CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Insecure dan Ngerasa Toksik? Tika Mahasiswi FH Unpas Punya Solusinya

Tiwi Kasavela
20 Oktober 2021
Insecure dan Ngerasa Toksik? Tika Mahasiswi FH Unpas Punya Solusinya

Mahasiswi FH Unpas, Attika Hilma Kusumawati (ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Rasa insecure atau bahkan merasa toksik di dalam diri adalah hal yang terkadang dirasakan oleh generasi muda.

Mahasiswi FH Unpas, Attika Hilma Kusumawati yang akrab disapa Tika juga mengaku pernah merasakan hal ini, bahkan mengarah pada quarter life crisis.

“Pernah banget, waktu awal-awal adanya pandemi covid-19.. Ya sampai sekarangpun kadang ada rasa-rasa kepikiran lagi hal itu. Ngeliat orang lain ko bisa ya udah punya usaha sendiri, beli apa-apa pakai uang sendiri, liat selebgram tuh ternyata seumuran tapi penghasilannya udah sebesar itu. Sementara aku masih minta uang ke orang tua, ngga tau cara bisnis itu gimana, ngga tau harus gimana karena ngerasa ngga bisa apa-apa. Ngga tau mau aku tuh sebenernya apa, dan mau ngelakuin sesuatu biar bisa menghasilkan uang juga susah karena finansial lagi kacau dampak pandemi jadi mau usaha juga ngga ada modal, paparnya bercerita.

Baca juga:   Go Internasional, 4 Mahasiswa FH Unpas Ikuti Asia Regional Mock CLE Evidence Exclusionary Hearing

Namun, sambung Tika, ia tidak membiarkan perasaan buruk tersebut menguasainya.

“Untuk menjauhi penyebab dari quarter life crisis, aku cari tau dulu apa nih penyebabnya apa karena lingkungan yang toksik atau karena suka liat media sosial kehidupan orang lain yang lebih baik, aku berusaha menghindari penyebabnya itu,” terangnya.

Bersyukur dan Berpikir Positif

Tika pun mengaku berusaha bersyukur dengan apa yang ia miliki karena di luar sana masih ada yang tidak seberuntung dirinya dan mungkin ingin menjadi seperti dirinya.

“Pikirkan hal positifnya dan jadikan motivasi untuk memperbaiki diri sendiri,” imbuhnya.

Menurut Tika, quarter life crisis adalah hal yang normal karena proses pendewasaan diri dan tuntutan hidup yang mengharuskan kita untuk terus maju dan tidak berdiam di zona nyaman.

“Fase ini bahaya kalau terus-terusan dipikirkan tanpa adanya jalan keluar. Tergantung dari cara menyikapi situasi ini, jika orang itu bisa mengendalikan pikirannya maka tidak terlalu sulit melewatinya. Namun, kalau orangnya terbawa oleh situasi bisa terjadi depresi, frustasi, anxiety, dan masalah emosional lain yang akhirnya bisa menghambat karir atau impian kedepannya,” tuturnya kepada PASJABAR, Rabu (20/10/2021).

Baca juga:   Isak Tangis Warnai Pemakaman Widia, Korban Longsor Cisarua

Tika pun berpesan untuk mencintai diri sendiri, berdamai dengan diri sendiri, dan mulai bersahabat dengan diri sendiri dengan me-time, seperti membaca buku agar bisa menambah motivasi untuk diri sendiri, menyibukkan diri dengan melakukan olahraga, belajar, menonton film, atau mendengarkan musik yang happy agar moodnya membaik.

“Kalau aku, mencoba mencari inspirasi, salah satunya dari Sarah Keihl yang baru berusia 20an tapi bisnisnya ada di mana-mana juga temen-temen aku yang punya usaha sampai bisa beli handphone terbaru pakai uang sendiri,” tambahnya.

Tika pun bercerita bahwa kondisi saat ini yang ingin dirinya perbaiki, cita-citanya agar bisa berbelanja di market manapun tanpa melihat harga, dan ingin membuktikan kepada semua orang yang mungkin pernah meremehkan dirinya atau keluarganya, kalau ia bisa dan akan menjadi orang sukses

Baca juga:   Hindari Kesalahpahaman, Begini Langkah-Langkah Mempelajari Islam

Selesaikan Masalah Dengan Baik

Terakhir Tika juga memberikan pesan kepada kita agar tetap bersemangat menjalani hari demi hari.

“Masalah itu seperti bayangan diri kita sendiri yang udah melekat mau lari sekencang apapun. Jadi, masalah itu ngga akan hilang mau kita berlari sejauh apapun kalau ngga di cari jalan keluarnya dan diselesaikan,” ujarnya.

“Berdamai dululah sama diri sendiri dan tanpa kita tau, selalu ada orang yang memiliki kondisi tidak semampu kita dan setidaknya mereka ingin menjadi diri kita, maka syukuri. Dengan berdamai dan cinta diri sendiri itu bisa ngebantu kita untuk siap menghadapi tantangan di masa depan,” pungkasnya. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: FH UnpasmahasiswiTika


Related Posts

FH Unpas
HEADLINE

FH Unpas Beri Penghargaan kepada Dosen Berprestasi dan Berdedikasi

29 Desember 2025
Dosen FH Unpas Leni Widi M Raih Penghargaan Internasional GAJE 2025
PASDUNIA

Dosen FH Unpas Leni Widi M Raih Penghargaan Internasional GAJE 2025

6 Agustus 2025
Prof. Dr. Anthon Freddy Susanto, Dekan FH Unpas. (Youngki/pasjabar)
HEADLINE

Praktik Ghostwriter & Penyalahgunaan AI di Jurnal Akademik

21 Juni 2025

Comments 1

  1. Ping-balik: Ini Kata BNPB untuk Cegah Bencana Hidrometeorologi Basah - PASJABAR

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

PSEL
HEADLINE

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama sejumlah bupati dan wali kota di Jawa Barat menandatangani...

peradaban sunda dedi

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

19 April 2026
UIN Bandung

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

19 April 2026
program gentengisasi

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

19 April 2026
underpass pasteur

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

19 April 2026

Highlights

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.