CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Media Penyiaran Jangan Manja, Ambil Konten dari Media Asing

Yatti Chahyati
29 November 2021
Media penyiaran

ilustrasi (foto : pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM — Anggota Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno meminta media penyiaran Indonesia, dapat menggunakan paradigma out of the box. Sehingga, konten yang disajikan dapat bersaing dengan media asing, namun tetap diminati masyarakat Indonesia.

Dave menerangkan, setelah Analog Switch Off (ASO) terealisasi penuh pada 2 November 2022. Maka ada efisiensi lebar pita, yang memungkinkan semakin banyak media penyiaran baru berkembang.

Baca juga:   Pawai Kendaraan Hias Meriahkan Hari Jadi ke-215 Kota Bandung

Hal ini kata Dave, harus diiringi peningkatan kualitas produksi konten- konten, yang mendidik di ruang publik.

“Industri kreatif penyiaran harus berinovasi menghadirkan konten dengan nilai- nilai yang kita anut seperti tata krama, moralitas, dan nasionalisme. Jangan manja, cuma ambil program dari media asing lalu di-dubbing. Ini justru tidak mendukung industri kreatif Indonesia,” kata Dave dikutip PASJABAR dari antara, Senin (29/11/2021).

Baca juga:   Hasanuddin: Hentikan Kegaduhan & Polemik , Fokuslah Pada Kesejahteraan Rakyat Papua

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Agung Suprio, berharap konten lokal edukatif, insipiratif serta ramah anak. Dapat mendominasi media penyiaran Indonesia, supaya bisa memberikan manfaat optimal kepada seluruh masyarakat.

“Kami terus berharap TV dan radio (di Indonesia), bisa membuat lebih banyak konten bermuatan lokal, yang memang asli menggambarkan Indonesia,” ucap Agung.

Menurut Agung, muatan lokal yang inspiratif, edukatif, dan ramah anak harus menjadi prioritas. Alasannya,  media penyiaran di Indonesia merupakan media yang paling banyak diakses. Meski harus bersaing dengan perkembangan media digital.

Baca juga:   Studi Ungkap Saran Medis Chatbot AI Kerap Tidak Akurat

Lembaga Riset Media Nielsen mendata, selama 2020 media penyiaran merupakan media yang paling banyak diakses masyarakat. Media penyiaran pun kini bersaing ketat dengan platform digital, seperti layanan streaming audio serta OverThe-Top (OTT). (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: DPR RIKPI


Related Posts

TNI Gugur di Misi UNIFIL
HEADLINE

TNI Gugur di Misi UNIFIL, Pemerintah Harus Dorong Investigasi dan Perkuat Mitigasi Keamanan

30 Maret 2026
empat pilar MPR RI
PASBANDUNG

H. Fathi Tekankan Nilai Kebangsaan dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI

9 Februari 2026
TB Hasanuddin BoP
HEADLINE

Keikut Sertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP), Bertentangan dengan Prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif

27 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

cibeber
HEADLINE

Perbaikan Rel Selesai, Jalur KA Cibeber – Lampegan Kembali Beroperasi

21 April 2026

WWW.PASJABAR.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi atau KAI Daop 2 Bandung memastikan penanganan gangguan...

UTBK SNBT 2026

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

21 April 2026
Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026
Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026

Highlights

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.