapnya.

Sementara itu, Vice President Public Policy and Government Relations Gojek, Gautama Adi Kusuma mengaku ingin membantu Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung meningkatkan pemberian vaksinasi lansia.

“Selain itu, kami juga ingin memastikan bahwa ribuan mitra kami juga turut mendapatkan vaksin, agar mereka menjadi lebih nyaman dan lebih aman untuk memberikan layanan kepada masyarakat,” katanya.

Adi pun menyampaikan pihaknya memberikan tiga jenis layanan untuk mempermudah lansia dalam pemberian vaksin tersebut, seperti penjemputan dan pengantaran lansia ke rumah-rumah mereka lalu diantarkan ke lokasi.

“Kami juga menyiapkan voucher jadi kepada lansia yang memang ingin mengikuti proses vaksinasi ini dengan menggunakan dengan pelayanan di platform yang kami sediakan, sehingga nanti bisa menjadi lebih murah begitu,” terangnya dalam rilis yang diterima PASJABAR.

Baca juga:   Pria Mencoba Bunuh dari Atas Trase Kereta Cepat Whoosh

“Di sini juga kami sediakan (kendaraan), kalau memang lansia yang datang ke sini berjalan kaki atau naik kendaraan umum lain. Kita sediakan kendaraan di lokasi drive thru ini agar mereka bisa pergunakan untuk kegiatan vaksinasi,” katanya.

Sedangkan, Chief Marketing Officer Halodoc, Dionisius Nathaniel mengatakan, pihaknya merupakan platform pertama yang membuat drive thru untuk swab test sebelumnya. Sehingga ada pengalaman dan akhirnya membuat juga untuk vaksinasi secara drive thru.

“Ada tiga hal yang paling penting sebenarnya dalam metode drive thru sehingga bekerja sangat baik, saat itu adalah mudah aksesnya. Diharapkan tidak ada kerumunan massa, karena sudah ada pembookingan sebelumnya, atau yang datang juga pendaftaran kita atur,” katanya.

“Kedua itu cepat, karena dari masuk sampai proses keluar itu sekitar 30 menit. Dan ketiganya aman, karena dengan drive thru ini, baik kita yang di motor atau mobil, kontak fisik itu diminimalisasi sedemikian rupa,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr Yorisa Sativa mengatakan, vaksinasi massal secara drive thru ini akan berlangsung selama 12 hari ke depan dari 27 Mei sampai 10 Juni 2021.

Baca juga:   Gerakan Literasi Upaya Pemkab Bandung Perkuat Sinergi

“Jadi kalau melihat waktunya, pas karena 29 Mei adalah Hari Lansia Nasional. Jadi nuansanya “kedah nyaah ka kolot” atau sayang orang tua,” katanya.

“Dan mitra Gojek ini memanjakan lansia juga dengan menjemput di rumahnya atau titik kumpul, dibawa ke sini salah satu bentuk nyaah ka kolot tersebut,” ucapnya.

Ia menambahkan dengan hal tersebut lansia diberikan kenyamanan, sehingga tidak perlu memikirkan hal lain, tidak perlu tegang saat bertemu petugas dari meja ke meja, cukup di mobil atau motor.

“Jadi langsung ditanya, tidak akan banyak juga yang harus ditanyakan, lalu bisa langsung disuntik,” katanya.

“Harapannya, semua sasaran targetnya itu adalah 10.000, 5.000 lansia di Kota Bandung dan 5.000 mitra Gojek, jadi ada 20.000 dosis untuk dua tahap. Ini akan dibagi 12 hari. Per harinya sekitar 800-850 orang yang divaksin, semoga bisa berjalan lancar,” harap Yori.(*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: vaksinasi Drive Thu


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UTBK SNBT 2026
HEADLINE

Pengunduhan Kartu SBMPTN 2026 Ditutup, Terlewat Unduh? Ini Risikonya

15 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pengunduhan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 (yang sebelumnya dikenal sebagai SBMPTN) resmi ditutup. Ribuan peserta...

stres

Dokter Ungkap Tips Efektif Atasi Stres dan Kecemasan

15 April 2026
wisuda unjani

Wisuda Unjani 2026: 1.810 Lulusan, Sistem Hybrid Jadi Andalan

15 April 2026
penataan gedung sate

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

15 April 2026
TJSL

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

15 April 2026

Highlights

Pemprov Jabar Mulai Bongkar Plaza Depan Gedung Sate untuk Penataan

KAI Daop 2 Bandung Salurkan TJSL Rp1,1 Miliar Sepanjang 2025

HMT ITB Minta Maaf atas Lagu Kontroversial yang Picu Keresahan

Rusun ASN Kejati Jabar Capai 32%, Berpotensi Rampung Lebih Cepat

Program Bedah Rumah Jabar Dimulai, Target 40 Ribu Hunian

Pemprov Jabar Tata Ulang Kawasan Gedung Sate Jadi Ruang Terpadu

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.