CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASNUSANTARA

Kontribusi Masyarakat Bagi Kemerdekaan Bangsa dari Pandemi

Tiwi Kasavela
23 Juli 2021
Kontribusi Masyarakat Bagi Kemerdekaan Bangsa dari Pandemi

Ilustrasi (Kemenparekraf RI)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM– Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong seluruh masyarakat untuk berkontribusi dan menjadi pahlawan bagi kemerdekaan bangsa dari pandemi COVID-19 dengan berbagai cara. Salah satunya dengan tidak menyebarkan berita hoax, misinformasi, maupun disinformasi tentang COVID-19.

Saat Bedah Buku secara virtual Karya Kamrussamad dengan judul ‘Pahlawan-Pahlawan Le Parle CovidNomics’, Kamis (22/7/2021), Menparekraf Sandiaga menjelaskan, setiap orang memiliki peran dalam mengatasi pandemi ini. Karenanya setiap orang bisa menjadi pahlawan dan berkontribusi bagi kemerdekaan bangsa dari pandemi.

Tidak hanya dalam skala makro, membuat kebijakan ataupun berinovasi membuat suatu hal yang berguna bagi banyak orang, namun juga dalam skala mikro dengan tetap bersama-sama disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Untuk itu, perlu cara bijak dan efektif menghargai jerih payah para pahlawan pandemi COVID-19. Serta, selalu mengusung narasi dan konten-konten yang positif serta berita baik untuk percepatan penanggulangan penyebaran virus penyebab COVID-19, misalnya menangkal hoax, misinformasi maupun disinformasi tentang COVID-19,” ujarnya dalam rilis yang diterima PASJABAR.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni P. Joewono; Anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad; Anggota Komisi XI DPR RI, Puteri Anetta Komarudin; Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Wisnu Bawa Tarunajaya; Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis, Henky Manurung; Staf Khusus Menteri Bidang Akuntabilitas Pengawasan dan Reformasi, Krisnandi; Staf Khusus Menteri Bidang Pengamanan Destinasi dan Isu-isu Strategis, Ario Prawiseso; para akademisi serta mahasiswa seluruh Indonesia tergabung dalam GENBI/Generasi Baru Indonesia dan Pegawai BI seluruh Indonesia.

Baca juga:   Jabatan Kades Jadi 8 Tahun dalam Revisi Undang-Undang Desa Terbaru

Jauh sebelum jadi Menparekraf, dan diajak menulis dalam buku ini, Sandiaga Uno menjadi relawan pertama untuk membatu warga yang terdampak COVID-19. Aksi nyata itu dimulai April 2020, Zona hitam di wisma atlet Kemayoran, berupa layanan PCR test secara gratis, kemudian memberikan paket sembako masyarakat pemukim TPA Bantar Gebang, dan nenyalurkan 1 juta masker ke seluruh Indonesia. Semua dimulai April 2020.

Aksi nyata Sandiaga Uno tersebut di bawah bendera Relawan Indonesia Bersatu (RIB) yang merupakan Kisah berani imenjadi inspirasi si penulis buku sehingga mengundang figur Sandiaga dari 23 Tokoh untuk berkontribusi dalam bentuk tersebut.

Menparekraf Sandiaga Uno juga menjelaskan, pandemi menjadi tantangan besar yang dialami dunia pada berbagai sektor. Tidak hanya kesehatan, tapi juga ekonomi, sosial serta pariwisata dan ekonomi kreatif. Berbeda dibandingkan Asian Financial Crisis pada 1998 dan Global Financial Crisis pada 2008 dimana keduanya berawal dari sektor ekonomi dan keuangan. Sedangkan kali ini krisisnya bersumber dari kesehatan sehingga permasalahannya lebih beragam.

Baca juga:   Sandiaga: Sektor Ekonomi Kreatif Mampu Jadi Lokomotif Pembangunan

“Namun, di tengah pandemi ini banyak sosok-sosok muncul berpikir cerdas, bekerja keras, bekerja tuntas dan bekerja ikhlas berusaha mencari jalan keluar dari masalah yang terus bermunculan saat ini. Salah satunya Bung Samad, apa yang dilakukan Bung Samad ini menjadi pegangan untuk melakukan berbagai strategi inovasi dilakukan, mulai dari pendekatan big data, Artificial Intelligence, digitalisasi, kolaborasi. Menjaga ekonomi, membuka lapangan kerja menjaga inflasi, karena kita memantau kebijakan dunia tentang ancaman inflasi,” katanya.

Menparekraf menjelaskan, pemerintah berupaya maksimal menekan laju penyebaran COVID-19 sebagai prioritas utama, kemudian melakukan kebijakan-kebijakan berbasis data untuk menanggulangi dampak kepada sektor Parekraf yang menjadi mata pencaharian bagi 34 juta masyarakat Indonesia. Sebagaimana tertulis dalam bagian kedua dan ketiga dalam buku, dimana diterangkan respons kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah.

“Hal ini telah disampaikan juga pada bagian keempat, kelima dan keenam dalam buku ini, yaitu beberapa sektor yang berjaya di masa pandemi seperti e-commerce, jasa kurir, makan-minum dan alat kesehatan, munculnya gerakan sosial di masyarakat yang saling tolong menolong,” katanya.

Baca juga:   Menparekraf Ajak Desa Wisata Ikuti Ajang ADWI 2021

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI yang juga penulis buku ‘Pahlawan-Pahlawan Le Parle CovidNomics’ Kamrussamad menjelaskan. Yang dimaksud ‘Pahlawan’ jika melihat bagian per bagian dalam buku ini adalah mereka yang membutuhkan keberpihakan. Seperti pekerja dan buruh, tukang bubur yang tidak bisa jualan setiap pagi, rumah-rumah miskin yang selama ini dihidupi satu orang tulang punggung keluarga, pegawai-pegawai kafe yang harus dirumahkan, pengusaha-pengusaha industri mereka harus berhenti, warung-warung kopi yang kini sepi, para sopir, dan lainnya.

“Itulah yang kami sebut ‘pahlawan-pahlawan’ karena mereka tetap berusaha. Kami memotret berbagai komunitas yang terdampak pandemi ini. Orang-orang inilah yang tetap bisa bertahan dalam kondisi seperti ini. Ada juga dosen-dosen yang saat ini bekerja mengajar dari rumah tetap bisa melayani mahasiswanya dalam menyusun tesis dan menyelesaikan tugas secara virtual. Itulah makna di dalam buku ini yang kami sebut sebagai pahlawan-pahlawan ini,” katanya. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Kemerdekaan Bangsa


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

unpad
HEADLINE

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026

WWW.PASJABAR.COM — Universitas Padjadjaran (Unpad) bekerja sama dengan VEX Robotics menggelar pelatihan bertajuk Workshop VEX Robotics & Intelligent Systems...

ITB SSU

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

20 April 2026
bumd sangga buana

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

20 April 2026
minyakita

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

20 April 2026
Persib Bandung

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

20 April 2026

Highlights

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

Jalur KA Cibeber – Lampegan Ditutup, Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan

Pelatih Persib Bandung Pede Curi Poin Penuh di Kandang Dewa United

Pelatih Persib Bandung Pede Curi Poin Penuh di Kandang Dewa United

Psywar Tipis-tipis Pemain Persib Marc Klok untuk Nick Kuipers

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.