CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Praktik Ghostwriter & Penyalahgunaan AI di Jurnal Akademik

pri
21 Juni 2025
Prof. Dr. Anthon Freddy Susanto, Dekan FH Unpas. (Youngki/pasjabar)

Prof. Dr. Anthon Freddy Susanto, Dekan FH Unpas. (Youngki/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Bandung, www.pasjabar.com — Fakultas Hukum Universitas Pasundan (FH Unpas) resmi menjadi tuan rumah dalam pertemuan nasional Asosiasi Pengelola Jurnal Hukum Indonesia (APJHI) tahun ini, Sabtu (21/6/2025). Acara ini menjadi panggung penting untuk membahas arah dan tantangan pengelolaan jurnal hukum ke depan, mulai dari penguatan jejaring, pembahasan kode etik, hingga isu krusial seperti ghostwriter dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam publikasi ilmiah.

Menurut Prof. Dr. Anthon Freddy Susanto, S.H., M.Hum., Dekan FH Unpas, kegiatan ini bukan sekadar ajang temu akademisi, tapi juga bagian dari langkah strategis untuk memperkuat literasi hukum dan kualitas penerbitan di lingkungan kampus.

“Momen ini sangat penting untuk mengembangkan literasi akademik dan meningkatkan kualitas jurnal, khususnya yang dikelola oleh Fakultas Hukum Unpas yang sudah terakreditasi Sinta II,” ujarnya.

Baca juga:   Patricio Maticardi Jadi Calon Rekrutan Asing Terakhir Persib Bandung

Sorotan terhadap Praktik Ghostwriter dalam Dunia Akademik

Salah satu topik penting yang dibahas dalam forum ini adalah keberadaan ghostwriter, penulis bayangan yang kerap dimanfaatkan untuk kebutuhan akademik.

Prof. Anthon menyebut ghostwriter sebagai “dilema dalam industri tulisan.”

Hal itu karena sering dimanfaatkan secara tidak etis untuk publikasi ilmiah yang seharusnya mencerminkan integritas pribadi.

“Ghostwriter memang dibutuhkan, misalnya untuk penulisan biografi atau memoar.” ungkapnya.

“Tapi untuk jurnal ilmiah, apalagi yang digunakan untuk keperluan karier akademik seperti kenaikan pangkat atau guru besar, itu pelanggaran berat terhadap etika,” Ia menambahkan.

Ia menekankan pentingnya regulasi yang jelas dan pengakuan formal terhadap posisi ghostwriter agar praktik ini tidak merusak dunia akademik.

Baca juga:   AutoMagER, Mesin Otomatis Ekstraksi RNA Buatan Unpad

Menurutnya, harus ada kontrak tertulis dan aturan yang jelas.

Seperti jenis tulisan apa yang boleh disentuh oleh ghostwriter dan mana yang tidak.

AI Sebagai Alat Bantu, Bukan Pengganti Nalar Akademik

Terkait pemanfaatan AI dalam penulisan jurnal, Prof. Anthon menyatakan bahwa teknologi ini sah digunakan sebagai alat bantu. Namun, ia menolak jika AI dijadikan satu-satunya sumber tulisan tanpa sentuhan manusia.

“AI boleh digunakan untuk mengumpulkan data atau mencari referensi. Tapi analisis, interpretasi, dan konteks sosial tetap harus diolah oleh penulis. Jangan sampai AI malah menjadi ghostwriter digital,” ujarnya mengingatkan.

Menurutnya, publikasi yang murni copy-paste dari AI tidak hanya menurunkan kualitas tulisan, tapi juga menghilangkan kepekaan terhadap isu-isu nyata yang terjadi di masyarakat.

Baca juga:   48 Negara Bermain Angklung dalam Gala Dinner 10th GAJE di Taman Pemkot

Jurnal Hukum Indonesia Semakin Diakui, Tapi Etika Harus Dijaga

Prof. Anthon juga mengungkapkan bahwa perkembangan jurnal hukum di Indonesia saat ini sangat menggembirakan.

Dengan lebih dari 150 anggota APJHI dan sekitar 60 jurnal hukum yang telah berstatus internasional, Indonesia kini punya modal besar untuk bersaing di panggung global.

Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan ini harus diiringi dengan komitmen menjaga etika dan profesionalisme dalam pengelolaan jurnal.

“Kalau asosiasi dan para pengelola kompak menjaga kualitas dan tidak melakukan pelanggaran etis, saya optimis jurnal hukum Indonesia bisa semakin go internasional,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: AI dalam jurnal ilmiahAPJHIasosiasi jurnal hukumetika publikasi ilmiahFH Unpasghostwriter akademikjurnal bereputasi internasionaljurnal hukum Indonesiajurnal hukum Sinta IIkode etik jurnalliterasi hukumProf. Anthon Freddy Susanto


Related Posts

FH Unpas
HEADLINE

FH Unpas Beri Penghargaan kepada Dosen Berprestasi dan Berdedikasi

29 Desember 2025
Dosen FH Unpas Leni Widi M Raih Penghargaan Internasional GAJE 2025
PASDUNIA

Dosen FH Unpas Leni Widi M Raih Penghargaan Internasional GAJE 2025

6 Agustus 2025
Ketua APJHI, Dr. Kukuh Tejomurti, S.H., LL.M. (youngki/pasjabar)
HEADLINE

APJHI Ungkap Tantangan Jurnal Hukum Indonesia, Unpas Disorot Positif!

21 Juni 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.